Skip to content

Para Pengicau Mengajak Tidak Berponsel

14 Februari 2015

turing jkt situgunung

AKTIFITAS berponsel kian merebak. Penggunaan telepon seluler (ponsel) untuk beragam keperluan. Bahkan, ada yang melakukannya saat mengemudi kendaraan bermotor. Tidak pandang bulu, para pelakunya ada yang sambil bersepeda motor, mengemudi angkutan umum atau mengendarai mobil pribadi.

Oh ya, kini aktifitas berponsel tak semata untuk berbicara atau mengirim pesan singkat via short messages services (SMS). Fiturnya kian beragam. Lewat ponsel, penggunanya bisa berinteraksi di jagat maya atau berinteraksi dalam media sosial.

Persoalannya, bila aktifitas itu berbarengan dengan kegiatan mengemudi kendaraan bermotor eksesnya bisa macam-macam. Paling tidak laju kendaraan menjadi tersendat-sendat karena fokus pengemudi terbagi-bagi. Pada situasi yang fatal, berponsel sambil mengemudi bisa memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan.

Nah, untuk urusan yang satu ini, semua pihak bisa ketiban masalah. Maksudnya, bila terlibat kecelakaan, baik itu yang menjadi pelaku maupun korban sama-sama merugi.

Di wilayah Polda Metro Jaya, pada 2014, kecelakaan lalu lintas jalan yang dipicu oleh aktifitas berponsel terus bermunculan. Tahun lalu, setidaknya tiap hari ada dua kasus kecelakaan yang dipicu oleh aktifitas berponsel. Aspek yang satu ini menyumbang sekitar 12% terhadap total kasus kecelakaan lalu lintas jalan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Hal ini menguggah komunitas Kopdar Pengicau (Kopcau) untuk mengajak pengendara agar waspada. Mengajak agar pengendara tidak berponsel saat berkendara. “Maen hape sambil berkendara bisa merusak konsentrasi,” kata Iful, ketua Kopcau saat berbincang dalam kopi darat (kopdar) Kopcau, di Jakarta, Jumat, 13 Februari 2015 malam.

Ajakan komunitas para pengicau di lini masa (twitter) itu dituangkan dalam poster digital. Poster kali ini mengusung tema “Berponsel Sambil Berkendara Berisiko Tinggi.” Sebuah pesan yang amat dalam mengingat fakta di lapangan banyak risiko yang dipikul bila berkendara sambil berponsel. “Posternya saya gambarkan aktifitas berponsel itu seperti pistol yang bisa mematikan orang yang kena tembak,” papar Bayu, sang desainer poster Kopcau.

Ya. Poster digital ke-31 yang ditelorkan Kopcau kali ini cukup menarik. Desainnya memperlihatkan dua ponsel yang membentuk sebuah gambar pistol. Selain tulisan seperti di atas, di bagian bawah gambar pistol terdapat tulisan kutipan dari UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Aturan yang dicukil adalah tentang kewajiban para pengendara untuk senantiasa berkonsentrasi saat berkendara. Salah satu aktifitas yang dilarang karena dapat mengganggu konsentrasi adalah mengemudi sambil berponsel.

31_ponsel_resize

Aturan tersebut mempunya sanksi cukup berat. Para pelanggar aturan bisa dikenai sanksi pidana penjara maksimal tiga bulan. Atau, denda maksimal sebesar Rp 750 ribu.

Jangan tanya soal penegakan aturan tersebut. Rasanya, nyaris kita tidak mendengar ada pengemudi yang ditilang dan dikenai denda Rp 750 ribu oleh para penegak hukum. Sebelum sampai sana, Kopcau mengajak para pengendara untuk lebih berhati-hati. Pengendara diajak membangun kesadaran bahwa berponsel sambil berkendara memikul risiko yang cukup tinggi.

Kopdar Pengicau didirikan di Jakarta pada 23 Desember 2012. Komunitas ini beranggotakan para admin twitter dari komunitas atau klub sepeda motor. Selain itu, para pemilik akun twitter yang peduli pada keselamatan jalan. Dalam kopdar yang digelar dua minggu sekali pada Jumat malam, Kopdar Pengicau menelorkan satu poster digital yang berisi pesan kampanye keselamatan jalan. Poster digital itu disebar lewat @kopdarpengicau dan akun para anggotanya. Selain itu, disebar juga lewat media sosial lainnya seperti facebook atau path. (edo rusyanto)

One Comment leave one →
  1. pepa permalink
    14 Februari 2015 21:11

    Tilang aja yg berponsel sambil mengemudi klo perlu cabut simnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: