Lanjut ke konten

Begini ‘Jeroan’ Pasar Motor Triwulan Pertama 2013

13 April 2013

PASAR sepeda motor Indonesia masih molek. Buktinya, tiap jam masih menggelontor 900-an unit sepanjang tiga bulan pertama 2013. Angka itu naik tipis sekitar 1,06% dibandingkan periode sama 2012. Lalu, segmen mana yang paling getol naik setiap tahun?

Ya. Segmen sepeda motor sport. Dari tiga segmen yang dibesut anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi), yakni sport, skutik, dan bebek, segmen sport tergolong yang tak pernah berhenti naik. Setidaknya, jika kita melihat data triwulan pertama sepanjang 2011-2013.

Raihan segmen sport hanya bisa diimbangi oleh skutik. Walau, dalam rentang tiga tahun terakhir, skutik sempat melorot pada 2012. Nasib skutik masih lebih bagus, coba tengok di segmen bebek, dalam tiga tahun terakhir, volume penjualannya terus melorot. Bahkan, per akhir Maret 2013, anjlok hingga 31,58% menjadi hanya 487 ribuan unit. Sebuah kondisi yang nyaris tak pernah terjadi sebelum era tahun 2011.

Mari kita longok jeroan pasar motor di dalam negeri sepanjang triwulan pertama 2013.

Segmen Sport

Tiap hari, sekitar 2.791 motor sport menggerojok pasar domestik. Jangan kaget, angka itu melonjak sekitar 38,23% jika dibandingkan dengan triwulan pertama 2012. Dalam rentang tiga tahun terakhir, angka ini merupakan yang tertinggi.

Tampaknya pasar dalam negeri kian menyukai sepeda motor sport. Apalagi, para produsen anggota Aisi juga rajin menggelontorkan varian anyar. Setidaknya, saat ini ada sekitar 42 varian. Semakin banyak alternatif bagi calon konsumen.

Di segmen sport, Yamaha masih menjadi raja yang sulit ditandingi oleh para pesaing-pesaingnya. Per akhir Maret 2013, motor sport Yamaha menguasai sekitar 53,37%. Angka itu memang lebih rendah jika dibandingkan dengan periode sama 2012.

Honda-lah yang mampu ‘mencuri’ market share tersebut. Lihat saja, jika per akhir Maret 2012 sekitar 26,07%, kini menjadi 33,75%. Sementara itu, pemain nomor tiga terbesar, yakni Suzuki, justeru merosot dari 15,97% menjadi 12,02%.

Secara keseluruhan, segmen motor sport kini meningkat menjadi sekitar 12,74%, dari 9,32% per akhir Maret 2012. Data Aisi memperlihatkan, sepanjang tiga bulan pertama 2013, total motor sport yang masuk pasar sekitar 251 ribuan unit.

Segmen Skutik

Motor skutik menjadi segmen terbesar dari tiga jenis yang ada di Indonesia. Per akhir Maret 2013, market share motor skutik mencapai sekitar 62,54%. Raihan tersebut melejit dari 54,16% pada akhir Maret 2012.

Praktis, jumlah unit yang masuk pasar setiap harinya juga lebih besar jika dibandingkan segmen motor sport. Sepanjang tiga bulan pertama 2013, rata-rata per hari mencapai sekitar 13.600-an motor.

Honda masih sulit terbendung. Dalam rentang tiga tahun terakhir, penguasaan pangsa pasar Honda terus membubung. Coba lihat, per akhir Maret 2011 sebesar 59,69%. Namun, setahun kemudian melejit menjadi 61,53% dan kini melonjak menjadi 70,68%. Saat itu, Honda melego sekitar 9.679 motor skutik per hari. Dahsyat kan?

Bagaimana dengan Yamaha? Tampaknya memang harus ekstra keras untuk meraih kembali mahkota di segmen skutik. Terbukti, untuk periode tiga bulan pertama 2013, pangsa pasar Yamaha justeru anjlok, yakni dari 34,02% menjadi 27,48%. Maklum, dari segi volume pun, Yamaha membukukan penurunan yakni sekitar 5,74%. Rerata, Yamaha melego sekitar 3.763 unit per hari.

Nasib Yamaha masih lebih bagus. Suzuki sebagai pemain nomor tiga terbesar, menorehkan penurunan amat drastis. Dari segi volume, anjlok 51,66% menjadi hanya sekitar 22 ribuan unit. Sedangkan dari segi pangsa pasar kian terseok-seok menjadi 1,85% dari semula 4,45%.

Segmen Bebek

Inilah segmen yang kian melorot pangsa pasarnya. Bayangkan, jika pada akhir Maret 2012 masih sekitar 36,52%, kini hanya tinggal 24,72%. Jangan-jangan, pada suatu ketika bisa menyamai market share segmen motor sport.

Belum ada riset sahih yang memastikan peralihan dari kegemaran memakai jenis bebek ke jenis skutik. Sekadar menduga-duga, barangkali peralihan terjadi karena skutik dianggap lebih praktis ketimbang bebek. Pada kondisi lalu lintas jalan yang padat merayap, kepraktisan skutik bisa membuat pemotor lebih sedikit nyaman ketimbang bebek yang harus memakai oper gigi.

Nah, di segmen bebek, dari segi volume penurunannya menyentuh angka sekitar 31,58% menjadi sekitar 487 ribuan unit. Sebuah penurunan yang cukup dalam.

Tiga pemain utama segmen bebek, yakni Honda, Yamaha, dan Suzuki harus mencatat penurunan pada akhir Maret 2013. Yamaha mencatat penurunan paling dalam, yakni sekitar 40,26%. Dampaknya, market share Yamaha juga ikutan melorot, yakni dari 35,33% menjadi 30,84%.

Sebaliknya, sekalipun Honda anjlok hingga 30,69%, pangsa pasarnya justeru masih anteng-anteng saja. Bahkan, naik tipis dari 51,56% menjadi 52,23%. Begitu juga dengan Suzuki. Sekalipun menorehkan penurunan sekitar 11,04%, pangsa pasarnya malah membaik menjadi 15,96%. Padahal, per akhir Maret 2012 masih sekitar 12,27%. (edo rusyanto)

6 Komentar leave one →
  1. 13 April 2013 11:23

    makin ancur bebeknya

  2. blitz-r permalink
    13 April 2013 15:29

    byuh 70% :s

  3. gjoe permalink
    13 April 2013 21:04

    makasih mbah datanya….
    sepertinya nantinya pasar bebek akan punah mbah…

  4. 15 April 2013 11:40

    Benar kata orang tua, “motor ya Honda”. Yamaha itu Gitar.

  5. Gowess permalink
    16 April 2013 06:29

    Yamaha semakin jauh ketinggalan dan semakin ditinggal oleh Konsumen …

  6. 17 April 2013 17:58

    Mohon ijin Eyang Edo
    Pinjam data dan minta gambar²nya…

    Trima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: