Lanjut ke konten

Mengintip Pesona Uap Darajat

25 Agustus 2012

KAWASAN ini berbukit dengan pemandangan hijau memanjakan mata. Pesawahan dan tanaman sayuran membuat mata tak berkedip. Udaranya sejuk, mengelus wajah.
Hal yang membedakan kawasan ini dengan kebanyakan di pegunungan Garut, Jawa Barat adalah uap putih yang membubung ke langit. Uap dari perut bumi.
Itulah kawasan wisata Gunung Darajat, Garut. Kawasan yang dikenal dengan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Gunung Darajat, Garut yang ditangani PT Chevron Geothermal Indonesia. Tak heran jika di situ muncul wisata pemandian air panas dengan segudang pernak-perniknya yang menggoda wisatawan berseluncur, melompat, bahkan bermain air tumpah. Tentu, kolamnya berisi air hangat.
Tidak sulit menjangkau kawasan berudara sejuk tersebut. Dari arah kota Garut, menuju arah Cikajang. Saat tiba di pertigaan Bayongbong silakan belok kanan. Jalan agak tersendat sedikit karena memasuki kawasan pasar. Ada beberapa pasar yang akan dilintasi, seperti Pasar Cibodas, Bayongbong dan beberapa pasar kecil lainnya yang tumpah ke jalan raya mulus beraspal hitam.
Dari pertigaan Bayongbong jarak tempuh sekitar 20-an kilometer (km). Para wisatawan yang membawa kendaraan pribadi tinggal mengikuti jalan utama tersebut. Sedangkan bagi yang menggunakan angkutan umum harus memilih angkot berwarna kuning yang mengarah ke Pasirwangi. Selebihnya, bisa naik ojek sepeda motor.

Jalan aspal mulus, berkelok, dan menanjak kian terasa saat mendekati puncak Darajat. Tempat berdirinya wisata air. Jangan kaget jika hendak mencapai arena wisata bakal berpapasan dengan para pemotor warga setempat. Mereka memanfaatkan sepeda motor untuk alat transportasi untuk keperluan sehari-hari. Termasuk untuk mencari rumput bagi hewan ternak. Tak sedikit yang berkendara lebih dari dua orang. Bahkan, sangat sering kita melihat pemotor yang tidak memakai helm. Tampaknya, butuh sosialisasi soal keselamatan jalan lebih intensif nih di kawasan ini.
Saat saya berkunjung di kawasan tersebut, Agustus 2012, setidaknya ada tiga lokasi kolam pemandian air panas yang ditata cukup apik di kawasan perbukitan tersebut. Dua di antaranya adalah Puncak Darajat dua Awit Sinar Alam Darajat.
Hampir semuanya menyediakan aneka permainan air yang memikat. Bedanya, air kolam terasa hangat. Pengelola juga menyediakan kolam air panas untuk terapi.
Para pengunjung cukup merogoh kocek berkisar Rp 10-15 ribu per orang. Perbedaan tarif untuk membedakan pengunjung anak-anak dengan pengunjung dewasa. Tersedia kolam bagi anak-anak dengan beragam permainan seperti papan seluncur, air tumpah, hingga ban renang besar. Kolam air hangat dewasa juga ada.
Oh ya, tersedia juga beragam penginapan dan restoran untuk bergoyang lidah. Soal penginapan, tarifnya beragam, berkisar Rp 200 ribu hingga Rp 1 juta per malam. ”Untuk penginapan yang Rp 1 juta termasuk kolam hangat pribadi di kamar dan tempat tidur tambahan buat anak-anak,”ujar seorang penjaga area wisata Awit, saat berbincang dengan saya, Agustus 2012.

Bahkan, ada juga fasilitas outbound bagi penyuka kegiatan petualangan. Aneka permainan yang mengundang adrenalin dan membangun kebersamaan seperti flaying fox dan shaking bridge, menjadi daya tarik tersendiri. Bermain di tengah sejuknya udara pegunungan.
Nah, buat pengunjung yang kehabisan bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraannya, sepanjang pertigaan Bayongbong hingga Puncak Darajat, tersedia stasiun pompa bensin umum (SPBU) mini.

Saya sebut mini karena memang hanya tersedia satu atau dua pompa bensin. Bukan lazimnya SPBU yang menyediakan empat atau delapan mesin pompa. SPBU mini tersebut terletak di dekat pasar dan di depan rumah warga. Soal jenis BBM, sepenglihatan saya, ada yang menyediakan solar, premium, dan pertamax. Selamat berkunjung. (edo rusyanto)

12 Komentar leave one →
  1. 25 Agustus 2012 13:12

    spbunya unik, legal nggak tuh?
    btw, disinyalir bisa menikan derajad 😀

  2. gcm permalink
    25 Agustus 2012 15:37

    mampir sekalian ke kamojang…

  3. 25 Agustus 2012 17:49

    Eyang mampir ke tarogong kidul dulu tempat saya eyang…! Oh iya lupa ni sama eyang minalaidinwalfaidin mohom maaf lahir dan batin bila ada ucap kata yg tidak berkenan tolong di maafkan ya eyang

  4. 25 Agustus 2012 17:50

    Derajat emang mangtap dari pada sabda alam cipanas yg mahal mending ke derajat sekalian beli sayuran 😀

  5. 25 Agustus 2012 19:20

    Wow kerren ada pertamininya

  6. simonkosasih permalink
    25 Agustus 2012 22:45

    kolam pemandian air panas nya buka 24 jam?

  7. Nasihin BJ permalink
    26 Agustus 2012 04:01

    Baru Tau,,,,!! Klau Tau..Kemarina Balik Mudik,,,mampir,,,malah ke Sabda Alam….Kapan2….Isya Alloh,,,ah Tertarik

  8. 26 Agustus 2012 06:38

    niatan dah 2ahun yang lalu..tapi jauhnya..minta ampun..

  9. 28 Agustus 2012 15:03

    Sabda alam mahal di derajat murah terus suasana pemandangannya wow…….! Sangat mengasikan sekalian tes kekuatan motor seberapa besar kekuatanya di tanjakan :mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: