Lanjut ke konten

Keterlibatan Bus Melonjak

28 Februari 2013

laka bus ciloto
foto:istimewa

RASANYA masih segar di ingatan kita akan kasus kecelakaan lalu lintas jalan di Bangbayang, Cianjur. Kecelakaan truk tronton pada Sabtu (23/2/2013), sekira pkl 06.15 WIB, menewaskan 16 orang dan melukai 11 lainnya.

Tiba-tiba, kita dikejutkan oleh kecelakaan bus Pariwisata Mustika Mega Utama yang menabrak tebing di kawasan Ciloto di dekat Restoran Bumi Aki, Cianjur, Jawa Barat. Kecelakaan yang diduga terkait rem blong itu, menewaskan 17 jiwa dan mencederai belasan lainnya.

Kecelakaan Ciloto terjadi saat bus meluncur dari arah Bogor menuju Cianjur. Saat melintas di jalan menurun, bus lepas kendali. Dugaan sementara, bus kelebihan penumpang yakni sekitar 67 orang dewasa dan belasan anak-anak. Selain itu, kondisi rem bus juga diduga bermasalah. Kecelakaan Ciloto menyadarkan kita semua betapa kecelakaan selalu membawa duka.

Kepedihan serupa dengan kasus kecelakaan truk tronton yang menyeruduk enam motor, dua angkot, dan rumah di Bangbayang. Kecelakaan terjadi di Jl Raya Cianjur-Sukabumi, Desa Bangbayang, Warungkondang, Cianjur. Akibatnya, 16 orang tewas, tujuh luka berat, dan empat luka ringan. Truk tronton diduga mengalami rem blong. Seorang saksi mata melihat truk itu berjalan tak menentu di turunan. Melaju kencang dan akhir berhenti menabrak pagar rumah, terguling.

Kecelakaan maut di Cianjur itu, bukan satu-satunya. Banyak kecelakaan yang diduga akibat rem yang bermasalah. Barangkali belum lepas dari ingatan kita, setahun lalu, 10 Februari 2012, bus PO Karunia Bakti diduga remnya blong menabrak sekitar 12 kendaraan, termasuk warung di pinggir Jl Cisarua, Bogor, Jawa Barat. akibat bus maut itu, 14 orang tewas, 10 luka berat, dan 36 luka ringan.

Keterlibatan bus dalam kecelakaan lalu lintas jalan di Indonesia cukup memprihatinkan. Terlebih, jumlah penumpang yang diangkut cukup banyak.

kendaraan laka 2012

Pada 2012, keterlibatan bus dalam kecelakaan lalu lintas jalan mencapai 4,84%. Angka itu setara dengan sekitar 23 bus per hari.

Oh ya, jika dibandingkan keterlibatan bus dalam kecelakaan bus 2011, melonjak sekitar 59%. Pada 2011, jumlah bus yang terlibat kecelakaan rata-rata sekitar 14 unit per hari.

Data Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) itu, mencuat dalam pertemuan dengan para pemimpin perusahaan asuransi di Jakarta, Selasa (19/2/2013).

Tampaknya, peran pemerintah selaku penanggung jawab keselamatan jalan harus lebih serius lagi. Lewat perpanjangan tangannya, dinas perhubungan, pemerintah harus mendorong perusahaan angkutan lebih ketat dalam mengimplementasikan manajemen keselamatan jalan. Mulai dari pemeriksaan dan perawatan kendaraan secara berkala hingga pengelolaan sumber daya manusia nya.

Kita sudah cukup menderita dengan tewasnya ratusan ribu jiwa sejak 1992. Anak negeri yang tewas akibat kecelakaan juga menghilangkan produktifitas. Haruskah para pemangku kepentingan berpangku tangan? (edo rusyanto)

3 Komentar leave one →
  1. 28 Februari 2013 01:05

    hal besar selalu dimulai dari yg dianggap sepele dan ringan, kepakeman rem sudah dianggap seolah hanya angin lalu… Yuk periksa kepakeman rem kita

  2. fadeln250r permalink
    28 Februari 2013 05:31

    jelas berkaitan erat dengan permasalahan uji kelayakan kendaraan angkutan umum, dimana keterlibatan dinas perhubungan tidak bisa dilepaskan. lha wong utk mendapatkan secarik kertas laik jalan tidak perlu menghadirkan kendaraan yang diuji. selama korupsi masih mendapat tempat dinegara ini, maka selama itu pula nyawa masih akan terenggut sia sia. . . . .

  3. 2 Maret 2013 00:11

    Reblogged this on Suetoclub's Blog.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: