Lanjut ke konten

No Sales Without Safety

16 Oktober 2015
safety riding

safety riding

PERTAMAKALI mendengar kalimat no sales without safety pada 2009, saya cukup respek. Kalimat itu mencuat dari Presiden Direktur PT Astra Honda Motor (AHM) Miki Yamamoto.

Pernyataan orang nomor satu AHM itu mencuat di sela The 3 rd Astra Honda Safety Riding Instructur Competition, di Jakarta, 13 Agustus 2009. Dengan lugas dia berujar bahwa safety riding merupakan solusi untuk menekan angka kecelakaan. “No sales without safety,” kata dia.

Di sisi lain, data Korlantas Polri memperlihatkan bahwa keterlibatan sepeda motor di dalam kecelakaan lalu lintas jalan masih dominan. Pada 2009, keterlibatan sepeda motor menjadi nomor wahid, yakni sekitar 68,98%. Saat itu, setiap hari sekitar 384 sepeda motor yang terlibat kecelakaan.

Ironisnya, kontribusi itu melonjak drastis pada 2015. Hingga semester pertama 2015, kontribusi sepeda motor terhadap kecelakaan melonjak menjadi 75,13%. Walau, dari sisi volume kendaraan, rata-rata per harinya melorot, yakni dari 384 unit pada 2009 menjadi sekitar 268 unit per Juni 2015. Disini terlihat bahwa dari sisi volume, keterlibatan sepeda motor dalam kecelakaan anjlok sekitar 30,2%.

Waktu terus bergulir, nyaris tak terasa sudah sekitar tujuh tahun mendengar kalimat no sales without safety. Kini, AHM selaku pemain nomor satu di bisnis sepeda motor di Indonesia tampaknya mencoba terus konsisten atas slogan yang terucap. Setidaknya saat ini kelompok tersebut memiliki dua pusat pelatihan keselamatan jalan, yakni di Tangerang, Banten dan Yogyakarta. Selain itu, tentu saja menggulirkan program kampanye keselamatan jalan.

“Beragam aktivitas kampanye keselamatan berkendara yang dilakukan AHM diharapkan dapat bermanfaat dan menginspirasi masyarakat luas,” papar General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor Agustinus Indraputra, dalam publikasinya di Jakarta, baru-baru ini.

Dia juga berharap, kampanye itu bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan. Terutama, dalam menyokong usaha bersama dalam mewujudkan keselamatan berkendara yang aman untuk semua pihak. “Baik untuk pengendaranya maupun seluruh pengguna jalan,” katanya.

Nah, dalam mendukung upaya kampanye keselamatan berkendara, saat ini AHM memiliki 150 instruktur yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di antaranya instruktur perempuan. Setiap tahun, AHM beserta jaringan main dealer dan dealer Honda secara aktif melakukan lebih dari 1.000 kegiatan edukasi safety riding kepada sekitar 100 ribu masyarakat di Tanah Air.

Tak hanya itu, AHM juga menyediakan alat simulasi keselamatan berkendara Honda Riding Trainer (HRT) yang telah disesuaikan dengan standar internasional dan tersebar di seluruh jaringan Honda. Saat ini jumlah HRT yang tersebar di Indonesia sebanyak 1.000 unit, dimana telah digunakan oleh sekitar 12 juta konsumen Honda. Jumlah HRT itu meningkat 100% bila dibandingkan tahun 2009 yang baru tercatat sekitar 500 unit.

Oh ya, AHM mulai memperkenalkan safety riding di Indonesia pada 2002. Jauh sesudah produsen ini merangsek pasar Indonesia pada 1974.

Entah ada hubungan langsung atau tidak antara slogan no sales without safety dengan praktik penjualan di pasar, faktanya laju volume penjualan AHM terus membubung. Bahkan, penguasaan pangsa pasarnya nyaris tak terbendung.

Bila pada 2009 volume penjualan AHM baru bertengger pada angka 2,70 juta unit, pada 2014 melejit menjadi 5,05 juta unit. Artinya, melonjak sekitar 87%. Dahsyat!!!

Dalam penguasaan pangsa pasar pun tidak main-main lonjakannya. Pada 2009, penguasaan pangsa pasar AHM baru sekitar 46,16%. Bahkan, saat itu jaraknya amat rapat dengan sang kompetitor utama, yakni Yamaha yang mengantongi pangsa pasar 45,30%.

Namun, apa yang terjadi pada 2015? Sepanjang periode Januari-September pangsa pasar AHM alias Honda mencapai sekitar 65,89%. Sedangkan sang kompetitor utama justeru melorot menjadi sekitar 29,66%. Artinya, AHM demikian perkasa mendominasi pasar di Indonesia.

Adakah korelasi langsung antara program keselamatan jalan dengan torehan penjualan AHM? Entah lah. (edo rusyanto)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: