Skip to content

Fakta Kelam Perempuan Berbelok Mendadak

19 Oktober 2015

pelajar tak helm

SETELAH mengurai rentetan fakta di bawah ini kian meyakinkan saya bahwa berbelok secara tiba-tiba sungguh berbahaya. Fakta-fakta yang saya rangkum dari dokumentasi pengadilan ini berkisah tentang kegetiran perempuan pengendara sepeda motor.

Semua berawal dari keputusan untuk berbelok arah secara tiba-tiba di jalan raya.

Ningsainti, kita sapa saja demikian, tentu tak pernah sedikitpun membayangkan peristiwa naas yang menimpa dirinya. Suatu siang yang cerah beberapa tahun lalu saat dia bersepeda motor, hadir insiden yang belakangan berbuntut panjang.

Kala itu dia hendak pulang ke rumah. Lalu lintas jalan ramai lancar. Tapi, saat hendak berbelok ke kanan jalan untuk masuk ke jalan pemukiman, dia dikejutkan oleh benturan. Padahal, saat hendak berbelok dirinya melihat dari kaca spion sepeda motor yang ada di belakangnya masih jauh.

Benturan tadi membuat ibu muda itu terjerembab. Butuh sepekan untuk memulihkan diri dari luka-luka yang dideritanya. Usai keluar dari perawatan rumah sakit perjalanan panjang pun dimulai.

Hal itu karena saat kecelakaan, dua pengendara sepeda motor yang berbenturan dengannya mengalami fatalitas yang buruk. Sang pria pengendara memang sebatas cedera. Tapi, perempuan yang jadi penumpang berujung meninggal dunia. Saat benturan, sang perempuan yang isteri pengendara, terjatuh ke kanan jalan dan berbenturan dengan truk yang datang dari arah berlawanan.

Sekalipun keluarga korban membukakan pintu maaf, kasus hukum Ningsainti terus bergulir. Jaksa menuntutnya satu tahun penjara dan denda. Setelah melewati serangkaian persidangan, majelis hakim akhirnya memutuskan vonis penjara 10 bulan dengan masa percobaan satu tahun. Sedangkan besaran denda diputuskan sebesar Rp 500 ribu.

Kembali lagi soal mendadak belok. Pengalaman Ningsainti menjadi pembelajaran yang luar biasa. Bahaya mendadak belok amatlah besar. Amatlah elok bila kita mencari cara berbelok yang aman dan selamat. Bukan buat diri sendiri, tapi untuk semua pengguna jalan. Bahkan, untuk kenyamanan keluarga tercinta di rumah.

Berbelok tak bisa mendadak. Ada urut-urutannya agar tak mengganggu orang lain. Sebut saja misalnya, memperhatikan situasi sekitar benar-benar aman. Lalu, kurangi kecepatan dan beri lampu isyarat untuk berbelok. Setelahnya, lampu isyaat atau lampu sein tadi dimatikan.

Sekadar menyegarkan ingatan kita. Soal berbelok di jalan raya sudah diatur oleh negara di dalam UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Selain diatur tata cara berbelok, juga digariskan sanksi bagi sang pelanggar, yakni denda maksimal Rp 250 ribu. Atau, pidana penjara maksimal satu bulan. (edo rusyanto)

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: