Lanjut ke konten

Di Situ Gunung Kopdar Pengicau Bertemu

27 Mei 2013

turing jkt situgunung

PERJALANAN melelahkan seperti sirna sekejap. Jalan berlubang, tanjakan, kelokan, hingga risiko dicium kendaraan berat, tiba-tiba raib saat menjejakan kaki di kawasan Situ Gunung, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat.

Suhu yang sejuk dan rimbunnya pepohonan hutan menjernihkan pikiran. Rombongan para anggota Kopdar Pengicau, yakni komunitas para pengguna jejaring sosial twitter, memasuki kawasan wisata tersebut menjelang jam makan siang, Sabtu (25/5/2013).

Delapan sepeda motor yang menjadi tunggangan 12 anggota Kopdar Pengicau dari Jakarta ke Sukabumi, diparkir secara rapih. Sebagian memilih beristirahat sambil menikmati kudapan pisang dan bakwan goreng. Sebagian lagi menyantap mie rebus dengan minuman teh dan kopi hangat.

Setelah rehat sekitar 30 menit, pilihan jatuh untuk hiking sekitar satu kilometer menuju danau Situ Gunung. Jalan berkerikil menanjak ditempuh nyaris tak terasa mengingat rimbunnya pepohonan di kiri kanan jalan. Sesekali berpapasan dengan para pengunjung yang lain. Sebagian dari mereka ada yang menunggang sepeda motor atau naik kendaraan roda empat.

logo kopdar pengicau 2013 pakai

Setiba di tepi danau yang terletak diketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut (dpl) itu, suasana kian syahdu. Kabut tipis menyelimuti danau yang memiliki luas sekitar 9 hektare tersebut. Airnya yang keperakan diterpa cahaya matahari berasal dari sungai Cimana Racun. Ada perahu yang bisa disewa untuk berkeliling danau. Ada pedagang cindera mata, serta makanan dan minuman ringan. Saat itu, tim Kopdar Pengicau tak sendirian, banyak pengunjung menikmati keindahan Situ Gunung, termasuk rombongan dari sekolah di Sukabumi.

situ gunung jalan kaki

Kopdar Pengicau yang terbentuk sejak akhir Desember 2012 itu, memilih Situ Gunung untuk berkumpul, mematangkan logo kelompok. Identitas kelompok dibuat oleh Dian, gadis yang sehari-hari bekerja selaku desain visual. “Logonya mencerminkan kicauan Kopdar Pengicau yang fokus pada keselamatan jalan,” ujar Gadis kelahiran Bandung itu.

Saya sempat tambahkan bahwa makna logo yang menggambarkan ‘panah dua arah’ sebagai komunikasi dua arah yang mencerahkan. “Juga bermakna substansi kicauan mengarahkan pada keselamatan jalan,” kata Dian.
Lalu, tulisan berwarna kuning menegaskan optimisme dan identitas kopdar pengicau. Gambar burung mengidentikan kelompok berbasis ranah twitterian. Sedangkan tulisan @kopdarpengicau adalah alamat akun Kopdar Pengicau.
“Rasanya lebih pas logo yang ada gambar burungnya,” ujar Nursal, salah seorang anggota Kopdar Pengicau.
Ya. Ada tiga pilihan logo yang dilontarkan Dian. Mayoritas akhirnya memilih logo yang ada gambar burung hantunya.

Jelang sore hari tim Kopdar Pengicau kembali ke villa yang sudah disewa Dest. Dua kamar di Villa Cemara yang berada persis di samping gerbang Situ Gunung, menjadi tempat istirahat yang nyaman. Kabut pun kian pekat. Bahkan, hujan turun membasahi bumi. Membuat suasana malam menjadi kian syahdu.

Kopdar Pengicau juga meluncurkan kampanye poster kelima dan keenam. Kali ini temanya seputar perilaku merampas hak pejalan kaki. Pesepeda motor melintas di trotoar dan melibas marka jalan.

situ gunung pedagang

Karakter Kopdar Pengicau adalah setiap bertemu di kopdar meluncurkan poster digital yang disebarluaskan via twitter. Poster-poster tersebut berisi pesan-pesan atau ajakan berkendara yang aman dan selamat.

Malam terus bergulir, usai santap malam nasi goreng buatan ibu penjaga vila, kami pun mengisi waktu sambil berdiskusi ringan. Mulai soal keselamatan jalan hingga pertandingan sepak bola. Situ Gunung menjadi saksi diluncurkannya logo Kopdar Pengicau. (edo rusyanto)

3 Komentar leave one →
  1. 27 Mei 2013 21:28

    ngicau dulu 😀

Trackbacks

  1. Di Situ Gunung Kopdar Pengicau Bertemu | Ucupr

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: