Lanjut ke konten

Omzet Kendaraan Bermotor di Indonesia Rp 353 Triliun

16 Februari 2015

motor masuk busway seenaknya

BISNIS kendaraan bermotor di Indonesia tergolong legit. Bagaimana tidak, pada 2014, omzetnya ditaksir mencapai sekitar Rp 353 triliun.

Raihan itu berasal dari dua sumber utama, yakni omzet sepeda motor yang mencapai sekitar Rp 112 triliun. Dan, kedua, omzet mobil yang sekitar Rp 241 triliun. Khusus untuk omzet mobil angka itu dikumpulkan dari asumsi harga rata-rata mobil Rp 200 juta per unit dikalikan penjualan 1.208.109 unit. Dahsyat kan?

Daging penjualan motor saat ini ada di segmen sepeda motor skutik. Pada 2014, dari total sekitar Rp 112 triliun, segmen motor skutik menyumbang sekitar Rp 69 triliun. Sumbangan itu setara dengan sekitar 62% terhadap total omzet motor. Maklum, dari sisi volume pun segmen motor skutik merupakan yang paling gemuk, yakni sekitar 5,3 juta unit atau sekitar 67% dari total volume penjualan motor.

Dalam sejarah penjualan sepeda motor di Indonesia, raihan pada 2014 merupakan tonggak tertinggi penjualan segmen skutik. Lonjakan skutik demikian fantastis jika menilik penjualan sepanjang 10 tahun terakhir. Bila pada 2005 baru terjual 181 ribuan unit, kini menggelembung menjadi sekitar 5,3 juta unit. Dahsyat!

Merebaknya motor skutik melibas segmen paling kuat sebelumnya, yakni motor bebek. Pada 2014, omzet motor bebek tercatat sekitar Rp 19 triliun (17%). Jauh lebih rendah dibandingkan dengan motor sport yang sekitar Rp 24 triliun (21%).

Nah, kalau dari penjualan mobil daging terbesarnya ada di segmen multi purpose vehicle (MPV). Tipe ini pada 2014 menguasai hampir 450 ribu unit atau setara dengan sekitar 37% dari total volume penjualan mobil. Tahun 2014, total penjualan mobil sekitar 1,2 juta unit.

Segmen MPV terdiri atas tiga kelompok, yakni low MPV, MPV, dan upper MPV. Otot di segmen ini ada di low MPV yang mencapai sekitar 80,2% dari total segmenMPV atau setara dengan sekitar 361 ribu unit.

mobil per tipe 2014

Kembali ke daging segmen mobil. Bila segmen MPV menempati posisi teratas, untuk posisi kedua dan ketiga terbesar adalah segmen city car dan pick-up. Raihan keduanya masing-masing 216.575 unit (17,93%) dan 208.634 unit (17,27%).
Grup Astra masih menempati posisi teratas dalam penguasaan sepeda motor maupun mobil. Untuk segmen motor, Astra menguasai sekitar 64% lewat Astra Honda Motor (AHM). Tahun 2014, AHM melego sekitar 5,05 juta motor. Sedangkan di segmen mobil Astra menguasai 614 ribuan unit (51%).

Para pemain lain diluar kelompok Astra memperebutkan sisanya. Untuk di segmen motor sisanya adalah 36% yang diperebutkan oleh empat pemain lainnya, yakni Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan TVS. Mereka adalah yang tergabung di dalam Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi). Sedangkan di segmen mobil, sisanya sekitar 49% yang diperebutkan oleh lebih dari lima pemain, antara lain Nissan, Mitsubishi, Honda, dan Suzuki. (edo rusyanto)

2 Komentar leave one →
  1. 16 Februari 2015 16:26

    wiw…
    banyak bener dagingnya euy, tapi kenapa premi ane malah jeblok #sad 😦
    thanks buat datanya om

Trackbacks

  1. Omset Jualan Motor Di Indonesia 112 Triliun Rupiah, Duit Semua Bro! | RiderAlam.com

Tinggalkan Balasan ke kandra Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: