Skip to content

Saat Zebra Masuk Markas Kopassus

3 Desember 2014

Zebra 2014 di Kopasus_resized

SUASANA markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di kawasan Cijantung, Jakarta Timur pagi itu agak berbeda. Kendaraan bermotor yang biasanya lancar-lancar saja, kali ini agak tersendat. Ada antrean panjang, khususnya sepeda motor.

Jalur yang melintas di depan markas pasukan elit TNI Angkatan Darat itu menghubungkan kawasan Jakarta Timur dengan Jakarta Selatan. Jalannya cukup nyaman sehingga kerap menjadi jalur alternatif. Jadi bisa kebayang kan bagaimana suasana lalu lintas jalannya. Cukup ramai. Saya termasuk yang memanfaatkan jalur itu sebagai rute berangkat kerja ke kantor di kawasan pusat bisnis Jakarta Selatan.

Kembali soal antrean yang tidak biasanya tadi. Tiba-tiba saya dikejutkan oleh aksi sejumlah pesepeda motor yang melintasi median jalan yang berupa taman rumput. Aksi tadi membuat sebagian orang meneriaki ulah penjarah taman. Ada juga yang aksi balik arah, padahal jalut itu satu arah. Saya pun memperlambat laju si kuda besi menjadi sekira 10 kilometer per jam (kpj).

Rupanya ada Operasi Zebra 2014. Inilah operasi penertiban jalan yang digelar di mulut kompleks milliter. Tim yang bergerak tak hanya dari Kepolisian Daerah Metro Jaya, tapi juga dari kalangan Kopassus. Tentu saja yang menindak adalah dari kepolisian. Militer membantu menertibkan suasana sekelilingnya.

“Ini motor kamu? Kenapa pelat nomornya ditempelin stiker? Pelat nomor kendaraan tidak boleh ditempeli stiker tidak perlu,” sergah Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono, Selasa, 2 Desember 2014 pagi.

Dia mencopot stiker bertuliskan huruf kapital ‘PERS’. Sang pesepeda motor mengaku motor itu milik kakaknya hanya pasrah. Setelah pemeriksaan surat-surat kendaraan maupun SIM, dia pun diperkenankan melaju.

Di bagian lain Hindarsono menghentikan perempuan yang menunggang motor skutik. Sang pengendara tidak memakai helm dan tidak membawa surat-surat kendaraan. “Ibu telpon keluarganya untuk mengantarkan surat-suratnya kesini,” pinta Hindarsono.

Di sudut lain, tampak tiga pengendara sepeda motor berseragam sekolah. Ketiganya tidak memakai helm pelindung kepala. Bahkan, saat ditanya surat-surat kendaraan dan SIM, sang pengendaranya mengaku tidak ada. “Kamu ini naik motor bertiga belum punya SIM, berbahaya. Sudah sekarang push up 10 kali,” ujar seorang petugas.

Praktis ketiganya pun push up di atas rerumputan. Setelah hitungan kesepuluh ketiganya diizinkan meneruskan perjalanan setelah sebelumnya mendapat wejangan soal bahayanya berkendara tidak memakai helm dan harus memiliki SIM bagi setiap pengendara.

Tak sekadar teguran dan imbauan, pada sudut yang lain juga terlihat ada sejumlah pesepeda motor yang kena tilang. “Ini pengendaranya tidak memiliki SIM, jadi ditilang,” ujar seorang petugas.

Dia memberi slip warna merah kepada sang pengendara motor yang tidak memiliki SIM tersebut. “Nanti sidangnya di pengadilan yah,” sergah sang petugas.

Operasi Zebra Jaya 2014 yang menghabiskan biaya sekitar Rp 3 miliar itu berlangsung selama 14 hari. Lewat pendekatan 10% preemtif, 10% preventif, dan 80% represif, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pengguna jalan akan pentingnya berkendara yang aman dan selamat. Titik-titik pelaksanaan operasi menyebar diseantero wilayah Polda Metro Jaya yang mencakup Jakarta, Depok, Bekasi, dan Tangerang. “Khusus untuk di wilayah Markas Kopassus ini merupakan inisiatif kami bersama untuk menertibkan perilaku pengendara,” tukas Hindarsono. (edo rusyanto)

Iklan
2 Komentar leave one →
  1. r'dee permalink
    3 Desember 2014 10:10

    bagus lah ada tindakan seperti ini….
    saya saban hari juga lewat kopassus, beberapa tahun yang lalu malah jarang yang naik sepeda motor seruntulan gak pake helm karena PM kopassus selalu mantau di dekat pos sambil bawa sebatang rotan. Gak pake helm atau kebut”an pengendaranya bisa dipecut beberapa kali. Sayangnya sekarang sudah gak pernah lagi, jalur ini kini kadang jadi ‘kumuh’ dengan bikers seruntulan…..

  2. 5 Desember 2014 16:05

    cuman kok gak ada jera-jeranya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: