Lanjut ke konten

Ayo Setop Kecelakaan RPK

27 Januari 2014

PENGARUH siaran radio bisa berdampak luar biasa. Saat zaman pergerakan, siaran radio membakar semangat para pejuang. Di zaman setelahnya siaran radio memberi alternatif hiburan, jalinan komunikasi, hingga penyebarluasan informasi. Siaran radio merangsek ke theater of mind para pendengarnya.

Imajinasi para pendengar radio bisa mengembara ke ranah amat luas saat mendengarkan materi siaran. Misal, saat mendengar sandiwara radio, imajinasi sang pendengar bisa demikian luas menterjemahkan suara yang didengar. Saat sandiwara bernuansa kolosal dan mistis, imajinasi para pendengar dibawa ke alam supranatural.

Ketika mendengar lagu-lagu nostalgia, alam imajinasi mengembara ke masa-masa lampau. Masa-masa indah penuh kenangan. Bahkan, dalam kondisi kekinian, siaran radio menautkan pendengar yang satu dengan yang lain melalui pertukaran informasi. Peran radio membawa suasana hati pendengar ke situasi yang dilaporkan.

Dengan kekuatan siaran radio yang seperti itu, para pengelola Radio RPK 96,3 FM Jakarta menggelontorkan program ‘Ayo Setop Kecelakaan’. Sebuah program yang menyuguhkan fakta-fakta kecelakaan lalu lintas jalan yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya. “Kami juga menyampaikan fakta data yang ada tentang betapa mengenaskannya dampak kecelakaan saat merenggut sang korban,” ujar Humto Rikardo, sang produser dan penyiar Radio RPK FM, saat berbincang dengan saya di studio RPK FM di bilangan Jl Dewi Sartika, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Ya. satu lagi stasiun radio swasta yang mengulas secara berkala tentang kecelakaan lalu lintas jalan dan dinamikanya. ‘Ayo Setop Kecelakaan’ berdurasi satu jam setiap Jumat, pukul 10.00-11.00 Waktu Indonesia Bagian Barat (Wib). Materi yang diulas seputar fakta, data, tips, hingga polemik seputar kecelakaan yang berdimensi luas. “Program Ayo Setop Kecelakaan dimulai sejak 1 Januari 2014. Misi kami mendorong masyarakat agar lebih peduli soal keselamatan di jalan,” sergah Ricardo.

Para narasumber yang dihadirkan terkait dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia, pengamat, lembaga swadaya masyarakat, hingga para pengguna jalan. Lewat dialog interaktif, program ini bisa menopang penyebarluasan tentang pentingnya berlalu lintas jalan yang aman dan selamat. Para pendengar bisa berinteraksi, sekaligus berargumen, maupun menyampaikan fakta di lapangan. “Untuk para sopir Metro Mini dan angkuutan umum lainnya, jika ugal-ugalan di jalan, ketahuilah cepat atau lambat kalian akan menabrak pejalan kaki di trotoar,” lontar Bobby, salah seorang pendengar RPK FM di Ciracas, Jakarta Timur dalam suatu kesempatan saat saya siaran di stasiun radio tersebut.

Para pendengar yang umumnya warga Jakarta dan pendengar setia stasiun radio tersebut, cukup interaktif. Mereka melontarkan berbagai fakta dan pengalamannya terkait lalu lintas jalan.

Indonesia punya catatan kelam soal kecelakaan di jalan. Sepanjang 22 tahun terakhir, 1992-2013, Nusantara digerogoti 344 ribu lebih jiwa anak bangsa. Mereka meninggal dunia lantaran petaka di jalan raya. Belum lagi mereka yang harus menderita luka-luka yang jumlahnya mencapai lebih dari satu juta orang.

Di Jakarta, sejumlah stasiun radio swasta ada yang cukup aktif memberitakan seputar kasus kecelakaan. Ada yang mengemasnya dalam program khusus setelah mendapat sponsor dan ada yang menyelipkannya dalam siaran reguler. Bahkan, stasiun Radio Elshinta, Jakarta kerap kali mengulas masalah kecelakaan dan solusinya ketika terjadi kasus-kasus kecelakaan yang fenomenal.

Kehadiran siaran radio dalam memprogandakan pentingnya keselamatan jalan dibutuhkan oleh Indonesia. Seperti juga dengan materi media massa lainnya, seperti siaran televisi dan media cetak, maupun media online. Ayo, setop kecelakaan sekarang. (edo rusyanto)

2 Komentar leave one →
  1. 27 Januari 2014 01:41

    jadi inget waktu siaran di iRadio dan radio kayumanis dulu :mrgreen:

  2. 27 Januari 2014 06:47

    cara ampuh biar minim crash,semua motor & mobil diberi limiter speed.utk motor maksimal 30 kph & mobil 40 kph

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: