Skip to content

Ini Kendaraan yang Paling Banyak Terlibat Kecelakaan

10 Januari 2015

laka berita koran1

MALAM merangkak menuju pagi. Sebuah mobil sedan meluncur deras menuju arah Jakarta. Namun, di sekitar kilometer delapan tol Jagorawi arah TMII, Jakarta Timur, sedan melayang ke arah berlawanan. Naas, ada dua minibus di jalur tersebut. Brakkk!!!

Peristiwa Minggu, 8 September 2013 sekira pukul 00.45 WIB itu melibatkan tiga mobil, yakni sedan Mitsubishi Lancer, minibus Daihatsu Gran Max, dan minibus Toyota Avanza. Tujuh orang tewas dan delapan luka-luka.

Ironisnya, sang pengendara adalah anak di bawah umur (13 tahun) yang akhirnya pada Juli 2014 dibebaskan walau divonis bersalah melanggar Pasal 310 Ayat 4, 310 Ayat 3, dan 310 Ayat 1 Undang-Undang No 2/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Ya. Petaka kecelakaan lalu lintas jalan seperti itu terus terjadi di wilayah Polda Metro Jaya yang mencakup Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi alias Jadetabek.

Data Ditlantas Polda Metro Jaya memperlihatkan bahwa sepanjang 2010-2014 kontribusi mobil dalam kecelakaan lalu lintas jalan terus meningkat. Sebagai ilustrasi, bila pada 2010 kontribusinya sekitar 39,95%, pada 2014 melambung menjadi 43,28%.

kendaraan laka PMJ 10 14
Kondisi sebaliknya justru terjadi pada sepeda motor. Kontribusi si roda dua terus melorot, yakni dari 59,32% pada 2010 menjadi 55,94% pada 2014. Ada apa gerangan?

Apakah makin banyak pengendara mobil yang tidak berkonsentrasi saat mengemudi? Atau, jumlah populasi mobil kian meningkat? Perlu survey lebih mendalam. Pastinya, kalau soal urusan konsentrasi dan ketaatan pada aturan juga menjadi pemicu yang tidak sedikit dalam kecelakaan mobil di Jadetabek.

Jenis Mobil

Terkait hal itu, mari kita tengok jenis-jenis mobil yang menyumbang kecelakaan di Jakarta dan sekitarnya.
Dari kelompok mobil, pada 2014, jenis-jenis kendaraan yang banyak menyumbang kecelakaan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya dikelompokan ke dalam mobil pribadi 20,58%, mobil angkutan beban 15,22%, dan mobil angkutan umum 7,48%.
Pada 2014, menurut data Ditlantas Polda Metro Jaya, jenis mobil pribadi yang terlibat kecelakaan setiap harinya mencapai sebanyak lima kasus. Sedangkan mobil beban empat kasus dan angkutan umum dua kasus per hari.

kendaraan pribadi laka pmj 2014

Nah, di kelompok mobil pribadi tipe kendaraan yang paling tinggi kontribusinya terhadap kecelakaan adalah minibus. Dalam lima tahun terakhir, yakni 2010-2014, kontribusi jenis minibus terus membubung di dalam kelompok mobil pribadi. Tengok saja, jika pada 2010 sekitar 63%, namun pada 2014 menyentuh 73%. Dahsyat kan?

Barangkali karena tipe minibus lah yang relatif terjangkau mayoritas konsumen di kawasan Jadetabek. Di pasar kita mengenal tiga tipe yang masuk kategori minibus, yakni multiple vehicle purpose (MVP). Tentu, tipe low MPV masih menjadi raja jalanan alias yang paling banyak ditemui di jalan raya. Nyaris semua raksasa pemain di industri mobil Indonesia memproduksi MPV.

Sementara itu, jenis kendaraan pribadi kedua dan ketiga terbesar yang menyumbang kecelakaan adalah tipe sekitar 22% dan tipe jeep 5%. (edo rusyanto)

Iklan
One Comment leave one →
  1. 12 Januari 2015 17:57

    hadewh banyak juga yang kecelakaan di kota itu, , penjagaan harus di ketati nie

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: