Lanjut ke konten

Janah Hantam Pintu Taksi

15 Mei 2012

WAJAH bro Eko agak pucat. Nafasnya sedikit tersengal. Dia duduk disamping kursi saya.
“Gue baru aja nolong orang tabrakan di depan kantor,” ceritanya, sambil menyelonjorkan kaki menghilangkan penat, Senin (14/5/2012) malam.
Tentu bukan pengalaman sembarangan untuk menolong korban kecelakaan lalu lintas jalan. Apalagi jika untuk kali pertama. “Kejadiannya, wanita pemotor tiba-tiba menabrak pintu taksi. Penumpang taksi membuka pintu sebelah kanan. Pemotor terjengkang,” urai bro Eko yang sehari-hari adalah pewarta foto.
Sang pemotor terluka. Termasuk di bagian kaki yang mengeluarkan darah. Motornya lecet-lecet dan dua kaca spionnya pecah. Saat kejadian banyak saksi mata yang geram. Hal itu mengingat sang penumpang taksi melarikan diri. Tak ada tindakan menolong sang korban.
“Mereka berlarian, sempat dikejar warga,” tambahnya. Kejadian sekitar pukul 21.00 WIB itu persis disamping gedung Patra Jasa, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan.
Lalu, jelas bro Eko, dia berbagi tugas dengan bro Vincent. Dirinya mengamankan sepeda motor Honda Revo milik korban ke parkiran kantor. Sedangkan bro Vincent membawa korban ke rumah sakit terdekat.
Benar saja, saat saya menuju parkiran kantor menemui sepeda motor sang korban. Kaca spionnya pecah. Bagian lain hanya lecet-lecet. Sekitar pukul 22.30 WIB datang seorang pria mendekati motor itu didampingi satpam kantor. “Saya Budi, kakanya Janah yang kecelakaan,” ujar pria itu saat berbincang dengan saya.
Dia berdua dengan sang ayah. Mereka sedang menuju rumah sakit yang satu arah dari lokasi parkiran motor. “Kami memastikan motornya aman, selanjutnya menuju rumah sakit di Jl Buncit Raya,” kata Agus, pria yang mengaku kakak sang korban.
Sang ayah sempat mengucapkan terimakasih kepada saya, sebelum kami berpisah. Kunci motor dan karcis parkir dititipkan bro Eko kepada bro Vincent yang mengantar ke rumah sakit.
Satu lagi pengalaman mengajarkan kepada kita para pemotor agar senantiasa waspada. Perilaku pengguna angkutan umum yang membuka pintu tak bisa diduga. Fokus dan konsentrasi dengan menebar pandangan sejauh mungkin keadaan di depan kita menjadi penting. Saya duga, Janah tak berkonsentrasi saat ada taksi berhenti dan sang penumpang membuka pintu bagian kanan.
Kesimpulan saya, Janah tak sepenuhnya keliru. Sang penumpang taksi yang turun dari sisi kanan mobil juga punya andil. (edo rusyanto) https://edorusyanto.wordpress.com

11 Komentar leave one →
  1. 15 Mei 2012 00:27

    hati hati

  2. 15 Mei 2012 05:27

    Eyang to ada kecelakan lagi ada pemotor yg nyerobot lampu merah satu tewas satu lagi keritis

    • 15 Mei 2012 08:08

      semoga gak banyak deh yg kayak gini bro revo… nyawa kok kayaknya gampang banget yah ilangnya

  3. Tukang Ngibul permalink
    15 Mei 2012 06:14

    skill membaca situasi seperti ini yg hrs di asah, terutama buat lady bikers

  4. Aa Ikhwan permalink
    15 Mei 2012 06:18

    Memang ngeri mbah..kadang kl ane lihat taksi yg berhenti lngsung mesti waspada dan kasih sein ke kanan cm kdng ada saat2 kita di mana lengah mungkin sdh cape atau yg lain. Semoga Janah cepet sembuh ya Amin.

  5. rusmanjay permalink
    15 Mei 2012 07:14

    waspadalah

  6. 15 Mei 2012 09:13

    Innalillahi.
    Itu salah satu kejadian di kota besar.
    Di tempat saya, di jalan desa yang ramai di pinggiran kota Sidoarjo, enggak ‘kalah’ riskan. Dengan jalan yang cuma satu lajur di kedua arah, saat rush hour kapasitas jalan sudah enggak mampu menampung jumlah pesepeda motor yang berangkat/pulang kerja. Walhasil separuh lajur arah berlawanan juga diembat oleh sebagian pesepeda motor. Sudah gitu kecepatan motor cukup tinggi pula, >60 kpj (kalo enggak boleh dibilang 80an kpj). Kalo antri di traffic light juga tetap makan hampir separuh badan jalan lajur arah berlawanan – sudah pasti melanggar marka.
    😦

  7. JAR HEAD permalink
    15 Mei 2012 09:46

    ehmmm……semoga janah cepet sembuh…kadang cewek lebih sruntulan dibanding cowok…buat taxi…hahahaha…ane dah 2x berantem ama taxi…..skrg sich lebih baek ngalah…bis gak da gunanya juga…..jadi dua2nya yah intropeksi aja deh….

    • 15 Mei 2012 10:28

      kita doakan diberikan kemudahan penyembuhannya. pertebal rasa sabar saat di jalan. tanpa itu, jalan raya jadi ladang subur mengumbar emosi. salam.

  8. 15 Mei 2012 13:45

    hati2
    . vario 125 gan, asekkkkkkkk
    http://pertamax7.wordpress.com/2012/05/15/test-ride-vario-125/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: