Lanjut ke konten

Wow! Omzet Motor Skutik Indonesia Rp 69 Triliun

30 Januari 2015

pcx honda

SEBELUMNYA kita sudah lihat besaran omzet sepeda motor sport, kini kita lihat bagaimana omzet motor skutik. Bila motor sport sekitar Rp 24 triliun pada 2014, jangan kaget kalau motor skutik menyentuh sekitar Rp 69 triliun. Edan kan?

Sebenarnya wajar saja segmen motor skutik menorehkan omzet segede itu bila melihat volume penjualannya juga sangat tinggi. Pada 2014, kalau melihat data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi), motor skutik terjual sekitar 5,3 juta unit. Raihan itu setara dengan sekitar 67% dari total volume penjualan produsen motor yang tergabung di Aisi. Pada 2014, Aisi melego sekitar 7,9 juta motor.

Nah, dari omzet sekitar Rp 69 triliun pada 2014, siapakah yang mendulang rupiah paling banyak. Mudah ditebak yah?

Produsen motor skutik Honda menempati posisi teratas dalam mengantongi omzet motor skutik. Mau tahu nilainya? Tak tanggung-tanggung, yakni sekitar Rp 51 triliun alias menguasai sekitar 74% omzet motor skutik. Maklum, dari segi volume, Honda juga menempati nomor wahid dengan capaian sekitar 3,9 juta unit. Dahsyat!!!

Sang kompetitor utama Honda, yakni Yamaha, pada 2014 mengantongi omzet sekitar Rp 17 triliun atau setara dengan sekitar 25%. Raihan itu berasal dari hasil melego sekitar 1,4 juta motor skutik.

Honda dan Yamaha menguasai sekitar 98,65% omzet motor skutik. Sedangkan dari volume penjualan juga sekitar 99%. Lantas, bagaimana dengan dua pemain skutik lainnya?

Sudah barang tentu, Suzuki dan TVS harus puas berbagi yang 1,35% tadi untuk berdua. Dari sisa itu Suzuki mengantongi omzet sekitar Rp 830 miliar dan TVS sekitar Rp 67 miliar.

Tren masyarakat membeli motor skutik dalam lima tahun terakhir kian meningkat. Pada 2014, motor skutik sudah menguasai 67,33% dari total pasar di Indonesia. Padahal, lima tahun lalu, yaitu pada 2010, baru sebesar 45,63% atau sekitar 3,3 juta motor.

Peningkatan motor skutik itu tentu saja menggerus volume sepeda motor bebek yang bertahun-tahun mendominasi pasar domestik. Kini, pangsa pasar motor bebek tinggal sekitar 19%. Padahal, pada 2005 masih berjaya dengan penguasaan hingga 92%.

omzet motor skutik 2014

Ya. Motor skutik tampaknya kian digemari karena kepraktisannya. Pengoperasian motor yang satu ini terbilang amat praktis dengan transmisi otomatis. Sang pengendara cukup membetot gas dan rem sudah bisa melaju di atas aspal. Berbeda dengan motor bebek, apalagi dengan motor sport yang butuh memainkan tuas kopling.

Bagi masyarakat perkotaan yang lalu lintas jalannya diwarnai kemacetan, kehadiran motor skutik menjadi oase. Sang pengendara dimanjakan dengan kepraktisannya tadi sehingga terasa lebih ringan, tidak terlalu capai seperti motor bebek atau sport.

Di sisi lain, motor skutik memberikan fasilitas berupa dek di bagian depan bawah motor. Untuk yang satu ini memang tidak dimiliki oleh motor bebek maupun sport. Dek tadi dapat berfungsi untuk melindungi kaki sang penunggang dari cipratan air. Bahkan, dek itu dimanfaatkan untuk menempatkan barang. Tuh kan. (edo rusyanto)

3 Komentar leave one →
  1. 30 Januari 2015 09:36

    duit orang indonesia banyak sekali.

    blog alternatif indomotoblog, mengakomodir blog yang belum tertampung di indomotoblog

    https://indomotoarena.wordpress.com/

  2. 30 Januari 2015 13:59

    Manteb Infonya Gan.
    Salam Kenal Gan http://hanyatauaja.blogspot.com/

Trackbacks

  1. Pernah Meledek Burgman, Kini Giliran PCX Ditabok NMax Sampai Tersungkur | ArDa Trnsltr

Tinggalkan Balasan ke indomotoarena Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: