Skip to content

Mereka tak Ingin Pemudik Bertumbangan di Jalan

12 Juli 2015

aksi mudik_kopcau

KISAH para pemudik yang bertumbangan di jalan raya menyisakan duka berkepanjangan. Pada musim mudik Lebaran 2014, setidaknya setiap hari 41 anak negeri tewas akibat kecelakaan lalu lintas jalan. Anak-anak muda di Koalisi 5 Komunitas merasa perlu mengingatkan agar tak ada lagi kisah kelam yang menyeret pemudik dalam duka nestapa.

“Kami ingin para pemudik tetap sehat saat tiba di tujuan maupun saat kembali lagi ke kota asal,” sergah Iful, ketua Kopdar Pengicau, saat berbincang dengan saya di sela ‘Aksi Simpatik Mudik Sehat Koalisi 5 Komunitas’, di Pangkalan Jati, Kalimalang, Jakarta Timur, Sabtu, 11 Juli 2015 sore.

Koalisi 5 Komunitas terdiri atas Independent Bikers Club (IBC), Honda Vario Club (HVC) Jakarta, Mailing List Yamaha Scorpio (Milys), Kopdar Pengicau (Kopcau), dan Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman). Sebelum menggelar aksi simpatik di Kalimalang, Koalisi ini juga menggelar diskusi dengan tajuk ‘Manajemen Keselamatan Mudik’ yang menghadirkan para pemangku kepentingan (stakeholder) keselamatan jalan, Sabtu, 4 Juli 2015 di Jakarta.

Kelima komunitas itu memiliki latar belakang yang amat berbeda. Mereka ada yang dari kelompok pengguna sepeda motor berbasis merek, kelompok pengguna motor heterogen, hingga komunitas peduli keselamatan jalan berbasis di dunia maya. Pastinya, mereka memiliki satu tujuan dan visi terkait pentingnya berkendara yang aman dan selamat.

Rasa prihatin Koalisi tersebut cukup beralasan. Saat musim mudik tahun lalu, setiap hari rata-rata terjadi 191 kasus kecelakaan. Selain merenggut korban jiwa, kecelakaan demi kecelakaan itu setiap hari juga menyebabkan ratusan orang menderita luka berat dan luka ringan. “Ini memprihatinkan. Kami ingin mengajak semua pihak ikut membendung fatalitas dan kasus kecelakaan di jalan,” tutur Acoi, ketua IBC.

aksi mudik 2015_spanduk

Dua aksi Koalisi, yakni lewat diskusi yang melibatkan para pemangku kepentingan dan masyarakat maupun aksi simpatik turun ke jalan memang baru langkah kecil. Upaya komunitas dalam mengajak publik untuk lebih peduli akan keselamatan di jalan tak serta merta menuntaskan masalah dalam sekejap. Namun, setidaknya ini menjadi salah satu upaya publik untuk saling mengingatkan bahwa jalan raya di Indonesia masih memendam duka lara.

“Bagi saya pribadi ini adalah aksi pertamakali, kami ingin semua pengguna jalan lebih peduli akan keselamatan di jalan,” papar Rahboy, ketua Milys.

aksi mudik 2015_spanduk2

Dalam kesempatan aksi simpatik kali ini para anggota Koalisi juga membagikan 1.000 paket tajil kepada para pengguna jalan. Tajil yang dibungkus dalam kemasan plastik itu juga diselipi dengan flyer pesan keselamatan jalan dan peta mudik. Pembagian tajil dilakukan berbarengan dengan aksi bentang spanduk ketika lampu pengatur lalu lintas jalan berwarna merah. Selain itu, para peserta aksi simpatik juga melakukan imbauan agar pegendara lebih hati-hati dan waspada saat di jalan.

aksi mudik_tajil

Pesan keselamatan yang digulirkan di dalam spanduk maupun flyer bermuara pada tiga pesan utama. Pertama, mengingatkan pengguna jalan agar waspada mengingat setiap hari 41 pengguna jalan tewas dalam periode mudik. Kedua, tidak memaksakan diri berkendara ketika rasa kantuk menyerang. Ketiga, menciptakan mudik sehat, yakni sehat dalam perjalanan, sehat tiba di tujuan mudik, dan sehat kembali ke kota asal.

aksi mudik_foto bersama

“Kegiatan kita semoga menjadi oase di tengah hiruk pikuk kecelakaan jalan dan semoga menciptakan kebiasaan berkendara yang aman dan selamat,” ujar Okki dari HVC.

Aksi simpatik yang digelar sekitar dua jam itu pun ditutup dengan buka puasa bersama di pelataran parkir sebuah ruko di kawasan Kalimalang. Namun, sambil menunggu buka puasa bersama, para anggota komunitas saling bertukar pikiran terkait kegiatan keselamatan jalan sekaligus evaluasi aksi mereka.

aksi mudik flyer

“Kalau kita bisa aksi yang elegan kenapa harus arogan. Cara ekstrim dalam menyebarkan keselamatan jalan bisa menimbulkan antipati di masyarakat kita,” ujar Poetro, salah seorang anggota Kulo Bikers Sanes Gankster (KBSG) yang ikut dalam aksi kali ini.

Aksi simpatik kali ini juga diramaikan di jejaring media sosial. Para peserta aksi menuangkan kegiatan mereka di dalam akun sosial seperti twitter, path, hingga instagram. “Kami twit dari mulai persiapan aksi hingga pelaksanaan aksi,” ujar Iful.

aksi mudik_sharing

Ya. Ajakan untuk berkendara yang aman dan selamat bukan memaksa orang lain. Sifat dari aksi dan kegiatan Koalisi 5 Komunitas adalah berupa ajakan. Mengajak para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan terus berkonsentrasi ketika berlalu lintas jalan. Harapan untuk mewujudkan lalu lintas jalan yang humanis menjadi cita-cita bersama. Selamat berkoalisi dan selamat beraksi.

“Serta, jangan pernah menyerah,” ujar Mio, ketua HVC dalam media sosial Path, saat memasang foto aksi kali ini. (edo rusyanto)

aksi mudik_mengemas

Iklan
One Comment leave one →
  1. 13 Juli 2015 04:56

    mantap-selamat berjuang utk menyelamatkan saudara kita di jalan ray

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: