Lanjut ke konten

Negara Wajib Menjamin Keselamatan Pengguna Jalan

14 Maret 2015

Poster 33_begal

DI TENGAH segala pergunjingan dan kecemasan yang mencuat di berbagai media, komunitas Kopdar Pengicau (Kopcau) punya gaya esentrik untuk mengekspresikannya. Lewat poster digital yang digulirkan, Jumat, 13 Maret 2015 malam, Kopcau seakan ingin berkata, jangan lupa ada tanggung jawab pemerintah dalam kecemasan yang kini meluas lewat berita begal brutal.

Ya. Berita soal aksi merampas sepeda motor dengan kekerasan atau yang diberi judul begal motor oleh para media massa, menjadi perhatian banyak kalangan belakangan ini. Kecemasan mencuat karena pengguna sepeda motor dihantui rasa takut dicegat, diambil motornya, atau bahkan dilukai oleh para pembegal. Dalam kondisi seperti itu Negara seakan tak berdaya.

Lewat poster bertajuk ‘Negara wajib melindungi keselamatan dan keamanan pengguna jalan’ Kopcau seakan meminta aparatur negara lebih sigap lagi menjamin keselamatan warganya. Poster digital ke-33 digambarkan dengan sosok pengendara sepeda motor yang dibayangi oleh ancaman kekerasan ketika berkendara di jalan. Dengan penataan warna yang apik dan penggunaan huruf serta rangkaian aturan yang senantiasa diselipkan dalam poster digital Kopcau, kehadiran poster digital kali ini cukup lugas.

“Poster ini untuk nyentil pemerintah agar lebih serius menjamin keselamatan dan keamanan pengguna jalan,” kata bro Iful, ketua Kopcau saat kopi darat anggota Kopcau di kedai roti bakar di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat malam.

Perangkat perundangan yang berlaku di Indonesia saat ini dengan tegas menyatakan bahwa Negara, lewat aparatur pemerintah, wajib melindungi keselamatan warganya. Bahkan, di dalam Undang Undang (UU) No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) secara lugas dinyatakan bahwa pemerintah bertanggung jawab atas terjaminnya keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

Peran Negara diwujudkan lewat dua aspek utama, yakni mewujudkan kondisi aman dan nyaman lewat penegakan hukum serta penyediaan infrastruktur dan suprastruktur transportasi. Dalam aspek yang pertama pastinya para penegak hukum bertanggung jawab lewat aktifitas patroli, operasi, hingga penindakan terhadap perusak kamtibmas alias keamanan dan ketertiban masyarakat. Sedangkan dalam aspek infrastruktur, misalnya, tersedianya lampu penerangan jalan yang memadai, kondisi jalan yang aman dan berkeselamatan, hingga sistem komunikasi yang cepat dan andal. Untuk suprastruktur transportasi seperti angkutan umum yang aman, nyaman, selamat, tepat waktu, terjangkau, dan ramah lingkungan.

Di sisi lain, benar bahwa para pengguna jalan juga punya andil besar untuk melindungi dirinya dari risiko-risiko yang muncul ketika berkendara. Entah itu risiko dari kecelakaan lalu lintas jalan atau risiko tindak kriminal. Disinilah letak pentingnya kewaspadaan dan konsentrasi ketika berkendara. Mengetahui tips-tips berkendara yang aman dan selamat menjadi mutlak. Kita pasti pernah mendengar jargon, mencegah lebih baik daripada mengobati. Rasanya jargon ini cukup pas.

Ajakan selamat yang digaungkan Kopcau lewat jejaring media sosial tentu bagian dari upaya saling mengingatkan diantara warga masyarakat, khususnya sesama pengguna jalan. Kita semua tentu ingin mewujudkan lalu lintas jalan yang humanis sehingga senantiasa pulang ke rumah tetap dalam kondisi selamat.

Kopdar Pengicau didirikan di Jakarta pada 23 Desember 2012. Komunitas ini beranggotakan para admin twitter dari komunitas atau klub sepeda motor. Selain itu, para pemilik akun twitter yang peduli pada keselamatan jalan. Dalam kopdar yang digelar dua minggu sekali pada Jumat malam, Kopdar Pengicau menelorkan satu poster digital yang berisi pesan kampanye keselamatan jalan. Poster digital itu disebar lewat @kopdarpengicau dan akun para anggotanya. Selain itu, disebar juga lewat media sosial lainnya seperti facebook, blog, instagram, atau path. (edo rusyanto)

3 Komentar leave one →
  1. 16 Maret 2015 15:12

    INGIN SEMBUH DARI KANKER? ANDA TAKUT OPERASI? ANDA INGIN BIAYA YANG LEBIH MURAH?
    KAMI menyediakan Bawang dayak sebagai alternatif pengobatan berbagai mcam penyakit antara lain: Amandel, Ambeien, Asam Urat, Asma, Bisul, Bronkhitis, Darah Rendah, Diabetes Melitu, Epilepsi, Gangguan Pencernaan Lambung, Gangguan Seksual, Ginjal, Gondok, Hepatitis, Hipertensi/Darah Tinggi, Insomnia, Jantung, Kanker Kelenjar Getah Bening, Kanker Paru-Paru, Kanker Payudara, Kanker Rahim, Kanker Usus, Keputihan, Kista, Kolesterol, Maag, Migrain, Myom, Obat Muntah, Pelupa/Menurunnya Fungsi Ingatan, Peluruh Kemih, Pencahar, Prostat, Radang Usus, Rematik, Sakit Kuning, Sakit Perut, Sakit Pinggang, Stamina, Stroke, TBC, Vertigo dan Vitalitas. Dengan harga Rp. 75.000,-/kg Kering: Rp 195 ribu per kg, Serbuk: Rp 225 ribu per kg, Bibit: Rp 120 ribu per box. (belum termasuk ongkos kirim). Silahkan SMS atau TELEPON 085740576843

  2. rinaldi permalink
    13 Juli 2016 19:51

    Makasih infonya saya share…

  3. rinaldi permalink
    13 Juli 2016 19:53

    Info yang bermanfaat, indahnya berbagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: