Lanjut ke konten

Ada-ada Saja

23 Oktober 2012

AGAK kaget juga membaca berita bus Trans Jakarta menabrak bus Trans Jakarta di dalam jalur busway. Kita semua tahu, busway adalah jalur khusus untuk Trans Jakarta. Lantas, jika tabrak belakang tersebut terjadi, adakah kelalain sang pengemudi?
Kecelakaan lalu lintas jalan bisa menimpa siapa saja. Indonesia mencatat, pada 2011, hampir sekitar 300-an kasus kecelakaan terjadi setiap hari. Korban tewas hampir mencapai 89 jiwa per hari. Duka anak negeri.
Kita disodori fakta pula bahwa mayoritas pemicu kecelakaan adalah faktor manusia. Lebih dari 50% pemicu kecelakaan adalah faktor manusia. Nah, dari unsur-unsur faktor tersebut, aspek yang paling menonjol adalah lengah dan tidak tertib.
Kalau melihat kasus bus Trans Jakarta di atas, rasanya ada unsur kelengahan juga kayaknya yah? Lengah kalau ada bus lain yang sedang berhenti di depannya. Tapi, bisa jadi bukan faktor kelengahan.
Situs berita vivanews.com menulis kejadian itu seperti ini.
VIVAnews – Dua bus Transjakarta mengalami kecelakaan di kawasan halte Salemba, Jakarta Pusat, Senin, 22 Oktober 2012. Satu kendaraan yang merupakan bus gandeng mengalami kerusakan yang cukup parah setelah menabrak kendaraan yang ada di depannya.
Bus Transjakarta jurusan PGC-Harmoni mengalami kerusakan pada bagian belakang kendaraan. Sementara bus Transjakarta gadeng jurusan Kampung Melayu-Ancol, rusak parah. Kaca depan bus pecah.
Tidak hanya itu, bemper pada bagian penutup mesin Transjakarta rusak. Kaca yang pecah masih terlihat di busway. Kedua kendaraan itu sudah diderek petugas.
Oh ya, hingga tersebut dipublikasikan pada Senin (22/10/2012), belum diketahui secara pasti penyebab tabrakan dua angkutan massal di koridor V tersebut. Dugaaan awal, salah satu kendaraan mengalami rem blong.
Bayangkan, kecelakaan masih terjadi di jalur yang dibuat khusus. Bagaimana dengan kita para pemotor yang berada di jalur aneka kendaraan. Lengah sedikit bisa berakibat fatal. Apalagi di tambah dengan rem yang tidak berfungsi baik. Terus waspada bro. (edo rusyanto)

4 Komentar leave one →
  1. 23 Oktober 2012 20:53

    Ini baru jakarta… sudah dibuatin jalur khusus masih saja tabrakan… kita mesti prihatin atau tertawa ya….?

    ūüôā Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

  2. iwan Galuh permalink
    24 Oktober 2012 00:51

    harusnya Jalurnya Seperti Monorail diatas Sendiri tanpa ada halangan or hambatan biar aman….. ada lagi yg parah nih, kalo di jalur jalan panjang permata hijau sering banget liat Busway Terabas Lampu Merah Sampe2 yg mau nyebrang (giliran ijo) di klaksonin panjaaaang bangeeettt….

  3. 24 Oktober 2012 08:04

    remnya blong tuh

  4. 24 Oktober 2012 16:16

    bisa jadi om, kreta yang ada jadual pastinya aja bisa tabrakan.. hehehe

    nitip om
    http://boerhunt.wordpress.com/2012/10/24/mencermati-gerakan-peduli-keselamatan-jalanberlalu-lintas/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: