Lanjut ke konten

Puluhan Kecelakaan Tiap Hari Terkait Rem

25 Februari 2013

sebuah-truk-pengangkut-oli-diduga-mengalami-rem-blong-_130223130521-667
foto:istimewa

PULUHAN kasus kecelakaan lalu lintas jalan terjadi tiap hari akibat masalah rem.
Buntutnya, jumlah anak negeri yang bergelimpangan di jalan raya pun terus bertambah.

Paling anyar adalah kasus kecelakaan truk tronton yang menyeruduk enam motor, dua angkot, dan rumah. Kecelakaan terjadi di Jl Raya Cianjur-Sukabumi, Desa Bangbayang, Warungkondang, Cianjur, pkl 06.15 WIB, Sabtu (23/2/2013). Akibatnya, 16 orang tewas, tujuh luka berat, dan empat luka ringan. Truk tronton diduga mengalami rem blong. Seorang saksi mata melihat truk itu berjalan tak menentu di turunan. Melaju kencang dan akhir berhenti menabrak pagar rumah, terguling.

Kecelakaan maut di Cianjur, Jawa Barat itu, bukan satu-satunya. Banyak kecelakaan yang diduga akibat rem yang bermasalah. Barangkali belum lepas dari ingatan kita, setahun lalu, 10 Februari 2012, bus PO Karunia Bakti diduga remnya blong menabrak sekitar 12 kendaraan, termasuk warung di pinggir Jl Cisarua, Bogor, Jawa Barat. akibat bus maut itu, 14 orang tewas, 10 luka berat, dan 36 luka ringan.

Rem memegang andil penting bagi kendaraan. Mengendarai mobil atau sepeda motor tak melulu narik gas. Kendaraan mesti sewaktu-waktu dikurangi kecepatannya agar tidak terjadi benturan. Disitulah rem ambil peranan.

Pada 2011, menurut data Korps Lalu Lintas Mabes Polri, faktor kendaraan merupakan pemicu kecelakaan ketiga terbesar. Kontribusi faktor ini mencapai sekitar 14,05%. Angka itu setara dengan 17.898 kasus alias 49 kasus per hari.

Pada 2011, setiap hari ada sekitar 300 kasus kecelakaan yang menyebabkan 89 orang tewas dan 398 orang luka-luka.

Ternyata, aspek rem kendaraan yang tak bagus menyumbang paling besar terhadap faktor kendaraan. Sumbangan aspek rem mencapai 59,03%. Ada 10.566 kasus kecelakaan yang dipicu oleh buruknya kondisi rem. Artinya, tiap hari ada 29 kasus kecelakaan gara-gara rem.

Karena itu, untuk menekan faktor kendaraan, periksa rem sebelum berkendara. Secara berkala, servis di bengkel. Sudah pasti menggunakan suku cadang yang berkualitas mumpuni. Maklum, rem amat vital bagi keselamatan pengendara. (edo rusyanto)

8 Komentar leave one →
  1. 25 Februari 2013 00:32

    edyaaaannnn, berkendara tanpa rem ibarat makan buah durian beserta kulitnya, berbahaya….

  2. 25 Februari 2013 01:53

    Patarmax

  3. Sponge Bob permalink
    25 Februari 2013 07:10

    mengenaskan…..

  4. 25 Februari 2013 08:21

    Ini semua gara2 masa uji berkala kendaraan yang gak bener… Cuma dianggap formalitas aja jadi gak bener2 di cek semua kelayakan mobil2, truk dan bus

    • 25 Februari 2013 09:19

      betul sekali, jika kecelakaan melibatkan bis dan truk itu adalah tanggung jawab dari kementerian perhubungan, dimana peran jembatan timbang dan syahbandar terminal??

  5. 25 Februari 2013 13:37

    terlalu pakem berbahaya, tidak pakem lbih bahaya lagi…begitlah simalakama..

    ijin nitip mas, [share] seberapa kuat doa ibu ?
    http://temonsoejadi.com/2013/02/25/tanpa-doa-ibu-seperti-tentara-tanpa-senjata/

    suwun.

  6. 2 Maret 2013 00:29

    Reblogged this on Suetoclub's Blog.

  7. 2 Maret 2013 00:32

    Reblogged this on Suetoclub's Blog.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: