Skip to content

Honda Terlalu Tangguh di Bisnis Motor

10 April 2015

scoopy merah 2011

DI tengah fluktuasi harga komoditas dan harga bahan bakar minyak (BBM), penjualan sepeda motor di Indonesia pun ikut bergerak dinamis. Bahkan, pada triwulan pertama 2015, sektor bisnis otomotif ini mencatat penurunan cukup tajam, yakni 17,27%. Per akhir Maret 2015, rata-rata penjualan sepeda motor tercatat sekitar 18 ribuan unit per hari. Angka itu setara dengan sekitar 1,64 juta unit.

Penurunan menjadi maklum mengingat sang pemimpin pasar, yakni Honda penjualannya melorot 12,73%. Pada triwulan pertama 2014, Honda masih mengantongi penjualan hampir 14 ribu unit per hari. Namun, pada triwulan pertama tahun ini menurun menjadi sekitar 12 ribuan unit per hari. Kalau pemimpin pasar saja mencatat penurunan volume penjualan, praktis pasar secara keseluruhan ikut melorot.

Apalagi, pemain nomor dua terbesar, yakni Yamaha juga ikut mencatat penurunan. Bahkan, penurunan Yamaha lebih tajam, yakni sebesar 24,76%. Pada akhir Maret 2015, volume penjualan Yamaha tercatat rata-rata 5 ribuan unit per hari. Padahal, pada periode sama setahun lalu masih bercokol diangka nyaris 7 ribu unit per hari.

Sekalipun mencatat penurunan volume penjualan, keperkasaan Honda dalam menguasai pasar motor justeru makin menjadi-jadi. Coba saja bandingkan. Pada tiga bulan pertama 2014 tercatat baru menguasai pangsa pasar (market share) sekitar 63%, namun pada periode sama tahun ini melejit mencapai sekitar 67%.

Untuk periode sama dalam rentang lima tahun terakhir, market share Honda pada 2015 merupakan titik puncak baru. Jangan kaget kalau dibandingkan dengan lima tahun lalu, yakni pada 2011, baru sekitar 50%. Tapi, seperti ditulis tadi, kini telah menguasai pangsa pasar sekitar 67%. Edan kan?

Kondisi sebaliknya justeru terjadi pada Yamaha. Pemain nomor dua terbesar di Indonesia ini terus mencatat penurunan market share sepanjang lima tahun terakhir. Untuk periode triwulan pertama, bila pada 2011 tercatat masih di sekitar 42%, kini anjlok menjadi sekitar 28%. Ada apa dengan Yamaha? Atau, justeru Honda yang menggila?

motor triwulan 1 2011 2015

Pastinya, keperkasaan Honda tak bisa dilepas dari kian dominannya si Sayap Tunggal itu di segmen motor skutik. Padahal, segmen itu masih menjadi andalan Yamaha pada 2011. Untuk menggarap segmen skutik Honda menggelontorkan investasi yang tak tanggung-tanggung, yakni hingga triliunan rupiah.

Tak heran Honda merajai pasar di Indonesia bila melihat peluru yang dipakai produsen yang bermarkas di kawasan Sunter, Jakarta Utara itu. Saat ini, Honda menggerojok pasar dengan 26 varian motor. Sedangkan pesaing utamanya, yakni Yamaha terpaut satu varian, yakni 25.

Oh ya, di segmen yang paling gemuk di Indonesia, yaitu motor skutik, Honda menggelontorkan 11 varian. Sementara itu, Yamaha mengusung 24 varian. (edo rusyanto)

sumber foto punya AHM

Iklan
2 Komentar leave one →
  1. Andai aku bisSa permalink
    10 April 2015 13:18

    oh honda 11 itu apa yah om edo, kalo yg 25 apa yah om edo

  2. Vegadeth permalink
    19 Mei 2015 17:08

    berarti pelanggar Lalin terbesar di indonesia motor Honda donk.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: