Lanjut ke konten

Hati-hati Ketemu Penyeberang yang Ragu-ragu

1 November 2013
rsa selamatkan pejalan kaki

rsa selamatkan pejalan kaki

SUASANA pagi itu menjadi hari yang sulit dilupakan oleh Badzian, kira-kira kita sebut saja begitu. Sebuah pagi yang cerah justeru mendadak berubah menjadi horor. Keputusan yang diambilnya saat bersepeda motor justeru berbuntut tidak menyenangkan.

Pria muda itu tak pernah membayangkan bahwa seorang pejalan kaki akhirnya menyeret dia sebagai pesakitan. Pagi itu laju si kuda besi yang ditungganginya berkisar 30-40 kilometer per jam (kpj). Dari jarak sekitar 20 meter, Badzian melihat ada pejalan kaki yang hendak menyeberang. Sontak dia mengurangi kecepatan, termasuk membunyikan klakson agar sang penyeberang jalan tadi tahu ada sepeda motor yang melintas.

Sang penyeberang tampak ragu-ragu. Gerak tubuhnya menunjukan seakan berhenti untuk tidak menyeberang. Keputusan pun diambil Badzian, dia melaju. Apa daya, situasi berubah, dalam jarak sekitar dua meter, sang pejalan kaki pun bergerak. Setang sepeda motor menyerempet sang pejalan kaki.

Kejadian selanjutnya bisa ditebak. Sang pejalan kaki terjatuh. Terluka di kepala yang cukup serius. Badzian pun terjatuh bahkan tertindih si kuda besi.

Persoalan belum selesai. Keluarga korban yang hadir di lokasi kejadian, emosi. Mereka hendak menghakimi Badzian. Beruntung, sebagian warga yang lain menyelamatkan pria muda itu.

Sang pejalan kaki meninggal dunia. Dan Badzian pun menjadi tersangka. Setelah melewati proses pengadilan sekitar sepuluh bulan, Badzian pun divonis lima belas hari dan menjadi tahanan kota. Dia dijerat pasal 310 ayat (4) UU No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dianggap lalai sehingga menimbulkan kecelakaan yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

Kejadian dalam tulisan di atas saya cuplik dari peristiwa nyata.

Hargai Pejalan Kaki

Tak ada orang yang ingin celaka di jalan raya. Risiko selalu membayangi seluruh pengguna jalan, terutama para pengendara sepeda motor dan pejalan kaki. Pada 2012, keterlibatan sepeda motor mencapai sekitar 64% dari total kendaraan yang terlibat kecelakaan. Tahun itu, setiap hari 80-an jiwa tewas sia-sia di jalan raya.

Petaka yang dihadapi Badzian memiliki hikmah luar biasa bagi kita para pesepeda motor. Kewaspadaan saat berkendara menjadi mutlak. Konsentrasi penuh guna mengantisipasi situasi yang ada termasuk munculnya obyek bergerak secara tiba-tiba. Konsentrasi yang maksimal bisa mencegah kekeliruan dalam membuat keputusan. Keliru sedikit, bisa fatal akibatnya.

Undang Undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mewajibkan seluruh para pengendara untuk selalu berkonsentrasi. Ada sanksi pidana dan denda bagi para pelanggar aturan ini, yaitu denda maksimal Rp 750 ribu atau penjara maksimal tiga bulan.

Nah, terkait pejalan kaki. Para pengendara kendaraan bermotor wajib memprioritaskan para pejalan kaki. Ketika melihat pejalan kaki yang hendak menyeberang mesti memberi kesempatan kepada mereka. Namun, sang pejalan kaki pun harus menyeberang di tempatnya, seperti zebra cross. Jika tidak ada marka seperti itu, pejalan kaki juga diwajibkan menyeberang dengan aman dan selamat. Pejalan kaki wajib melihat situasi kelilingnya cukup aman saat hendak menyeberang. Hal itu dimulai dengan melihat kiri dan kanan jalan seiring arah laju kendaraan.

Langkah berkendara yang aman dan selamat, maupun berjalan kaki yang aman dan selamat, sebuah ikhtiar memperkecil risiko. Benar bahwa kecelakaan lalu lintas jalan bisa terjadi kapan dan dimanapun. Langkah yang bisa dilakukan para pengguna jalan adalah berikhtiar untuk mengurangi potensi kecelakaan maupun mengurangi tingkat fatalitas. (edo rusyanto)

9 Komentar leave one →
  1. 1 November 2013 00:15

    banyak terjadi
    dan terkadang ada penyebrang ya seakan meledek 😦

  2. 1 November 2013 00:55

    Ada kecenderungan siapa saja untuk tergesa-gesa mencapai tempat yang dituju. Hal ini patut dihargai. Tapi yang aneh, setelah sampai di tempat yang dituju, sikap tergesa-gesa tadi terkadang tidak nampak dalam pekerjaan. Di tempat kerja atau di rumah, orang yang tadinya tergesa-gesa tadi malahan terkesan malas-malasan. Dalam kasus di atas memang serba salah. Namun kecenderungan umum, pihak pengendara yag disalahkan. Padahal tidak selalu demikian. Semua paihak pasti punya andil terjadinya kecelakaan. Maka yang benar adalah semua orang mendisiplinkan diri ketika menggunakan jalan raya. Dan inilah yang perlu terus diperjuangkan, dikampanyekan. Terima kasih Mas Edo mengambil bagian dalam usaha itu. Salam

  3. 1 November 2013 01:43

    Reblogged this on Suetoclub's Blog.

  4. Aa Ikhwan permalink
    1 November 2013 07:05

    tul betul mbah..jadi sama2 ragu malahan πŸ˜€

  5. bangnengnong permalink
    1 November 2013 22:30

    klakson sama nge-beam..

  6. Basho permalink
    2 November 2013 00:05

    Saya sering ketemu tipe penyebrang jalan yg ragu2 kaya gini. Biasanya kalo ketemu yg kaya gitu, saya langsung nge-rem dan berenti, trus mempersilakan orang itu nyebrang. Mendingan begitu. Saya ngga mau kejadian 16 tahun yg lalu terulang….

  7. hillmyk permalink
    2 November 2013 16:15

    ia tuh bener jadi sama2 ragu kita.. mending diem dulu sih kalo saya, trus kasih kode tangan biar si penyebrang nyebrang duluan. πŸ˜€ yah meski kadang di klakson orang dr blakang ya gapapa lah dari pada nabrak orang πŸ˜€

    oh ia gan, jangan lupa kunjungi web saya ya πŸ™‚
    di : http://www.online.tokomainanshs.com
    disana ada berbagai mainan tiup, mainan anak, dan mainan renang, peralatan rumah sampai jas hujan πŸ˜€
    semuanya murah ada meriah

  8. 2 November 2013 21:01

    Sama seperti ibuibu yang bersepeda motor. Pelanpelan tapi di tengah, dikiri tapi reting kanan…. Bweeeehhhh… Kita salip ngomelngomel, gak sengaja kesrempet malah kita disalahin. Salut jg sih bagi mereka yg ingin mandiri nganterin anak, tapi berlaku spt orang yg baru bisa baik motor (plus seringnya gak helman) dan gak mau ngalah bikin pengendara lain terugikan.

    Owalah mbokdheeembokdhe…

  9. 3 November 2013 13:12

    biasanya yg menyeberang kaya gitu orang2 yg sudah tua atau kurang pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: