Lanjut ke konten

Tiap Minggu, Biaya Bensin Motor Rp 20 Ribu

24 Mei 2013

parkiran motor 2013

SEPEDA motor menjadi alternatif transportasi. Banyak orang memanfaatkannya untuk mengais rezeki. Berangkat dari rumah ke tempat kerja atau ke tempat usaha. Salah satu dari jutaan orang di Jakarta adalah Mas To, kita sebut saja begitu.

Tiap hari dia berangkat dari rumah ke tempat berjualan. Jarak tempuh tak lebih dari 10 kilometer (km). Sepeda motor jenis bebek dengan setia menemani aktifitas Mas To.

“Ini motor operasional. Dipinjami oleh bos. Saya juga dikasih uang bensin Rp 20 ribu tiap minggu,” kata dia saat berbincang dengan saya di Jakarta, Jumat (24/5/2013) siang.

Dia mengaku, uang bensin Rp 20 ribu sudah amat cukup untuk menggelindingkan si roda dua dari rumah ke tempat berdagang. “Kecuali kalau hari libur motornya dipakai buat jalan-jalan, baru deh uang bensin tadi gak cukup,” seluruh Mas To sambil tersenyum.

Sehari-hari dia bersama temannya berdagang makanan dan minuman ringan di kantin salah satu perkantoran. Ada roti bakar, kopi, susu, hingga mie rebus dan bubur kacang hijau. “Kalau lagi sepi, kami dapat Rp 700 ribu sehari, tapi kalau lagi ramai bisa Rp 1 juta lebih,” kata pria muda itu.

Uang berdagang disetor ke bos. Tiap bulan Mas To dan temannya mendapat upah Rp 1,2 juta. Maklum, makan dan minum mendapat gratis dari tempatnya berdagang.

Kembali soal sepeda motor. Mas To mengaku cukup terbantu dengan kehadiran si kuda besi itu. Apalagi, katanya, di parkiran perkantoran tempat dia berdagang, dia bisa parkir gratis. “Tapi, mulai bulan Juni saya mesti ikut berlangganan, bayarnya Rp 50 ribu per bulan,” kata pria yang sudah berdagang hampir tiga tahun itu.

Bagi Mas To, sepeda motor membantunya untuk berdagang. Uang bensin Rp 20 ribu per minggu sudah lebih dari cukup. “Coba kalau naik bus, saya mesti keluar biaya Rp 7.000 per hari,” kata dia. Ok deh mas. (edo rusyanto)

3 Komentar leave one →
  1. 24 Mei 2013 16:26

    wah kalau aku aktipitas jalan kaki 😀 kalau mudik, pp baru deh kerasa 30 rebu
    kalau ngebis 60 rebu pp 😀

  2. 24 Mei 2013 17:41

    Mantap bebek lover emang irit garut subang pp cuman abis 10000aja

  3. mamase permalink
    31 Mei 2013 13:13

    Pengalaman dulu kosan-kantor deket.. total jarak klo PP sekitar 13 KM (berangkat 5 KM, pulang 8KM soalnya muter), motor bebek.. Bensin subsidi Rp 10rb bisa buat seminggu..

    Klo naek metro mini? sekali naek Rp 2rb.. PP= 4rb/hari.. dikali 20 hari kerja..
    itung sendiri yak.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: