Sunday Riding ala Obiwan
MALAM baru saja berganti pagi. Hawa segar berhembus. Saya bergegas menuju titik kumpul, tempat janji ketemu bro Adhi. Waktu yang disepakati untuk bertemu, pukul 04.00 WIB alias Minggu (15/7/2012) dinihari.
Kami menyantap rute Cibubur, Jakarta Timur menuju Mesjid Attaun, Puncak, Bogor dengan penuh antusias. Sepanjang jalan masih banyak yang lengang. Kecepatan si kuda besi bisa dipacu hingga 83 kilometer per jam (kpj).
Ya. Minggu pagi, kami anggota Oto Blogger Indonesia (OBI) atau yang kerap disapa Obiwan, sepakat untuk menggelar Sunday Riding, Jakarta-Cipanas. Mesjid Attaun dipilih sebagai titik kumpul. “Sekaligus untuk sholat subuh,” ujar bro Adhi yang kondang disapa Alonrider.
Sunday Riding adalah sebutan untuk kegiatan bersepeda motor di hari Minggu. Dipilihnya hari itu karena umumnya Obiwan libur kerja sehingga bisa meluangkan waktu untuk anjangsana. Kali ini pilihannya ke kota sejuk, Cipanas.
Butuh waktu sekitar 75 menit untuk menempuh perjalanan sekitar 67 kilometer. Suasana Attaun cukup ramai oleh para pemotor dan pengunjung lainnya. Mereka menjalankan ibadah sholat subuh. Tak sedikit juga yang sekadar beristirahat atau menikmati minuman hangat seperti sekoteng. Saya dan bro Adhi serta bro Triyanto dan bro Azdi, tiba lebih awal. Oh ya, kami bertemu bro Triyanto dan bro Azdi mendekati kawasan Puncak.
Tak berapa lama tiba bro Jarwo dengan Pulsar 220-nya, serupa dengan tunggangan bro Triyanto. Setelah itu muncul bro Henry dan dibelakangnya hadir bro Benny. Keduanya menunggang Kawasaki Ninja 250 R. Tinggal bro Trihatmono yang belum kelihatan batang hidungnya.
Belakangan, pria yang akrab disapa Juragan Rondo itu, menyusul ke lokasi finish Sunday Riding, yakni Palace Hotel, Cipanas dengan menunggang motor skutik Suzuki Hayate. Palace Hotel persis disamping Istana Kepresidenan Cipanas, Jawa Barat.
Silaturahim dikalangan Obiwan memang bukan di Sunday Riding semata. Komunitas ini juga punya ajang diskusi berkala yang disebut Kombi. Diskusi yang mengundang pembicara dari luar komunitas OBI, juga dimanfaatkan untuk menautkan silaturahim.
Balik lagi soal Sunday Riding. Di Palace Hotel, Obiwan dijamu Wiwin Suyasa, general manager Palace Hotel, Cipanas. Sarapan pagi pun diselingi dengan obrolan ciamik dengan Wiwin. Sudah pasti seputar bisnis hotel yang ditanganinya. “Hotel ini sedang proses mengajukan kenaikan bintang menjadi bintang empat,” sergah Wiwin.
Ya. Hotel berkapasitas 186 kamar itu layak menyandang bintang empat. Selain jumlah kamar yang cukup banyak, juga terus dilengkapi fasilitas penunjang seperti pusat kebugaran dan spa. Uniknya, di hotel ini juga tersedia sembilan gerai untuk usaha kecil dan menengah (UKM). Para pengusaha UKM tidak dipungut bayaran, tapi bisa berdagang di hotel yang diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Industri Kretaif Mari Pangestu, pada November 2011 itu.
Udara sejuk membuat obrolan kami terus bergulir hingga waktu menunjukan pukul 11.00 WIB. Saatnya kembali ke Jakarta. Namun, sebelum kembali ke kota berpenduduk hampir 10 juta jiwa itu, kami sepakat santap siang di Bogor. Pilihannya, menu masakan khas Sunda atau Jawa Barat.
Kehadiran bro Saranto yang bergabung dalam rombongan kembali ke Jakarta, menambah perjalanan kian berwarna. Maklum, pria penyuka produk Piagio itu membawa tunggangan anyarnya berwarna merah menyala. Jadilah iring-iringan berisi Yamaha Vixion, Yamaha Scorpio Z, Pulsar, Ninja 250 R, dan Piagio.
Jelang makan siang kami memilih restoran di Jl Pangrango, Bogor sebagai tempat santap siang. Sempat sejumlah Obiwan terpisah dari rombongan. Walau akhirnya semua bisa bertemu kembali. Sambil santap siang, sambil menyambung pembicaraan yang terputus di Palace Hotel. Mulai dari soal keberadaan OBI, soal dunia blogger, hingga soal kuliner dan kehidupan lalu lintas jalan yang kian padat.
Santap siang yang maknyus akhirnya menutup perjalanan Sunday Riding kali ini. Semua bergegas kembali ke rumah masing-masing. Kecuali saya, harus masuk kerja, ngantor lagi, nguli lagi. Capek, tapi hati puas bisa menguatkan rajutan silaturahim dengan para Obiwan. (edo rusyanto)
Wah mantap. Masih menyempatkan waktu di tengah kesibukan. Minggu siang masuk kerja ? 🙄
http://z1riders.wordpress.com/2012/07/16/komparasi-jupiter-z1-vs-new-jupiter-z-115cc-vs-jupiter-z-110cc-lebih-sip-mana/
Ya. Minggu mesti masuk kerja. Agak berbeda yah?
Yup. Padahal yang lain pure refreshing 🙂
sip
Trims atensinya bro.
suegeeeer.. morning riding…
anginnya sepoi-sepoi di sekitar Puncak 🙂
Sensasinya beda kalo pagi-pagi, apalagi kalo selepas subuh..
Ketika suhu udara mencapai titik rendahnya wink:
seperti perjalanan saya waktu itu:
http://varput.wordpress.com/2012/03/15/ke-pantai-indrayanti-semacam-kuta-di-jogja-yuk/
betul banget, segarrrr rasanya.
Nahhh…. Lebih pas rasanya nyebut sunday riding ke puncak dibanding touring ke puncak… jarak gak seberapa kan… Yg penting kebersamaannya…
jarak tempuh sekitar 80 kiloanmeter, jkt-cipanas. trims atensinya bro.
apaan gue 160 km….hahahahaha
Jiahhhh 220 mah ampyunnn dah…
next touring ajak ane Eyang Edo, Minggu kemarin padahal free
Siappppp…trims atensinya.
Kapan- kapan bisa dong ikutan touring juga eyang
Boleh banget. Perjalanan santai aja kok.
pengen ikut nih mas..
penasaran saya..jalan2 santai bareng para blogger kawakan..hehe