Skip to content

Suatu Siang di Sudut Kalimalang

29 Oktober 2015

kalimalang becakayu 2015

SUATU siang di sudut Jalan Kalimalang, Jakarta Timur. Kendaraan bermotor tumpah ruah, bahkan di beberapa titik terjadi penumpukan. Jalan Kalimalang membentang dari Jakarta hingga Bekasi.

“Untuk yang ke arah Bekasi, setelah Universitas Borobudur antrean terjadi karena ada lubang pak,” ujar seorang warga Bekasi saat berbincang dengan saya di Jakarta, Kamis, 28 Oktober 2015 siang.

Pria muda itu bekerja di Jakarta. Setiap hari dia pulang pergi Jakarta-Bekasi naik sepeda motor.

Dia menambahkan, kondisi cukup dramatis ada di jalur yang mengarah ke Bekasi setelah Pangkalan Jati, Jakarta Timur. Terlebih, ujarnya, ketika hujan tiba. Terjadi genangan air yang menutupi lubang. “Kalau begitu saya lewat rute lain,” tuturnya.

Jalan raya Kalimalang adalah urat nadi bagi urban dari Bekasi menuju Jakarta. Inilah jalur masuk dan keluar Jakarta yang banyak dimanfaatkan termasuk oleh para warga pinggiran Jakarta Timur. Praktis ribuan kendaraan bermotor hilir mudik di jalur ini, terutama dari kalangan pesepeda motor.

Sepengetahuan saya, belakangan ini kota Jakarta memang terus berbenah. Infrastruktur transportasi terus digulirkan di tengah kota ada pembangunan MRT, jalan layang non tol khusus bus Trans Jakarta, dan fly over. Sedangkan yang terintegrasi dengan kawasan penyangga ada LRT dan jalan tol. Salah satunya adalah jalan tol Bekasi, Cakung, Kampung Melayu (Becakayu) yang menghubungkan Jakarta dengan Bekasi.

Proyek senilai Rp 7,2 triliun yang ditargetkan operasional seluruhnya pada 2019 itu kini memasuki tahap yang tergolong super berbenah. Sejumlah tiang penyangga jalan tol layang itu sudah tegak berdiri di sisi sungai Kalimalang. Alat berat juga terlihat di beberapa sudut. Di sejumlah titik tampak jalan berlubang dan bergelombang seperti yang saya lihat Rabu siang itu.

Para sepeda motor mesti ekstra waspada. Terus fokus dan konsentrasi. Salah-salah bisa tergelincir atau terjebak insiden kecelakaan lalu lintas jalan. Siang itu sempat saya lihat ada pengendara motor yang oleng saat menghindar jalan berlubang dan bergelombang yang mengarah ke Jakarta. Beruntung tidak ada insiden serius. Sang pesepeda motor dapat kembali melanjutkan perjalanan walau tampak sedikit shock.

kalimalang okt 2015

“Nggak kebayang jalan Kalimalang kalau dah musim hujan,” tutur Irwan, salah seorang kolega saya.

Jalan tol Becakayu digadang-gadang mendongkrak pertumbuhan ekonomi kawasan Jakarta dan Bekasi. Melalui mazab vehicle movement keberadaan tol dianggap mempermudah mobilitas warga. Bahkan, para pengembang properti yang menggarap proyek di kawasan Bekasi berani memakai Becakayu sebagai bahan jualan. Maklum, saat ini ada 25 proyek hunian vertikal dengan pasokan sekitar 31 ribu unit apartemen di kawasan Bekasi.

Para pengembang properti mengaku para konsumen apartemen bakal menikmati potential gain dari kenaikan harga berkisar 20-30% per tahun belum lagi potensi yield yang bisa mencapai 8-10% per tahun. (edo rusyanto)

Iklan
3 Komentar leave one →
  1. 29 Oktober 2015 10:05

    Kenapa akses jakarta > bekasi itu minim ya? Bandingkan jakarta > depok dan jakarta > tangerang rasanya jomplang

    • 29 Oktober 2015 16:12

      akses jakarta-bekasi:
      * utara: jalan raya bekasi (dari terminal pulogadung-pondok ungu-kranji-terus lanjut pantura)

      *tengah: terusan Jln I Gusti Ngurah Rai (Klender-Cakung-Kranji-pantura)
      paralel jalan baru BKT juga ketemu terusan I Gusti Ngurah Rai di Klender/Cakung

      *selatan jalan raya kalimalang + paralel tol cikampek

  2. 29 Oktober 2015 19:03

    Mungkin kali malang bisa dimaksimalkan Om…
    😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: