Lanjut ke konten

Prihatin Petaka Jalan Raya

11 Juni 2012

SEBUAH berita di situs http://surabaya.detik.com membuat saya terpana. Dua siswa sekolah menengah pertama (SMP) tewas mengenaskan di jalan raya. Keduanya mengendarai sepeda motor.

Petaka di jalan raya seakan tak pernah henti. Hingga kini, negeri kita sudah kehilangan lebih dari 300 ribu jiwa akibat kecelakaan lalu lintas jalan. Ironisnya, usia muda menjadi kelompok yang paling banyak tertimpa petaka di jalan raya.
Dalam kasus kecelakaan yang menimpa dua siswa SMP tersebut, kalau kita baca beritanya, amat memprihatinkan. Ini kutipan berita tersebut.

Jumat, 08/06/2012 10:07 WIB
Kebut-kebutan, 2 Pelajar SMP Tewas Ditabrak Bus Rombongan Pengantin
Syaiful Kusmandani – detikSurabaya

Jember – Dua pelajar SMPN 2 Kencong tewas ditabrak bus pariwisata rombongan pengantin di jalur selatan Tanggul-Kencong. Pelajar kelas 2 itu kebut-kebutan di jalur yang dianggap sepi. Akibatnya pelajar yang ditabrak dari arah berlawanan itu terseret hingga 5 meter.

Motor korban juga hangus terbakar setelah terpercik api. Para korban tewas yakni Agus Budi Santoso (14) dan Ade Riko Romansyah (14) warga Desa Pondok Waluh Kecamatan Jombang, Jember.

Informasi yang dihimpun, sebelum kecelakaan terjadi, kedua siswa kebut kebutan di jalur lurus. Saat itu dari arah utara bus pariwisata bernopol KT 9697 A yang disopiri Sugeng warga Malang, melaju dengan kecepatan sedang.

“Entah kenapa tiba-tiba saja anak itu masuk ke marka bus yang sedang melaju dan akhirnya ditabrak,” kata seorang warga, Sudar kepada detiksurabaya.com, Jumat (8/6/2012).

Sementara dua siswa yang tewas di lokasi kejadian langsung dibawa ke Puskesmas Kencong, sebelum akhirnya dibawa keluarga ke rumah duka untuk dimakamkan.

“Mereka kebut kebutan dan berusaha mendahului temannya namun posisi motor terlalu ke tengah dan akhirnya ditabrak bus pariwisata dan terseret antara 4-5 meter,” tegas AKP Ma’ruf Kapolsek Kencong usai mendatangi lokasi kejadian.

Sedangkan sopir bus, Sugeng, langsung diamankan polisi. Menurut sugeng kedua siswa tersebut balapan dengan temannya,

“Saat menyalip mungkin motor korban tersenggol stir motor temannya, karena saat itu tiba tiba saja motor itu masuk ke posisi bus saya,” katanya.(fat/fat)

Direktur Keselamatan Transportasi Kementerian Perhubungan RI, Hotma Simanjuntak mengatakan, selain berdampak posisitf, penggunaan sepeda motor juga berdampak negatif yakni kecelakaan, kesemrawutan dan polusi udara.
Dia menyebutkan, pada 2010, sebanyak 40,48% korban kecelakaan yang meninggal dunia adalah kelompok usia muda, yakni 15-29 tahun. Tahun itu, total korban yang meninggal adalah 31.234 jiwa.
Anak-anak muda adalah penerus bangsa. Di pundak merekalah nasib bangsa disandarkan. Jika kelompok ini terancam oleh petaka di jalan raya, sudah semestinya semua pihak turun tangan. Tak semata pemerintah dan kepolisian, para orang tua punya andil yang cukup besar. Semaksimal mungkin mencegah putera dan puterinya terjebak dalam kecelakaan di jalan raya. (edo rusyanto)

15 Komentar leave one →
  1. 11 Juni 2012 00:08

    di wonogiri mahasiswi kelinda truk semen mbah 😦 berduka miris
    http://pertamax7.wordpress.com/2012/06/10/menerka-honda-tralis-headlmapnya-aja-bikin-geger/

  2. Aa Ikhwan permalink
    11 Juni 2012 00:08

    Innalilahi wa inna ilaihi roji’uun

  3. 11 Juni 2012 00:13

    Miris sekali pak edo. 😦
    Top Speed TVS Apache 160 RTR
    http://motoroda.wordpress.com/2012/06/10/review-top-speed-tvs-apache-160-rtr-review-cenat-cenut-2/

  4. 11 Juni 2012 00:33

    Reblogged this on Triyanto Banyumasan Blogs and commented:
    Mempriharinkan sekali. Padahal mereka adalah generasi calon penerus bangsa ini. Umur remaja memang cenderung labil dan mudah diprofokasi. Sering kalo malam minggu banyak ABG yang berkendara rombongan tanpa safety gears sama sekali. Ini salah satu potret remaja kita yang harus dibekalu keamanan berkendara sejak dini. Semoga menjadi perhatian dan pelajaran segenap pihak

  5. ikhwanalim permalink
    11 Juni 2012 02:07

    kejadian nyata yang pernah saya dengar, pak:

    anak pintar, setelah mendapat prestasi bagus di sekolahnya, diberi hadiah sepeda motor oleh orang tuanya. anak ini lalu mendapat kecelakaan di jalan raya, di usianya yang belum seharusnya boleh berkendara di jalan raya.

    sayangnya, anak ini akhirnya harus cacat seumur hiduo akibat kecelakaan tersebut.. 😦

    • 11 Juni 2012 07:31

      Tragedi jalan raya. Semestinya para ortu tak mudah beri hadiah dan mengizinkan anak di bawah umur mengendarai spd motor.

  6. 11 Juni 2012 10:14

    ijin menyimak dan nitip tulisan mas
    http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/06/11/arti-100-000-buat-saya/

    terima kasih

  7. yan setiana permalink
    11 Juni 2012 13:48

    ijin komentar ah..
    kalo di pabrik ada 3M : Man, Machine, Method
    yng perlu disimak adalah Man ada di posisi terdepan, yg berarti jg, Man Mempunyai andil yang sangat banyak terhadap kualitas product, yg saya mo sampaikan adalah sekian banyak kecelakaan, faktor utama ada pada orang yang mengendarainya… kesadaran akan bahaya yg mengancam dirinya dan orang lain akibat dirinya sangat kurang… maklum lah .. SIM aja nembak…hahaha…padahal kalo nonton di TV untuk mendapatkan SIM saja sangatlah sulit dengan rangkaian test yang harus dijalankan….yang kedua, untuk prihal usia muda yg banyak mengalami kecelakaan, tidak menutup mata bahwa orang tua ada andil salah, dimana mereka belum menanamkan tanggung jawab namun sudah memberikan “machine” yg berbahaya… semoga kita yg tidak termasuk orang tua yang tak bertanggung jawab

  8. Duwan permalink
    11 Juni 2012 16:39

    Tumben sudah sampai tanggal 11 Juni, belum ada data AISI untuk masing-masing pabrikan? Atau saya yang terlewat artikelnya pak Edo? Trims

  9. 11 Juni 2012 19:37

    turut berduka cita, mg dicarrikan sgera solusinya

  10. uungferi permalink
    11 Juni 2012 19:41

    sungguh memprihatinkan….. apa kabar eyang….?

    http://uungferi.com/2012/06/11/potret-perjalanan-becak-motor-di-medan/

  11. haroem permalink
    14 Juni 2012 11:41

    Menyedihkan.. Semoga ini bs jadi pelajaran untuk kita semua..

  12. 23 Juni 2013 14:29

    Itulah indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: