Skip to content

Mengintip Kecelakaan Angkutan Umum

20 Mei 2015

tabrakan rem blong

MIRIS membaca berita satu keluarga tewas diseruduk truk di Jombang, Jawa Timur, baru-baru ini. Mobil angkutan barang itu oleng lantaran pecah ban dan menabrak sepeda motor yang ditumpangi oleh empat orang.
Pertanyaannya sejauhmana manajemen keselamatan jalan perusahaan angkutan barang itu?

Sebelum kasus di Jombang itu sebenarnya banyak kecelakaan serupa. Bahkan, ada yang merenggut korban jiwa lebih banyak seperti di Cianjur, Jawa Barat beberapa tahun lalu. Bahkan, yang terbaru kasus kecelakaan di Ambon.
Dari kasus-kasus tersebut masalahnya hampir sama, yakni suku cadang kendaraan yang kurang berfungsi maksimal, khususnya aspek rem. Akibatnya, kecelakaan terjadi lantaran rem blong. Masalah ban, baik itu tekanan anginnya maupun kondisi ban yang sudah kurang mumpuni, sama pentingnya dengan masalah rem. Disinilah letak pentingnya manajemen keselamatan jalan di perusahaan angkutan yang beroperasi di Tanah Air.

Manajemen keselamatan yang maksimal senantiasa memperhatikan segala aspek secara detail. Mulai dari perawatan secara berkala kendaraan yang dipakai, pemakaian suku cadang yang kualitasnya mumpuni, hingga ritme kerja awak kendaraan. Lewat manajemen yang disiplin menunjukan keselamatan sebagai prioritas.

Ironisnya jika manajemen keselamatan diterapkan ala kadarnya. Misal, pemakaian suku cadang yang tidak terkontrol, bahkan terjadi kanibalisme. Atau, penerapan jam kerja yang membuat awak kendaraan menjadi cepat lelah. Bukan mustahil memperlebar celah terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan. Siapa yang mengontrol itu semua?

Tentu saja yang bertanggung jawab adalah manajemen perusahaan angkutan itu sendiri. Manajemen yang peduli akan keselamatan akan mati-matian mempertahankan aturan yang dibuat untuk dilaksanakan sebaik mungkin. Hal itu mengingat mereka sadar bukan semata soal reputasi, juga keberlangsungan usaha yang dirintisnya.

Sementara itu, pihak otoritas angkutan jalan mestinya tidak ragu-ragu menerapkan standardisasi yang sudah dibuatnya. Pemeriksaan rutin kondisi kendaraan diterapkan secara tegas. Urusan keselamatan pengguna jalan bukan persoalan main-main. Bila kondisi kendaraan dianggap tidak layak, mesti dibilang tidak layak. Jangan sebaliknya.
Bahkan, pada saat melakukan razia dan kedapatan kendaraan angkutan dianggap membahayakan keselamatan, sang petugas juga harus tegas. Jangan mempertaruhkan keselamatan pengguna jalan demi kepentingan sesaat. Apalagi sekadar kepentingan individu. Memalukan.

Kecelakaan Dipicu Faktor Kendaraan 2015:

1. Sabtu, 16 Mei 2015, truk pecah ban dan menabrak motor.
Truk bermuatan pasir menabrak pesepeda motor akibat pecah ban. Setelah mengalami pecah ban, truk oleng ke kanan dan menabrak pesepeda motor. Kecelakaan di Jombang, Jawa Timur ini menewaskan empat orang yang menumpang satu sepeda motor.

2. Rabu, 15 April 2015, truk tabrak pesepeda motor
Kecelakaan yang diduga dipicu oleh rem blong terjadi antara truk pengangkut pasir dan sepeda motor terjadi di kawasan Cikole, Sukabumi, Jawa Barat. Truk pengangkut pasir itu diduga rem blong dan menabrak sepeda motor yang dikendarai tiga orang. Dua dari tiga penumpang tewas dan satu lainnya luka berat.

3. Selasa, 14 April 2015, truk menabrak empat kendaraan
Truk yang diduga mengalami rem blong menabrak empat kendaraan yang terdiri atas dua sepeda motor, Suzuki Carry, dan Mitsubishi Mirage. Kecelakaan di kawasan Bergas, Semarang ini menyebabkan satu orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka. Belakangan sang pengemudi truk ditetapkan sebagai tersangka.

4. Jumat, 27 Maret 2015, truk nabrak empat mobil dan dua sepeda motor
Kecelakaan maut di Ambon ini diduga akibat truk yang rem blong. Truk pengangkut semen tersebut menabrak empat mobil dan dua motor. Tabrakan beruntun ini merenggut enam korban jiwa dan menyebabkan 20 lainnya luka-luka.

5. Senin, 23 Maret 2015, truk menabrak truk
Akibat pecah ban, sebuah truk berhenti dipinggir jalan, namun ditabrak oleh truk lainnya. Kecelakaan yang terjadi di Dusun Kubangjaran Desa Karanganyar Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang, Jawa Barat ini menyebabkan satu korban jiwa dan satu korban luka-luka.

6. Kamis, 05 Maret 2015, truk menabrak motor
Seorang pesepeda motor tewas akibat ditabrak truk yang diduga mengalami rem blong. Truk pengangkut minuman ringan itu terlibat kecelakaan di Jalan Raya Malangbong, Tanjakan Gentong, Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya.

7. Jumat, 20 Januari 2015, truk menabrak tiga kendaraan.
Truk yang diduga mengalami rem blong menabrak tiga kendaraan termasuk sebuah angkutan kota. Kecelakaan yang terjadi di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat ini merenggut dua korban jiwa dari penumpang angkot. Sedangkan 12 orang penumpang angkot mengalami luka-luka. (edo rusyanto)

Iklan
One Comment leave one →
  1. 20 Mei 2015 19:03

    BAGAIMANA CARA MENGURANGI MUSIBAH KECELAKAAN INI?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: