Skip to content

Tiga Wilayah Paling Banyak Penjualan Motor

13 September 2015

motor di parkiran kampus ui

PENJUALAN sepeda motor di Indonesia masih laris manis. Coba saja lihat sekeliling kita, satu rumah punya lebih dari satu sepeda motor. Ada yang punya dua, tiga, bahkan empat.

Sepeda motor dianggap paling mangkus dan sangkil dalam mengantar sang penunggang berwira-wiri sehari-hari. Angkutan umum massal yang tersedia masih dianggap belum mampu mengimbangi si kuda besi. Bila dihitung-hitung, biaya operasional menggunakan sepeda motor masih lebih rendah dibandingkan dengan menggunakan angkutan umum. Artinya?

Ada yang bilang, negara belum mampu menyediakan angkutan umum yang aman, nyaman, selamat, tepat waktu, terintegrasi, dan ramah lingkungan. Di tengah itu semua praktis sepeda motor terus merangsek kantong-kantong para urban. Bahkan, kini hingga ke pelosok desa.

Walau, ada juga yang menilai sebaliknya. Gara-gara sepeda motor merajalela, angkutan umum menjadi tidak menarik lagi.

Kedua pendapat tadi sah-sah saja. Faktanya, penjualan sepeda motor dari tahun ke tahun masih berjalan mulus. Penjualan sepeda motor merangsek ke hampir seluruh wilayah Nusantara. Mau di kota besar, kota kecil, atau mau pulau besar atau pulau kecil, sepeda motor dengan mudah kita jumpai.

Wilayah pulau Jawa yang berpenduduk paling besar di Indonesia masih menjadi kawasan paling legit bagi penjualan sepeda motor. Sepanjang Januari-Agustus 2015, Jawa menyerap sekitar 62,7% dari total penjualan motor di Indonesia. Dalam rentang waktu itu Indonesia digerojok sekitar 4,34 juta sepeda motor. Artinya, khusus di Jawa saja ada 2,72 juta motor yang mengguyur pasar.

Dari sisi penyerapan wilayah, bila dibandingkan dengan periode sama 2014, kontribusi Jawa meningkat. Maklum, per akhir Agustus 2014, kontribusi Jawa sekitar 62,3%. Sekalipun jika dari sisi volume penjualan di Jawa anjlok sekitar 23% mengingat pada delapan bulan 2014 tercatat sekitar 3,34 juta motor.

Wilayah kedua terbesar setelah Jawa adalah Sumatera. Pulau ini menyerap sekitar 16,9% dari total penjualan sepanjang Januari-Agustus 2015. Artinya, di pulau tersebut menggerojok sekitar 733 ribuan sepeda motor. Pasar Sumatera merosot lebih dalam bila dibandingkan periode sama 2014, yakni sekitar 27%.

Nah, wilayah ketiga paling besar penjualan sepeda motor adalah Sulawesi. Bumi Celebes menyumbang sekitar 7,15% terhadap penjualan total sepeda motor di Indonesia. Per akhir Agustus 2015 tercatat sekitar 310 ribuan motor yang mengguyur pasar Sulawesi. Penurunan penjualan di Sulawesi tidak seekstrim di Jawa dan Sumatera. Per akhir Agustus 2015, penjualan motor di Sulawesi merosot sekitar 11%.

Oh ya, secara nasional, penjualan sepeda motor tercatat menurun sekitar 19% menjadi sekitar 4,34 juta unit. (edo rusyanto)

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: