Lanjut ke konten

Pembatasan Kendaraan

13 Maret 2013
kebayoran baru 20121204 01434

kebayoran baru 20121204 01434

NEGARA kita menganut pembatasan kendaraan. Tiga jenis kendaraan yang diatur pergerakannya adalah kendaraan penumpang atau pribadi, kendaraan angkutan, dan sepeda motor.

Nah, selaku pemotor, saya mencoba mencaritahu, sejauhmana pergerakan saya bakal dibatasi. Maklum, selama transportasi publik belum maksimal, sepeda motor masih menjadi favorit. Si kuda besi dianggap lebih mangkus dan sangkil.

Seingat saya, pembatasan sepeda motor tertuang di dalam Undang Undang (UU) No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pada pasal 133, ayat 2 point (c) disebutkanpembatasan lalu lintas sepeda motor pada koridor atau kawasan tertentu pada waktu dan jalan tertentu.

Aturan rincinya ada dalam peraturan pemerintah (PP) No 32/2011 tentang Manajemen dan Rekayasa, Analisis Dampak, Serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas yang terbit pada 21 Juni 2011. Aturan tersebut muncul sekitar dua tahun setelah UU No 22/2009 diterbitkan.

Dalam pasal 60, PP 32/2011dijelaskan bahwa untuk memenuhi kebutuhan manajemen lalu lintas maka bisa dilakukan pembatasan lalu lintas sepeda motor pada koridor atau kawasan tertentu pada waktu dan jalan tertentu.

Pada pasal 70 disebutkan; (1) Pembatasan lalu lintas sepeda motor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60 ayat (2) huruf c dapat dilakukan apabila pada jalan, kawasan, atau koridor. Tapi ada syaratnya, paling sedikit adalah memiliki perbandingan volume lalu lintas kendaraan bermotor dengan kapasitas jalan pada salah satu jalur jalan sama dengan atau lebih besar dari 0,5 (nol koma lima). Lalu, telah tersedia jaringan dan pelayanan angkutan umum dalam trayek yang memenuhi standar pelayanan minimal pada jalan, kawasan, atau koridor yang bersangkutan.

Lalu, pada ayat (2) Pemberlakuan pembatasan lalu lintas selain memenuhi kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memperhatikan kualitas lingkungan.

Sedangkan di pasal 71 diuraikan bahwa pembatasan lalu lintas sepeda motor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70 ayat (1) dilakukan dengan cara melarang sepeda motor untuk melalui lajur atau jalur pada jalan tertentu.

Sementara itu, pembatasan pergerakan mobil penumpang juga diatur dalam PP 32/2011. Dalam pasal 65 ayat satu disebutkan bahwa pembatasan lalu lintas kendaraan perseorangan harus memenuhi beberapa criteria. Pertama memiliki perbandingan volume lalu lintas kendaraan bermotor dengan kapasitas jalan pada salah satu jalur jalan sama dengan atau lebih besar dari 0,7 (nol koma tujuh). Kedua, hanya dapat dilalui kendaraan dengan kecepatan rata-rata pada jam puncak kurang dari 30 (tiga puluh) km/jam. Ketiga tersedia jaringan dan pelayanan angkutan umum dalam trayek yang memenuhi standar pelayanan minimal pada jalan, kawasan, atau koridor yang bersangkutan.

Selain itu, pemberlakuan pembatasan lalu lintas selain memenuhi kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memperhatikan kualitas lingkungan.

Untuk bentuk pembatasan lalu lintasnya berdasarkan jumlah penumpang dan/atau berdasarkan tanda nomor kendaraan bermotor. Nah, tampaknya aturan pelat nomor ganjil genap merujuk pada aturan yang ini. Praktis dengan demikian aturan berdasarkan tanda nomor kendaraan tidak mencakup untuk si kuda besi. (edo rusyanto)

3 Komentar leave one →
  1. 13 Maret 2013 18:23

    tuk jngka pndek aturan2 smcm ini msh bs dfungsikan, bwt jngk pnjng mmng perlu pmbnehan sistem transportasi mnyeluruh.

  2. 13 Maret 2013 20:41

    Mangkus dan sangkil?
    Efektif dan efisien aja daaah..

    Salam acang.. :mrgreen:

  3. 15 Maret 2013 13:25

    ya harus diawasi aja.,peraturannya..moga bisa mengurai kemacetan

    [share] siapa yang merasa paling kaya disini ?
    http://temonsoejadi.com/2013/03/14/seberapa-kaya-dirimu/

    terima kasih

Tinggalkan Balasan ke kasamago Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: