Lanjut ke konten

KBSG Ajak Hargai Pejalan Kaki

31 Desember 2012

INILAH momentum paling menyejukan. Para pesepeda motor alias bikers mengajak seluruh pengguna jalan menghormati para pejalan kaki. Ajakan amat mulia.

"Ayo berhentinya di belakang garis setop, hargai pejalan kaki, demi keselamatan semua," ujar sist Ayank dengan suara lantang, di hadapan para pengguna jalan, Minggu (30/12/2012) siang.

Sist Ayank dan dua puluhan bikers terjun dalam ajang kampanye keselamatan jalan (road safety) dengan tema utama soal hak pejalan kaki. Dia berorasi mengajak pengguna jalan agar lebih peduli keselamatan. Di bagian lain, para bikers membagikan selebaran dan membentangkan spanduk yang berisi ajakan berlalu lintas jalan yang aman dan selamat.

"Ada 1.000 selebaran yang kami bagikan," kata bro Irwan, kooordinator lapangan aksi tersebut.

Kampanye yang digagas forum ‘Kulo Bikers Sanes Gangkster’ (KBSG) digelar di perempatan lampu merah Pangkalan Jati, Jakarta Timur. Perempatan di jalan Kalimalang itu, amat padat oleh aneka kendaraan. Perempatan itu pertemuan kendaraan dari arah Jakarta menuju Bekasi dan Pondok Gede, atau sebaliknya. Kepadatan kian memuncak ketika hari kerja, terutama di pagi dan sore hari.

Bagi saya, inisiatif KBSG kali ini layak diapresiasi. Dalam aksi yang berlangsung sekitar dua jam sejak pukul 13.00 WIB, mereka berupaya mengingatkan para pengguna jalan. Dengan susah payah, dengan tenaga, dan semangat, mereka berbagi. Tanpa pamrih.

Di tengah banyak komunitas atau kelompok masyarakat menikmati liburan akhir tahun, KBSG dan sejumlah anggota kelompok motor ini justeru berbeda. Mereka rela menyisihkan waktu untuk mengingatkan para pengguna jalan atas keberadaan pejalan kaki suatu tindakan mulia. Luar biasa.

Sebagai salah satu apresiasi, saya membagi buku ‘Hiruk Pikuk Bersepeda Motor’ kepada forum KBSG yang diwakili bro Irwan.

Kita tahu, pada tahun 2010 saja, rata-rata per hari ada 18 pejalan kaki yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas jalan di Indonesia. Pada 2010, tiap hari ada 80-an anak negeri yang bergelimpangan di jalan raya. Totalnya, 31.234 jiwa yang tewas akibat kecelakaan.

Oh ya, dari catatan KBSG mereka yang ikut aksi kali ini meliputi HRC DKI Jakarta, HROC Bekasi, DEREC, Pulsarian Kaliber, PBC, HOSBEC Brebes, Benny Baracus, dan Ato Suprapto (Koboys). Selain itu, CARES Salatiga,Mami Merry(Pulsarian), HMPC Cikarang, HOBIT,Pulsarian Bekasi, IBS Bekasi,Fiyan(Gunadarma),HSRC,One Street Brothers,HSC, dan Road Safety Association (RSA).

"Terimakasih diajak aksi kali ini. Saya jadi terbuka wawasan dan akan menularkan kepada teman-teman di Cikarang," ujar bro Sinyo, dari HMPC Cikarang. (edo rusyanto)

6 Komentar leave one →
  1. 31 Desember 2012 00:42

    Reblogged this on Suetoclub's Blog.

  2. 31 Desember 2012 02:33

    lanjut mbah..

  3. 31 Desember 2012 04:52

    Kreeeeeeeeeeen

  4. ahmed permalink
    31 Desember 2012 08:03

    Mantabzzz……
    Keep brotherhood n terus tebar virus safety riding

  5. nubi permalink
    31 Desember 2012 08:53

    Mantaappp..!
    Semoga saya juga bisa disiplin selalu berhenti di belakang garis setop. Demi keselamatan bersama

  6. 31 Desember 2012 14:14

    jd malu ga bisa ikut ambil bagian.. hiks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: