Lanjut ke konten

Naik Bus Sekolah Aja

9 Maret 2014

bus sekolah jakarta 2014

BEBERAPA siswa sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) turun dari bus berwarna kuning di kawasan Cililitan, Jakarta Timur, suatu siang. Ada sekitar enam siswa berseragam celana biru tua dan kemeja putih. Tampak senyum mengembang dan mereka asyik saling bergurau. Bus pun melanjutkan perjalanannya.

Pemandangan siswa yang memanfaatkan bus sekolah gratis dari pemerintah daerah DKI Jakarta memang tak semarak siswa yang menunggang sepeda motor. Boleh jadi karena memang armada bus sekolah jumlahnya belum memadai, dimana saat ini barangkali jumlahnya baru 80-an unit. Laman kompas.com pernah memberitakan, jumlah armada bakal ditambah sekitar 23 unit.

Bus warna kuning yang wira-wiri di Jakarta itu melayani setidaknya 15 rute di berbagai sudut kota Jakarta. Setiap hari, bus sekolah ini beroperasi mulai dari pukul 05.30-07.00 WIB, 11.00-14.30 WIB, 15.00-16.30, dan 17.00-18.30 WIB. Tiap harinya, jumlah penumpang yang terangkut mencapai 15.000 siswa.

Tentu saja jumlah armada itu belum sebanding dengan jumlah pelajar yang ada di Jakarta. Namun, kehadiran bus sekolah setidaknya memiliki dua fungsi penting, yakni menjadi alat transportasi siswa dan mengurangi kemacetan lalu lintas jalan.

Di bagian lain, kehadiran bus sekolah juga bisa mengurangi potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan yang memakan korban di kalangan anak di bawah umur. Selain itu, mencegah anak-anak di bawah umur untuk menjadi pelaku kecelakaan, yakni pihak yang memicu terjadinya kecelakaan di jalan.

Jakarta dan sekitarnya memiliki catatan keterlibatan anak-anak di bawah umur yang menjadi pelaku maupun korban kecelakaan. Pada 2012, kontribusi anak di bawah 10 tahun sebesar 3,70% sebagai korban kecelakaan. Setahun kemudian, justeru meningkat komposisinya menjadi 4,04%.

Sementara itu, anak-anak usia di bawah 15 tahun yang menjadi pelaku kecelakaan kontribusinya juga meningkat. Bila pada 2012 kontribusinya sebesar 1,59%, tahun 2013 justeru naik menjadi 1,71%.

Itu baru di wilayah Polda Metro Jaya yang mencakup Jakarta dan sekitarnya. Di tingkat nasional, seperti dikutip dari data Korlantas Polri, anak-anak usia di bawah 15 tahun yang menjadi korban kecelakaan kontribusinya sebesar 15,45% pada 2013. Masih tergolong tinggi, sekalipun jika dibandingkan 2012 angka itu melemah, mengingat setahun sebelumnya sebesar 29,09%.

Sementara itu, anak-anak di bawah 15 tahun yang menjadi pelaku kecelakaan kontribusinya justeru meningkat. Lihat saja, pada 2012, kontribusi rentang usia tersebut sebesar 5,12%. Tapi, pada 2013,kontribusinya menjadi sekitar 7,15%.

Sudah menjadi rahasia umum, anak-anak di bawah umur tersebut kini menjadi korban sistem masyarakat yang ada. Sistem yang ada tidak memungkinkan angkutan umum memobilisasi mereka secara masif maupun praktis menuju lokasi tujuan. Contohnya, dari rumah menuju sekolah, bisa jadi seorang anak harus berganti dua hingga tiga kali moda angkutan umum. Di bagian lain, jumlah waktu yang dibutuhkan dan biaya yang dikeluarkan angkanya lebih besar jika dibandingkan menggunakan angkutan pribadi, sepeda motor.

usia korban laka 2013 jakarta

Didorong oleh para orang tua yang permisif, anak-anak banyak yang memanfaatkan sepeda motor untuk angkutan ke sekolah. Ironisnya, sepeda motor tersebut dikendarai sendiri, bukan dengan memanfaatkan tukang ojek. Jadilah anak-anak menanggung risiko menjadi korban atau pelaku kecelakaan di jalan.

Karena itu, penyelenggara bus sekolah, yakni dinas perhubungan (dishub) perlu melakukan improvisasi untuk membuat bus sekolah menjadi mangkus dan sangkil. Dishub juga punya tantangan untuk membuat bus sekolah menjadi menarik untuk dimanfaatkan oleh anak-anak. Generasi muda menjadi harapan bangsa, jika mereka sudah diganggu oleh masalah kecelakaan di jalan, bukan mustahil generasi yang diharapkan bakal layu sebelum berkembang. (edo rusyanto)

2 Komentar leave one →
  1. 9 Maret 2014 23:48

    ayo sekolah..
    mengurangi angka kecelakaan bagi pelajar..
    🙂

    http://hulssay.com/2014/03/09/dua-trend-sepatu-ini-menurut-para-boys/

Trackbacks

  1. Naik Bus Sekolah Saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: