Skip to content

Inilah Jam-jam Rawan Terjadinya Kecelakaan

24 Oktober 2014

laka ngantuk tvone1

KADANG saya mendapat pertanyaan, kapan jam paling rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan di Indonesia? Untuk mencaritahu, saya coba bongkar-bongkar arsip data yang ada di personal computer maupun laptop. Akhirnya ketemu juga data dari Korlantas Mabes Polri.

Area waktu terjadinya kecelakaan dibagi dalam empat kelompok. Kelompok jam-jam paling rawan ternyata ada pada rentang pukul 12.00 hingga 18.00. Rentang waktu tengah hari hingga petang memasuki mala mini menempati posisi teratas dengan kontribusi sebanyak 31,74% pada 2013. Pada jam-jam ini rata-rata terjadi 87 kasus kecelakaan pada tahun lalu.

Lantas, kenapa pada jam-jam tersebut amat rawan terjadinya kecelakaan? Mari kita tengok sekitar kita. Di kota-kota besar, khususnya di Jakarta, pada rentang waktu ini banyak orang wira-wiri berlalu lintas jalan. Repotnya, menjelang pukul 18.00 jalan raya tumpah ruah oleh kendaraan bermotor yang membawa penumpangnya kembali ke tempat tinggal setelah beraktifitas seharian. Boleh jadi, ada ketergesa-gesaan, rasa lelah, atau berkurangnya konsentrasi.

Area waktu kedua terbesar yang sering terjadi kecelakaan adalah pada rentang 06.00 hingga 12.00. area waktu ini kebalikan dari rentang waktu pertama tadi. Khusus pada pukul 06.00 pagi merupakan area keberangkatan masyarakat menuju tempat aktifitasnya. Praktis, di area waktu ini juga amat banyak kendaraan yang berseliweran di jalan. Lagi-lagi, ketergesaan bisa menjadi salah satu perusak konsentrasi saat berkendara yang bisa membuka pintu terjadinya kecelakaan. Rentang waktu ini menyumbang 30,78% kecelakaan di Indonesia. Setiap hari, rata-rata ada 84 kasus kecelakaan pada rentang waktu pagi menjelang siang itu.

Di posisi ketiga terbesar adalah rentang waktu pukul 18.00 hingga 24.00. Inilah situasi dimana banyak orang berkendara untuk menuju ke tempat tinggal setelah seharian penuh beraktifitas. Berkendara pada malam hari dalam kondisi tubuh letih dan ingin cepat sampai tujuan, bisa menganggu konsentrasi. Oh ya, pada petang hingga tengah malam setiap hari terjadi 66 kasus kecelakaan.

Terakhir, rentang waktu 00.00 hingga 06.00. Tengah malam hingga ke dinihari praktis volume kendaraan yang berseliweran turun drastis. Tak heran jika kasus kecelakaan yang terjadi pada rentang waktu ini merupakan yang terendah, yakni 37 kasus kecelakaan per hari. Rentang waktu ini menyumbang sebanyak 13,41%.

Namun, di rentang waktu manapun, ketika kita berkendara tak boleh lengah sedikitpun. Berkendara adalah pekerjaan penuh waktu yang berisiko tinggi jika disambi dengan aktifitas lain, misalnya, menelepon. Konsentrasi mutlak. Kewaspadaan menjadi pijakan untuk tetap berkonsentrasi. Maklum, kecelakaan terjadi dalam hitungan waktu amat singkat, yakni terjadi dalam hitungan dua hingga tiga detik. Brakkkk!!! (edo rusyanto)

Iklan
2 Komentar leave one →
  1. 24 Oktober 2014 02:09

    kalo 00 sampai 06 itu kecelakaan krn pulang pekerja tenggat malam dan lupa bawa tolak angin cair 😀
    keep safety, jangan lupa glove kutung dipakai, apalgi musim hujan udah tiba, sepatu apbootmoto black lebih aman

  2. 31 Oktober 2014 09:30

    Reblogged this on Suetoclub's Blog.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: