Lanjut ke konten

Amanah Mubes RSA 2012

26 Desember 2012

mubes rsa 2012 peserta

SEDIKIT orang yang saya kenal tertarik terhadap urusan keselamatan jalan (road safety). Orang yang saya maksud adalah mereka yang bukan karena pekerjaannya tapi mau bergumul mengingatkan orang lain soal bahaya kecelakaan lalu lintas jalan.

Indonesia punya catatan kelam soal yang satu ini. Tiap hari, 80-an jiwa melayang sia-sia akibat petaka jalan raya. Duka anak negeri itu, buah kegetiran sekitar 300-an kasus per hari yang terjadi pada 2011. Sebuah statistik memilukan di negeri yang dikenal berpenduduk murah senyum.

Segelintir orang yang saya kenal mau peduli terhadap nasib pengguna jalan, terhimpun dalam Road Safety Association (RSA). Kumpulan anak-anak muda berbasis di Jakarta itu, nyaris seperti tak kenal lelah untuk menyuarakan berkendara yang aman dan selamat.

Beragam cara dan kegiatan digulirkan sejak 2008. Kegiatan rutin yakni, kopi darat keliling (kopdarling) ke komunitas atau klub pengguna kendaraan menjadi akar RSA. Aktifitas lain juga dilakukan, seperti diskusi formal dan informal, aksi turun ke jalan, berkampanye di media massa dan jejaring sosial, hingga workshop di tingkat global.

Jejak Langkah

Sepengetahuan saya, RSA awalnya bernama Forum Safety Riding Jakarta (FSRJ) yang dirintis sejak September 2005. Sedikitnya 70 klub atau komunitas sepeda motor tercatat sebagai anggota forum tersebut. FSRJ tergolong eksklusif karena yang bisa menjadi anggota adalah hanya pengurus klub atau komunitas. Setiap kelompok sepeda motor dapat jatah wakil dua orang. Namun, belakangan terbuka bagi individu yang dianggap concern terhadap safety riding.

mubes rsa 2012_pemilu

Secara resmi FSRJ membentuk kepengurusan pada 15 Desember 2007. Keputusan pertemuan yang dihadiri perwakilan lebih dari 30 klub dan komunitas itu menetapkan kepemimpinan FSRJ secara kolektif yakni dalam bentuk dewan presidium. Struktur dewan presidium terdiri atas dua orang masing-masing wakil dari jenis sepeda motor sport, underbone, scooter, komunitas heterogen, dan satu orang perwakilan dari dewan pengarah.
Seiring perjalanan waktu, sejak 5 Januari 2008, FSRJ berganti jubah menjadi RSA. Organisasi ini memiliki visi menciptakan budaya tertib ber-lalu lintas yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Sementara itu, misi RSA mencakup; mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, memberikan pemahaman dan keterampilan berkendara yang aman serta nyaman kepada seluruh pengguna jalan, serta menjadi mitra bagi pihak berwenang, instansi terkait, dan pihak lain dalam merealisasikan visi organisasi.
Selain itu, sebagai penyedia informasi bagi masyarakat mengenai beberapa hal yakni data kecelakaan lalu lintas, jumlah pelanggaran berlalu lintas, sarana dan prasarana jalan, visualisasi perilaku berlalu lintas, dan peraturan berlalu lintas.
Pada 5 Februari 2009, digelar rapat penyusunan struktur RSA yang mengarah kepada lembaga swadaya masyarakat (LSM). Saat itulah ditunjuk Rio Octaviano sebagai ketua umum dan Eko Cahyo Wibowo sebagai sekretaris jenderal (sekjen).

Roda organisasi terus bergulir. RSA Indonesia pun akhirnya resmi terdaftar sebagai LSM dengan akte notaris Prihandaris S SH,Mkn dalam surat No. 03 tertanggal 21 November 2009.

Mubes 2012

Memasuki akhir 2012, RSA menggelar musyawarah besar (Mubes). Bertempat di Cablanca Room, Hotel Aston Rasuna, Jakarta Selatan, Mubes yang beragenda utama memilih ketua umum periode 2012-2014, digelar pada Minggu, 23 Desember 2012.
Hadir 15 pengurus RSA yang memiliki hak suara. Satu peserta izin pulang, yakni bro Ardy, sehingga sisa pemilik hak suara sebanyak 14 orang. Acara yang digelar sejak pukul 09.00 WIB itu, dimulai dengan masukan-masukan dari peserta rapat soal RSA, lalu membahas Laporan Kegiatan RSA, dan Laporan Keuangan RSA.
Setelah itu, rapat yang semula dipimpin oleh bro Irfan ‘Ipank’ Susanto, dilanjutkan oleh bro Syamsul Maarif untuk agenda pemilihan Ketua Umum RSA dan penetapan Ketua Umum RSA.

mubes rsa 2012_bersama

Para peserta Mubes RSA mengajukan nama calon yang hendak dipilih. Munculah lima nama, yakni bro Edo Rusyanto dengan enam suara, bro Rio Octaviano dan bro Ipank masing-masing tiga suara, serta bro Eko Cahyo dan bro Lucky masing-masing satu suara.
Dari kelima calon itu, para peserta Mubes RSA dipersilakan memilih. Hasilnya, bro Edo tujuh suara, bro Rio dan bro Ipank masing-masing tiga suara, bro Eko satu suara, dan bro Lucky nol suara.
Saya yang mendapat amanah selaku Ketua Umum dari peserta Mubes RSA memilih bro Lucky Junan Subiakto sebagai sekjen. Sedangkan bro Rio dan bro Eko terpilih menjadi Badan Pengawas RSA bersama bro Syamsul.
Sekitar pukul 16.00 WIB Mubes RSA pun rampung. Amanah yang diberikan Mubes RSA sudah di depan mata. Dalam tahap awal, saya bersama Sekjen 2012-2014 bakal menyusun struktur pengurus RSA 2012-2014 dan menunggu laporan lengkap pengurus periode sebelumnya. Semangat. (edo rusyanto)

13 Komentar leave one →
  1. 26 Desember 2012 01:10

    Semoga RSA tetap mengkampanyekan keselamatan jalan raya siapapun pengurusnya .. Salam safety

  2. ibrahim touring permalink
    26 Desember 2012 05:38

    kita akan terus berjuang bersama demi rakyat

  3. 26 Desember 2012 06:52

    selamat Pak Edo, semoga semakin bermanfaat RSA bagi masyarakat
    http://belitong.wordpress.com/2012/12/26/opini-unggul-disurvei-dan-trends-bagaimana-dijualan/

  4. 26 Desember 2012 09:32

    Congrats bro! ūüôā

  5. 26 Desember 2012 12:44

    keep good job eyang

  6. 26 Desember 2012 15:47

    siiipp mas endrik, salam.

  7. Haroem permalink
    27 Desember 2012 15:00

    Selamat eyang edo terpilih menjadi ketum.. semoga kedepannya RSA bisa lebih banyak lagi mengkampayekan keselamatan berkendara.. sukses terus

Trackbacks

  1. Sejarah Baru Pergerakan Road Safety | Edo Rusyanto's Traffic

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: