Skip to content

Mendinginkan Jalan Raya Lewat Program Mudik Bareng

3 Juli 2015

mudik bareng honda 2011

MUSIM mudik Lebaran segera tiba. Tahun 2015, pemerintah memperkirakan jumlah pemudik akan meningkat sekitar 2% dibandingkan tahun 2014 yang mencapai sekitar 36 juta orang.

Khusus yang menggunakan angkutan jalan, pada 2015, menurut data kementerian perhubungan (kemenhub) mencapai sebanyak 4.918.964 orang. Sedangkan jumlah mobil pribadi yang dipakai mudik Lebaran ditaksir sebanyak 1.686.369 unit dan sepeda motor 2.022.343 unit.

Apakah semua pergerakan arus mudik itu tertampung oleh angkutan umum atau angkutan pribadi? Belum tentu.

Karena itu, pemerintah melalui kemenhub pun menggelar program mudik bareng. Pemudik diangkut dengan menggunakan kereta api, sedangkan sepeda motornya diangkut dengan menggunakan truk.

Di sisi lain, banyak perusahaan yang menempatkan program corporate social responsibility (CSR) di momentum ini. Mereka membuat program mudik bareng, bahkan ada juga yang menggelar balik bareng. Hitung-hitung bakti sosial, tapi sekaligus investasi sosial. Kira-kira, program sosial tetap jalan, program marketing juga bisa nimbrung.

Lantas, siapa saja mereka yang menggelar mudik bareng. Silakan simak beberapa program mudik yang saya kumpulkan dari berbagai sumber di bawah ini.

1. Mudik Gratis Bareng Rajawali Televisi

Media penyiaran milik kelompok bisnis Rajawali, yakni Rajawali Televisi (RTV) ini membuka kesempatan kepada pemirsanya untuk mudik bareng. Lewat program bertajuk Mudik Gratis Bareng 2015 para pemirsa bisa mengajukan diri untuk ikut perjalanan mudik rute Jakarta- Surabaya (Via Cirebon-Tegal-Pekalongan-Semarang) dan rute Jakarta-Solo (Via Purwokerto-Kebumen-Yogyakarta).

Para pemudik diminta mengisi formulir yang salah satu persyaratan pendaftarannya adalah mencantumkan foto selfie saat menonton program RTV. Para pemudik akan diberangkatkan pada 11 Juli 2015 dari Studio RTV di Kawasan Kampus IBN Cawang, Jl Mayjend DI Panjaitan Kav.24 by-pass, Jakarta Timur, pukul 06.00 sampai 09.00 WIB.

2. Yamaha Mudik Kita 2015

Produsen sepeda motor Yamaha, yakni PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menggelar mudik bareng lewat program Yamaha Mudik Kita 2015. Manajemen mengaku kata “Kita” bermakna, Keselamatan, Irit, Tenang, dan Aman.

Masyarakat yang berminat bisa mendaftar mulai 9 Juli 2015. Sebanyak 1.250 pemudik akan diberangkatkan pada Sabtu, 11 Juli 2015 dari Kantor Pusat Yamaha Indonesia di Pulogadung Jakarta Timur.
Selain membawa pemudik, program ini juga akan memberangkatkan sebanyak 150 sepeda motor pemudik pada 9 Juli 2015.

Laman Yamaha menyebutkan, pemudik menggunakan bus menuju dua tujuan yaitu ke Yogyakarta 700 orang dan Semarang 550 orang. Rute ke Yogyakarta adalah Jakarta – Bandung -Tasikmalaya – Banjar – Gombong – Kebumen – Purworejo – Yogyakarta. Sedangkan ke Semarang rutenya  Jakarta – Indramayu – Cirebon – Tegal – Pekalongan – Kendal – Semarang.

Syarat pendaftaran meliputi satu lembar fotocopy STNK motor Yamaha (berbagai tipe), fotocopy tanda pengenal (KTP/SIM/K.Pelajar) peserta mudik, satu lembar fotocopy akta kelahiran bila ada pemudik balita, dan satu lembar fotocopy kartu keluarga.

Oh ya, pemudik cukup membayar Rp 50.000 per orang dan akan mendapat berbagai fasilitas termasuk doorprize.

3. Mudik Bareng Telkomsel

Operator telekomunikasi seluler terbesar di Indonesia, Telkomsel menggelar mudik bareng dengan menggunakan moda oesawat terbang dan kereta api. Untuk yang menggunakan pesawat memiliki tiga rute, yakni Jakarta – Yogyakarta (50 tiket untuk 25 pemenang), Jakarta – Semarang (50 tiket untuk 25 pemenang), dan Jakarta – Surabaya (50 tiket untuk 25 pemenang). Sedangkan untuk moda kereta api terdiri atas dua tujuan, yakni Jakarta – Surabaya via Pantura (Argo Anggrek) dan Jakarta – Surabaya via Jalur Selatan (Argo Bima).

Pemudik yang menggunakan kereta api akan diberangkatkan melalui stasiun Gambir, Jakarta Pusat pada 14 Juli 2015. Sedangkan yang menggunakan pesawat pada 15 Juli 2015 dari Terminal 2F Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Tentu ada syarat dan ketentuannya. Salah satunya, peserta adalah pelanggan Telkomsel dan mengikuti mekanisme lelang poin. Mereka yang memiliki poin tertinggi berpeluang mengikuti program mudik bareng tersebut.

Tunggu dulu, setiap pemudik bareng akan dipungut ‘Booking Fee’ sebagai komitmen keberangkatan. Booking Fee untuk tiket Kereta sebesar Rp 50.000 per tiket, sedangkan Booking Fee untuk tiket Pesawat sebesar Rp 100.000 per tiket.

4. Mudik Gratis Jasa Raharja

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Jasa Raharja menggelar program Mudik Gratis Jasa Raharja. Calon peserta mudik bisa mendaftar secara online atau datang langsung ke kantor pusat PT Jasa Raharja di Gedung Nyi Ageng Serang HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan atau kantor Jasa Raharja setempat.

Salah satu syaratnya adalah harus mempunyai sepeda motor dan SIM C. Dan, satu orang pendaftar hanya boleh daftar satu kali.

Pemudik akan diberangkatkan dengan menggunakan kereta api dan bus.

5. Mudik Gratis Nahdlatul Ulama (NU)

Organisasi kemasyarakatan (ormas) Nahdlatul Ulama melalui Lembaga Ta’mir Masjid NU (LTMNU) menggelar mudik gratis bagi para perantau di Jakarta dan sekitarnya.
Warga yang berminat mesti membawa fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan KK (Kartu Keluarga).
Program bertajuk Mudik Bareng NU 2015 ini akan diberangkatkan dengan menggunakan bus ada Ahad siang, 12 Juli 2015.

6. Mudik Balik Bareng Honda 2015

Penguasa pasar sepeda motor di Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar Mudik Balik Bareng Honda 2015 dengan kota tujuan Jakarta – Semarang dan Jakarta – Yogyakarta. Sedangkan untuk balik bareng hanya dari Semarang – Jakarta.

Salah satu syarat penting program ini adalah jumlah peserta per motor maksimal dua orang. Pengangkutan sepeda motor ditetapkan pada 11 Juli 2015. Peserta mudik yang diberangkatkan dengan bus diberangkatkan pada 12 Juli 2015, sedangkan yang menggunakan kereta api pada 13 Juli 2015.

Dari beberapa contoh program mudik bareng tersebut terlihat ada semangat mengurangi penggunaan sepeda motor sebagai alat transportasi untuk mudik. Si kuda besi dinilai cukup ringkih sebagai alat angkut untuk jarak jauh hingga ratusan kilometer. Fakta yang ada pun memperlihatkan hal itu. Sepanjang musim mudik Lebaran tahun 2014, kontribusi sepeda motor mencapai sekitar 71% dari total kendaraan yang terlibat kecelakaan. Angka itu stagnan bila dibandingkan musim mudik setahun sebelumnya.

Melihat hal itu program mudik bareng sedikit mendinginkan aspal jalan raya selama musim mudik. Maklum, pada musim mudik Lebaran rata-rata 41 orang tewas akibat kecelakaan di jalan. Butuh kepedulian semua pihak untuk meredam petaka jalan raya yang begitu memprihatinkan di Tanah Air kita. (edo rusyanto)

Iklan
One Comment leave one →
  1. 3 Juli 2015 07:52

    perjalanan terkoordinir lbh safety

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: