Skip to content

Anak-anak Muda Ini Punya Pandangan Khas Soal Puasa

21 Juni 2015

Poster 39_resize

BERKENDARA saat menjalankan ibadah puasa atau saum terasa lebih banyak godaan. Pandangan sebaliknya justeru meluncur dari komunitas Kopdar Pengicau (Kopcau).

Komunitas yang mayoritas berisi anak-anak muda berusia 20-40 tahun ini menilai, momentum saum dipakai meningkatkan kesabaran diri saat berkendara. Lewat kesabaran yang kuat, sang pengendara tak mudah terprovokasi yang bisa merusak konsentrasi. Ujungnya bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas jalan. Fakta memperlihatkan bahwa aspek lengah banyak memicu kecelakaan lalu lintas jalan di Indonesia.

Pada 2014, aspek lengah setidaknya menyumang sekitar 30% dari total kasus kecelakaan di Indonesia. Inilah aspek kedua terbesar di faktor manusia. Kelengahan terjadi lantaran konsentrasi yang berantakan saat berkendara. Banyak hal yang membuat seseorang menjadi lengah. Salah satunya, kondisi kebatinan sang pengendara dalam keadaan emosional.

Kopcau mengajak para pengguna jalan memanfaatkan ibadah saum untuk menahan diri tidak melanggar aturan di jalan. Esensi ibadah puasa mengajak orang untuk merasakan penderitaan orang lain. Di jalan raya, bisa diwujudkan dengan merasakan penderitaan orang lain jika haknya dirampas lewat pelanggaran seperti melawan arus atau merangsek trotoar yang semestinya untuk pedestrian.

Bila ditilik lebih jauh, ibadah saum mengajarkan tiap individu untuk memiliki kepekaan sosial. Bila itu diimplementasikan bisa menepis membesarnya gelombang sosiopat, yakni masyarakat yang tidak saling menghargai. Atau, orang yang tidak merasa bersalah ketika merampas hak orang lain.

Ajakan Kopcau terkait hal ini dituangkan dalam poster digital edisi ke-39 yang diberi judul “Saum”. Selain tulisan kata saum yang mencolok, dalam poster itu juga dilengkapi dengan kalimat “musuh terbesar di jalan raya adalah diri sendiri.” Poster digital itu sendiri diluncurkan pada ajang kopdar Kopcau pada Jumat, 19 Juni 2015 malam di kedai roti bakar di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Mengalahkan hawa nafsu untuk melanggar aturan atau merampas orang lain diharapkan bisa melahirkan pengendara yang toleran. Perilaku itu diharapkan bermuara pada situasi lalu lintas jalan yang humanis. Kondisi jalan raya yang aman, nyaman, dan selamat. Situasi lalu lintas jalan raya yang minim fatalitas kecelakaan lalu lintas.

Kopcau didirikan di Jakarta pada 23 Desember 2012. Komunitas ini beranggotakan para admin twitter dari komunitas atau klub sepeda motor. Selain itu, para pemilik akun twitter yang peduli pada keselamatan jalan. Dalam kopdar yang digelar dua minggu sekali pada Jumat malam, Kopdar Pengicau menelorkan satu poster digital yang berisi pesan kampanye keselamatan jalan. Poster digital itu disebar lewat @kopdarpengicau dan akun para anggotanya. Selain itu, disebar juga lewat media sosial lainnya seperti blog, facebook, dan path. (edo rusyanto)

Iklan
2 Komentar leave one →
  1. 21 Juni 2015 10:29

    Pabrik Kelapa Sawit, take over 4.33Ha, SHGB, Produksi 10Ton tbs/jam, Lokasi&Akses terbaik Lampung Utara Trans Sumatra, Murah Jelas Untung. More Information : Milik Keluarga H. Sultoni 081319618899 / 08561881977

    https://jualpabrikkelapasawit.wordpress.com/2015/06/16/jual-pabrik-kelapa-sawit/

  2. 24 Juni 2015 11:41

    Nitip gan :

    Kami Memiliki Software Klinik Ready Install, Software RS, Software Apotik, Software Toko, Software Minimarket, Software Trading Distributor.

    http://www.franiksoft.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: