Skip to content

2015, Tiap Hari Ada 268 Motor Terlibat Kecelakaan

28 September 2015

casablanca-padat-tiang

KITA para pesepeda motor mesti kian ekstra waspada ketika berkendara di jalan raya. Bukan apa-apa, kecelakaan lalu lintas jalan masih terus menghantui jalan raya kita di Indonesia. Hingga semester pertama 2015, setiap hari rerata ada 253 kasus kecelakaan di negeri kita tercinta.

Ironisnya, dari total kecelakaan yang terjadi sepanjang enam bulan pertama 2015, sekitar 75% kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah sepeda motor. Inilah yang saya maksud wanti-wanti bagi kita para pesepeda motor. Sebagai sebuah ikhtiar, kita mesti menggandakan kewaspadaan saat berkendara.

Oh ya, bila per akhir Juni 2015 kontribusi sepeda motor sekitar 75%, pada periode sama 2014, kontribusinya masih sekitar 73%. Artinya, ada lonjakan sekitar 23% keterlibatan sepeda motor dalam kecelakaan di jalan.

Betul bahwa keterlibatan dalam kecelakaan bisa berarti dua hal, yakni sebagai pemicu atau pelaku kecelakaan atau sebagai korban kecelakaan. Bila kita melihat kasus tabrakan antara Kopaja dengan sepeda motor dan mobil di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, baru-baru ini. Atau, antara mobil boks dengan sepeda motor di kawasan perbatasan Jakarta dengan Tangerang, yakni di Ciledug. Kita melihat bahwa sepeda motor menjadi korban karena ditabrak oleh kedua mobil.

Tapi, tak sedikit juga sepeda motor yang menjadi pemicu kecelakaan atau menabrak. Hal itu umumnya dalam kecelakaan antara sepeda motor dengan sepeda motor. Sekalipun tidak tertutup kemungkinan terjadi antara sepeda motor dengan pejalan kaki, pesepeda kayuh, atau dengan mobil.

Terlihat dan melihat menjadi dua pilar penting untuk kita agar tetap fokus dan waspada. Kedua hal ini, yakni fokus dan waspada adalah pijakan untuk kita senantiasa dapat berkonsentrasi ketika mengemudi.

Salah satu upaya kita para pesepeda motor agar terhindar dari petaka jalan raya adalah dengan menerapkan jurus terlihat dan melihat. DNA kita yang kecil dibandingkan mobil, membuat kita agar senantiasa dapat terlihat oleh para pengendara mobil. Kiat untuk yang ini antara lain adalah memakai jaket yang mudah terlihat dan senantiasa menyalakan lampu utama saat berkendara. Soal melihat, kita diajarkan agar menebar pandangan sejauh mungkin ke depan guna menyerap informasi yang ada di jalur yang akan dilintasi.

Terlihat dan melihat menjadi dua pilar penting untuk kita agar tetap fokus dan waspada. Kedua hal ini, yakni fokus dan waspada adalah pijakan untuk kita senantiasa dapat berkonsentrasi ketika mengemudi.

Kembali lagi soal keterlibatan kendaraan di dalam kecelakaan lalu lintas jalan. Sepanjang enam bulan pertama 2015, setiap hari rata-rata 268 sepeda motor yang terlibat kecelakaan. Bila dibandingkan dengan angka periode sama setahun sebelumnya, angka itu meningkat mengingat tahun lalu rerata sebanyak 218 motor.

Oh ya, dua kendaraan lain yang masuk tiga kendaraan terbanyak terlibat dalam kecelakaan adalah minibus (9%) dan truk (7%). (edo rusyanto)

Iklan
One Comment leave one →
  1. 30 September 2015 00:08

    Reblogged this on Suetoclub's Blog.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: