Lanjut ke konten

Kecelakaan Bus Maut di Dunia Tahun 2014

2 September 2014

bus laka thailand_tempo

DUNIA terbelalak ketika kabar tersiar sebuah bus tingkat (double-decker) masuk jurang di Thailand. Kejadian pada 24 Maret 2014 malam itu merenggut setidaknya 30 jiwa dan membuat dua puluhan orang lainnya luka-luka.

Bak tak kenal puas, sang jagal jalan raya pun mengejutkan dunia ketika kurang dari sebulan kasus di Thailand, sebuah bus merenggut puluhan jiwa manusia. Kali ini tragedi bermula sebuah bus berkecepatan tinggi menabrak truk trailer. Peristiwa kecelakaan lalu lintas jalan di Pakistan pada 20 April 2014 itu menewaskan 42 orang.

Belum lagi reda, empat bulan kemudian sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan maut. Kali ini, peristiwa di Mesir pada 22 Agustus 2014 tersebut merenggut sebanyak 38 jiwa. Dunia pun berkabung.

Ya. Itulah tiga dari 17 kasus kecelakaan bus dan minibus maut yang terjadi di luar Indonesia. Kejadian sepanjang Januari-Agustus 2014 itu membuka mata kita semua bahwa kecelakaan tak mengenal wilayah. Sang jagal jalan raya bisa hadir di mana saja, di negeri manapun dengan kondisi sosial ekonomi apa pun.

Pada rentang waktu itu kecelakaan terjadi tak hanya di negara berkembang seperti Indonesia, tapi juga terjadi di negara maju sekelas Jerman dan Amerika Serikat. Di Indonesia, kecelakaan maut pada 2014 yang paling menonjol adalah kecelakaan bus pariwisata yang mengangkut siswa sekolah lanjutan tingkat atas di Subang, Jawa Barat. Dalam kecelakaan yang terjadi pada 17 Juni 2014 setidaknya sembilan jiwa melayang.

Kecelakaan bus maut di dunia tak mengenal usia korban. Banyak dari belasan kasus tersebut yang merenggut jiwa pelajar, bahkan anak-anak. Tengok saja kecelakaan yang menimpa bus di India pada 24 Juli 2014, sebanyak 11 anak-anak tewas mengenaskan akibat bus tertabrak kereta. Bahkan, saat kecelakaan bus di Kolombia pada 18 Mei 2014, setidaknya 31 anak sekolah menghembuskan nafas akibat bus yang mereka tumpangi meledak dan terbakar. Kecelakaan tak pernah mengenal batas usia sang korban.

bus dunia jan ags 2014_grafis

Ironisnya, kecelakaan bus maut di dunia tak semata dipicu oleh kondisi jalan ataupun aspek eksternal lainnya. Faktor pengemudi yang ugal-ugalan pun diduga menjadi pemicu utama. Sebut saja misalnya kasus kecelakaan di Jerman pada 19 Juli 2014. Kecelakaan yang merenggut sembilan jiwa pelajar itu diduga lantaran salah satu bus melanggar batas tengah jalan. Atau, seperti kasus di Pakistan yang merenggut 16 jiwa pada 27 Mei 2014. Dalam kasus kecelakaan tersebut sang sopir diduga tertidur ketika mengemudikan bus. Ironis.

Apa pun pemicunya dan dimana pun kejadiannya, kecelakaan bus maut ini memberi pelajaran amat berharga bagi kita semua. Tak hanya bagi penyewa bus, jika itu bus pariwisata, tapi juga tentu bagi perusahaan bus terkait. Khusus bagi perusahaan bus, fakta-fakta di atas mengingatkan soal pentingnya manajemen keselamatan jalan. Mulai dari pemeriksaan kelaikan jalan kendaraan hingga soal manajemen beroperasinya sang pengemudi. Sedangkan bagi pengemudi tentu saja amat berharap pelajaran yang bia dipetik. Selain berisiko mengancam keselamatan jiwa, bukan mustahil berujung di penjara. Kasus di Kolombia membeberkan bagaimana sang pengemudi divonis penjara 60 tahun. (edo rusyanto)

6 Komentar leave one →
  1. 2 September 2014 00:16

    semoga menjadi pembelajaran bersama mbah ūüė•

  2. 2 September 2014 06:34

    Satu mobil banyak nyawa

  3. 2 September 2014 08:51

    indonesia ko ga ada ya?

    • 2 September 2014 10:45

      tabelnya masih dipisah karena sedang bahas yg di luar Indonesia. dalam artikel berbeda nanti kita lihat bgm kecelakaan bus di Indonesia sepanjang 2014. salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: