Skip to content

Menebar Semangat Menulis di Kalangan Bikers

13 April 2015

bikers go blog

ADA yang bilang, menulis bukan persoalan sulit. Berbekal kemauan untuk belajar dan ketekunan dalam berlatih perkara tulis menulis bisa berjalan mulus. Pertanyaannya, punya minatkah untuk menulis?

Nuansa seperti itulah yang muncul dari ajang ‘Bikers Go Blog’ yang digelar Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) di Gedung Wahana Artha, Jakarta Utara, Minggu, 12 April 2015 siang. Ajang hasil kerjasama dengan PT Wahana Makmur Sejati itu diikuti dua puluhan penunggang kuda besi yang berasal dari 11 kelompok di bawah naungan AHJ.

Selaku pemateri tunggal dalam kegiatan tersebut saya tergugah melihat antusiasme peserta. Saat praktik seusai paparan teori menulis berita, tak kurang dari 20 naskah yang masuk dari para peserta.

Tiga tema untuk praktik menulis kali ini adalah; bikers dan keselamatan jalan, bikers dan touring, serta pelatihan go blog AHJ. Di akhir acara, dipilih tiga tulisan terbaik dan mereka mendapat cendera mata dari penyelenggara.

Mari Menulis

“Bagaimana membuat tulisan yang pas sehingga banyak dibaca orang?” tanya Ugie, salah seorang peserta dari Honda Street Fire Club Indonesia (HSFCI) saat berbincang dengan saya di sela pelatihan siang itu.

tiga terbaik ahj

Oh ya, ajang ini digelar juga karena sejumlah klub di bawah naungan AHJ sudah memiliki website. Selama ini, website atau laman-laman tersebut memuat karya-karya jurnalistik terutama berita. Hanya saja, terdapat sejumlah hal yang perlu ditingkatkan dalam menopang karya jurnalistik tersebut. Contohnya, bagaimana tingkat akurasi dan manajemen redaksi yang disiplin. Soal manajemen redaksi menjadi untuk mempertanggungjawabkan karya yang dipublikasikan. “Kalau website kami dikelola oleh litbang dan bidang multimedia di HSX125,” papar Arif, dari HSX125 Club kepada saya.

Langkah awal untuk membuat karya seperti ditanyakan Ugie sejatinya bukan persoalan sulit. Menulis yang sedang populer dan sesuai dengan karakter pembaca blog menjadi dua jurus penting. Hanya saja, saya coba mengingatkan, pakem-pakem dasar dalam penulisan berita juga harus tetap diperhatikan. Hal itu mencakup apa yang kondang disebut 5W plus 1H.

ahj menulis_edo

Pakem 5W itu mencakup what, who, when, where, dan why. Sedangkan yang dimaksud dengan H adalah how. Artinya, tulisan atau berita mencakup apa, siapa, kapan, dimana, dan kenapa. Serta ditambah dengan bagaimana.

Hal lain yang amat penting adalah bagaimana mempertanggungjawabkan karya jurnalistiknya. Upaya mengindari diri dari jeratan pasal 27 ayat 3, UU No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait dengan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik. Apalagi sanksinya cukup berat yakni penjara paling lama enam tahun atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Untuk menghindari jeratan itu upaya paling mudah adalah menerapkan apa yang disebut asas keseimbangan (cover both side). Atau, gampangnya ya tidak menyebarluaskan kabar bohong, apalagi fitnah.

Hampir tiga jam ajang ‘Bikers Go Blog’ yang digelar AHJ kali ini memang tidak serta merta melahirkan penulis-penulis andal. Namun, setidaknya mampu memberi bekal agar lebih kuat lagi kemampuan menulis para peserta. Untuk melahirkan kemampuan menulis yang kuat memang butuh pelatihan dan praktik yang terus menerus. “Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk rekan bikers semua dan tentunya saya,”papar Yudha, salah seorang peserta dalam tulisannya.

Alasan dia, lewat pelatihan seperti ini rekan bikers menjadi tahu bagaimana memanfaatkan media sosial. Dalam hal ini, tulisnya, bisa memanfaatkan blog untuk memajukan komunitas atau klub motornya.

Sedangkan Buyung Riyanto, ketua AHJ mengatakan, kegiatan ‘Bikers Go Blog’ adalah aktifitas kedua AHJ sepanjang 2015. Sebelumnya, kata dia, pihaknya menggelar pelatihan soal fotografi. “Pelatihan kali ini untuk kita belajar menulis. Supaya tidak ngawur,” kata dia.

Sementara itu, bagi Wiyarto Mulyono, Group Head Of Corporate Communication PT Wahana Makmur Sejati (WMS) ajang ini cukup penting. Maklum, kata dia, para anggota AHJ dalam mengisi laman mereka semangatnya fluktuatif. “Padahal, area kami mendapat 12 laman gratis dari AHM, namun kini tinggal tiga yang memanfaatkan fasilitas itu,” ujarnya.

ahj dan edo bareng

AHM adalah Astra Honda Motor yang merupakan induk dari WMS. Dalam merekatkan 660 klub atau komunitas Honda yang tersebar di Indonesia salah satunya lewat program Honda Community. “Lewat program ini klub yang bernaung di bawah Honda bisa mendapat laman gratis,” paparnya. (edo rusyanto)

Iklan
3 Komentar leave one →
  1. 13 April 2015 10:35

    Saya GO BLOG eh …

  2. 13 April 2015 15:43

    wow..eyang makan swiwi :mrgreen:

  3. 13 April 2015 16:50

    Saya pakai Honda sejak lama dan sudah ngblog juga 🙂 bahkan si honda menemani travelling kemana mana 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: