Lanjut ke konten

Oh, Bebek Terjun Bebas

20 November 2012

GILIRAN segmen sepeda motor bebek yang kena badai. Gak tanggung-tanggung, periode sepuluh bulan 2012, volume penjualan motor yang satu ini terjun bebas 35,56%. Tentu saja, jika dibandingkan periode sama 2011. Nasib bebek tragis.
Sebelum lebih jauh kita mengintip segmen yang satu ini, coba kita bandingkan nasib bebek dengan skutik dan sport. Segmen motor skutik masih positif, sekalipun tipis, yakni 0,95%. Sedangkan segmen motor sport justeru melonjak hingga 15,46%. Jangan-jangan, konsumen sudah berpaling ke skutik.
Pada Januari-Oktober 2012, volume penjualan sepeda motor bebek hanya sekitar 1,86 juta unit. Padahal, pada periode sama 2011, masih mengantongi sekitar 2,88 juta unit. Tahun 2012, menjadi penurunan paling dalam sepanjang lima tahun terakhir. Bahkan, sekalipun dibandingkan dengan penurunan pada 2009 yang diterpa oleh terjadinya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) premium pada 2008. Saat itu, volume penjualan bebek anjlok 27,43%.
Penurunan di segmen bebek terimbas oleh melemahnya penjualan sang pemimpin pasar (market leader), yakni Honda. Pemain nomor wahid di Indonesia itu, anjlok sekitar 36,25% per akhir Oktober 2012 dibandingkan Oktober 2011. Praktis, kalau rajanya turun, bakal menyeret penjualan secara keseluruhan.
Apalagi, pemain nomor duanya, yakni Yamaha juga melorot. Sepanjang sepuluh bulan 2012, Yamaha membukukan penurunan hingga 41,34% menjadi sekitar 628 ribuan unit. Oh ya, Honda juga melorot ke bawah satu juta unit, yakni menjadi sekitar 935 ribuan unit.
Seluruh anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi) yang bermain di segmen bebek, volume penjualannya anjlok. Jlok. Jlok. Mungkin karena keasyikan main di segmen skutik dan sport.

Oh ya, soal urusan market share, Honda masih jadi jagonya. Sekalipun turun tipis, Honda bercokol dinomor wahid dengan penguasaan pangsa pasar sekitar 50,27%. Posisinya ditempel Yamaha ditempat kedua, yakni 33,37%. Sedangkan Suzuki masih bertahan diposisi ketiga, yaitu 14,96%. Khusus soal Suzuki, di tengah melorotnya kedua raksasa di atasnya, market share Suzuki justeru melejit. Maklum, pada akhir Oktober 2011, market share Suzuki masih sekitar 11,04%.
Ngomong-ngomong, kontribusi segmen motor bebek terhadap total penjualan motor di pasar nasional terus melorot. Jika Januari-Oktober 2011, masih sekitar 41,70%, kini anjlok menjadi sekitar 30,82%. Siapa yang menikmati? Tak lain dan tak bukan, segmen motor skutik, yakni dari 50,23% menjadi 58,46%. Tapi, segmen sport juga ikut icip-icip loh, yaitu dari 8,07% menjadi 10,72%. (edo rusyanto)

12 Komentar leave one →
  1. intertop permalink
    20 November 2012 00:14

    Ini br wooouw

  2. most permalink
    20 November 2012 06:20

    Kawasaki mana mbah…penasaran…

  3. rusmanjay permalink
    20 November 2012 07:16

    masih setia sama bebek 😀

  4. Gowess permalink
    20 November 2012 07:45

    Wooowww Market Share Yahomo mulai dimakan Suzuki …

    • Himawan Ib0z permalink
      20 November 2012 14:32

      dan hondongo di makan buto ijo

  5. 20 November 2012 10:58

    lebih suka motor bebek.karna lebih irit

  6. Ubanan permalink
    21 November 2012 13:01

    si dyon pasti sakit hati kalo lihat grafik diatas, sudah di wanti wanti segmen skutik agar di jaga tapi malah mementingkan bebek.

  7. z1rider permalink
    21 November 2012 17:54

    Masing sayang bebek 🙂

  8. 22 November 2012 04:38

    I love bebek

  9. 27 November 2012 09:31

    hore

Trackbacks

  1. Sekarang jadi makin sering lihat motor Kawasaki Edge dijalan, yang sering saya lalui sehari-hari «
  2. Opini : Bebek semakin nyungsep, perubahan pardigma..?!? | Teras Belitong Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: