Skip to content

Pengalaman Kena Denda Karcis Parkir Hilang

7 Juni 2014

parkir lihat stnk

ADA hal yang dianggap sepele justru merepotkan kita para pesepeda motor. Salah satunya, kehilangan karcis parkir.

Sepanjang sepuluh tahun terakhir saya tiga kali kehilangan karcis parkir sepeda motor. Satu kehilangan terjadi saat parkir di hotel berbintang di Jakarta Selatan. Sedangkan dua kehilangan peristiwanya di area kantor di bilangan Jakarta Selatan juga.

Oh ya, khusus di area parkir gedung kantor status saya pelanggan yang bayarnya tiap satu bulan sekali. Tapi, ini dia tapinya, dalam tiga kasus kehilangan karcis parkir tersebut saya mesti membayar denda.

Prosedur mengurus kehilangan karcis ternyata sedikit repot. Namun, karena sudah prosedur yah diikuti saja. Saya harus menunjukkan surat tanda nomor kendaraan alias STNK. Lalu, diminta juga memperlihatkan kartu identitas resmi, bisa kartu tanda penduduk (KTP) atau surat izin mengemudi (SIM). Petugas parkir tampak sibuk mencatat sana sini dari surat-surat tersebut. Puncaknya, saya diminta membayar denda Rp 10 ribu plus jumlah tagihan jasa parkir sesuai dengan duurasi waktu yang ada. Hemmm…

Dari tiga pengalaman kehilangan karcis parkir sepeda motor, prosedur di hotel berbintang merupakan yang saya anggap sangat wajar. Maksudnya, saya sangat jarang parkir disitu dan bukan pelanggan pula. Praktis, pengecekan identitas merupakan mutlak.

Namun, di parkiran kantor yang notabene seluruh identitas saya sudah tercatat selaku pelanggan dan nyaris setiap hari parkir di situ, kok rasanya bagaimana gitu.

Begitu juga di parkiran area kantor yang non pelanggan, setiap hari mereka melihat wajah saya, pasti tahu kuda besi itu punya saya. Tapi, pengecekan identitas berupa STNK dan SIM/KTP terasa over protective. Ya, karena prosedur ikuti saja.

Kalau dipikir-pikir, kehilangan karcis parkir yang saya alami karena beberapa sebab. Pertama, karcis terselip di saku celana, baju, atau jaket. Saat dicari tidak ketemu. Lantaran tergesa-gesa, karcis yang berukuran kecil itu tidak ketemu, terselip diantara uang dan ruang saku yang ada. Kalau yang ini tergolong pelupa. Karena saat tiba di rumah dan membersihkan isi saku, eh ketemu tuh karcis. Ya sudahlah.

Kedua, karcis terjatuh saat mengambil uang di saku. Karcis yang ditaruh bersamaan dengan uang di saku celana, terjatuh saat proses pengambilan tadi.

Nah, solusinya adalah menaruh karcis di tempat yang mudah diingat, yakni di dompet. Sejak ditaruh di dompet pengalaman kehilangan karcis parkir sudah tidak ada lagi. Tentu saja kecuali kehilangan dompetnya sekaligus. Kalau yang ini repot, bukan cuma karcis parkir yang hilang mengingat di dompet tersimpan beragam kartu dan surat berharga. (edo rusyanto)

Iklan
2 Komentar leave one →
  1. 9 Juni 2014 09:03

    lho, eyang ahli hisap toh ? selipin lah di bungkus rokoknya, works for me 😀

    • 9 Juni 2014 11:10

      🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: