Skip to content

Nginap Disini, Gratis Main Sepeda Sepuasnya

2 September 2015

gili air lagoon kolam

SUARA kicauan burung merayap ke dalam kamar. Sinar mentari pagi nan hangat ikut menerobos ke dalam villa kayu nan eksotik berwarna kecoklatan. Persis di depan pintu masuk villa terhampar biru air kolam renang yang memanjakan mata.
Itulah penggalan suasana yang hadir di area Giri Air Lagoon Resort, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Resort yang terletak di pulau Giri Air itu menyodorkan segarnya udara pagi yang jauh dari kebisingan kota.

Giri Air terletak di area gugusan tiga pulau. Dua lainnya adalah Giri Meno dan Giri Trawangan. Khusus yang terakhir, menjadi pulau utama sekaligus yang terbesar. Di Gili Trawangan pula tersedia lebih dari seratus penginapan berupa hotel maupun bungalow.

“Kami menawarkan konsep berbeda dibandingkan dengan penginapan yang sudah ada lebih dulu di Gili Air,” ujar Djaja Roeslim, president director PT Trias Jaya Propertindo (TJP), saat berbincang dengan saya di Gili Air, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), baru-baru ini.

TJP adalah pemilik Gili Air Lagoon Resort yang mulai beroperasi pada awal Juli 2015. Penginapan yang saat ini berkapasitas 17 villa itu dikelola oleh Platinum Hotel Management, operator hotel penanaman modal asing (PMA) asal Australia. Resort ini akan menambah fasilitas kamar menjadi 57 pada 2016 dengan investasi total Rp 70 miliar.
“Konsep kami adalah menyediakan tempat menginap yang khas sebuah lagoon dengan jaminan kenyamanan bagi para keluarga yang menginap,” tambah Craig R Jones, chief executive officer (CEO) Platinum Hotel Management, di tempat yang sama.

Segmen keluarga yang dibidik, katanya, selaras dengan positioning Gili Air yang didaulat menjadi Family Island. Artinya, mayoritas wisatawan yang datang ke pulau ini adalah dari kalangan keluarga. Berbeda dengan dua pulau lainnya, yakni Gili Meno yang didapuk sebagai Honey Moon Island dan Gili Trawangan yang memiliki positioning Party Island. “Di Gili Trawangan hampir setiap malam ada pesta bagi para wisatawan yang berkunjung ke pulau itu,” papar Craig.

20150808_122922_resized

Menurut Djaja Roeslim, pihaknya memilih konsep rumah kayu agar para tamu menjadi lebih kerasan dan merasakan suasana khas Lombok. Bangunan didesain eksotik dengan mengusung arsitektur khas Lombok. Setiap bangunan ditata apik membentuk lingkaran dengan dominasi warna coklat.

“Saat ini, kami baru menyediakan 17 villa dengan kapasitas 17 kamar. Tahun depan akan kami tambah menjadi total 57 unit. Tahun depan kami juga menyediakan pilihan villa tipe dua kamar,” kata dia.

gili sepeda bule cewek1

Setiap villa dilengkapi dengan beranda, ruang tidur, dan kamar mandi. Interior mengusung khas lokal Lombok yang dipadukan dengan nuansa modern. Di beranda disediakan dua kursi kayu dan satu meja untuk tempat para tamu bersantai. Uniknya, semua villa disini berdiri di atas kolam renang yang didesain mengelilingi villa. “Para tamu yang menginap bisa langsung menikmati segarnya air kolam renang dari depan villa mereka,” jelas Craig.

Menurut Djaja Roeslim, kolam renang yang dimilikinya menjadi kolam terbesar di Gili Air. Bahkan, menjadi satu-satunya kolam renang yang mengelilingi villa. Kelak, Giri Air Lagoon Resort akan dilengkapi dengan tiga kolam renang, termasuk yang khusus untuk anak-anak.

Setiap kamar di penginapan ini didesain sedemikian rupa untuk menjaga kenyamanan para tamu untuk beristirahat. Lazimnya penginapan bintang empat, kata Djaja Roeslim, pihaknya menyediakan tempat tidur yang super nyaman dengan desain interior kamar yang menyejukan.

Kamar di resort ini juga dilengkapi pendingin udara dan televisi layar datar dengan sajian televisi kabel yang memadai. Tersedia pula kamar mandi eksotis dengan fasilitas bintang empat, seperti shower dan pemanas air.
“Kami juga menyediakan fasilitas pembuat minuman panas yang dilengkapi dengan teh, kopi, dan gula,” ujarnya.

Nyaris seluruh kamar terbuat dari panel kayu termasuk bagian lantai. Di bagian depan kamar villa dilengkapi dengan dinding kaca yang tembus pandang keluar. Dari dalam kamar para tamu bisa menikmati pemandangan sekeliling. “Begitu kelaur kamar, para tamu juga bisa berenang. Kami juga menyediakan kursi berjemur di depan villa,” jelas Craig.

gili-sepeda-edo

Craig bercerita bahwa resort yang dikelolanya memiliki sejumlah fasilitas penunjang. Saat ini, selain kolam renang terbesar di Gili Air, terdapat juga bar dan restoran. Selain itu, terdapat juga fasilitas pijat untuk mengembalikan kebugaran tamu seusai berwisata keliling pulau.
“Kami juga menyiapkan fasilitas menyelam dan sepeda kayuh bagi para tamu yang ingin keliling pulau dengan bersepeda,” ujarnya.

Sepeda yang disediakan dapat dipakai oleh para tamu sepuasnya. Gratis.

“Saya coba keliling pulau Gili Air sambil naik sepeda ternyata mengasyikan, rasa lelah terobati oleh pemandangan yang indah,” kata seorang tamu saat berbincang dengan saya.

Oh ya, Gili Air adalah salah satu pulau dari gugusan tiga pulau yang terkenal di Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain Giri Air, di area ini terdapat Gili Trawangan dan Gili Meno.

Pulau ini dapat dijangkau dari Lombok dan Bali. Wisatawan yang hendak berkunjung dari Lombok harus menyeberang dengan menggunakan perahu. Ada dua pilihan, perahu umum yang ongkosnya Rp 15 ribu per orang dan Rp 85 ribu per orang, atau perahu carteran. “Biaya perahu carteran satu perahu Rp 400 ribu,” ujar seorang awak perahu carteran, belum lama ini. (edo rusyanto)

Iklan
2 Komentar leave one →
  1. 7 September 2015 07:25

    Tapi sepedanya nyewa ga?

    • 7 September 2015 11:33

      kalau di gili air lagoon resort bagian dari fasilitas penginapan. trims.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: