Lanjut ke konten

Lancar Gak Yah Pembangunan MRT Jakarta?

27 April 2012

UANG sebanyak Rp 16 triliun bakal dihabiskan untuk membangun proyek mass rapid transit (MRT) Jakarta tahap I (Lebak Bulus – Bunderan HI). Jalur sepanjang 15,7 kilometer (km) itu, ditaksir bakal sudah bisa dioperasikan pada 2016. Pembangunan fisik dimulai pada 2013. Lancar gak yah pembangunannya?
Maklum, Jakarta punya pengalaman kelam terkait pembangunan transportasi massal. Ya benar, proyek monorel. Entah karena alasan pembiayaan yang tidak siap atau jalurnya tidak menguntungkan, proyek tersebut mandek. Setop pembangunannya.
Nah, kelancaran pembangunan MRT semestinya bisa belajar dari kasus monorel. Walau, banyak kalangan menilai, proyek monorel sangat berbeda dengan proyek MRT. Sebagai awam, saya hanya berharap, transportasi publik yang aman, nyaman, selamat, tepat waktu, dan terjangkau, bisa benar-benar terwujud.
Pemerintah DKI Jakarta mengaku, proyek MRT bakal mengangkut sekitar 420 ribu dalam satu hari. Angka itu jelas sangat besar dalam memobilisasi pengguna jalan. Artinya, bakal terjadi pergeseran besar-besaran dari kendaraan pribadi ke penggunaan angkutan umum. Saat ini, mayoritas mobilitas warga Jakarta dan sekitarnya masih memanfaatkan kendaraan pribadi.
Tingginya kendaraan yang wara-wiri membuka peluang terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan. Tak heran jika setiap hari ada belasan kasus kecelakaan yang terjadi di Jakarta. Beberapa tahun terakhir, jumlah korban jiwa mencapai tiga orang per hari. Mayoritas adalah pengendara sepeda motor.
Kembali lagi soal MRT Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengaku lega usai mencanangkan pembangunan MRT di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (26/4/2012). “Hari ini saya bisa bernafas lega, karena pencanangan ini menghilangkan kesan bahwa pembangunan MRT masih merupakan wacana dan mimpi,” ujar sang Gubernur yang kini mencalonkan diri untuk kedua kali.
Harian ekonomi Investor Daily, edisi Jumat (27/4/2012) menyebutkan, butuh 20 tahun untuk menyiapkan pembangunan MRT. “Tama line di Tokyo butuh waktu 20 tahun untuk studi, begitu juga MRT Singapura butuh 10 tahun, New Delhi memakan waktu 15 tahun. Dan Jakarta sedikit agak lebih lama yaitu 20 tahun,” kata Fauzi ‘Foke’ Bowo yang didampingi Dirut PT MRT Jakarta Tribudi Rahardjo.
MRT Tahap I ini bakal menelan anggaran sebesar 144 miliar yen atau setara dengan Rp 16 triliun. Sebanyak 83,3% dananya merupakan pinjaman dari Japan International Corporation Agency (JICA). Sisanya 16,7% atau sekitar 120 miliar yen berasal dari APBN dan APBD DKI Jakarta.
Sedangkan pembagian jaminan dari biaya proyek ini dibagi antara Pemprov DKI Jakarta sebesar 58% dan 42% oleh pemerintah pusat. Pinjaman dari JICA itu melalui kerjasama antarpemerintah RI dan Jepang dalam bentuk special term for economic partnership (STEP loan) yang dikenai bunga 1%.
Untuk melaksanakan proyek itu, Pemprov DKI Jakarta membentuk PT MRT Jakarta dengan komposisi kepemilihan saham 99,5% oleh Pemprov DKI dan 05% sisanya diberikan kepada PD Pasar Jaya.
Kalau melihat rencananya, pembangunan MRT tersebut bisa melenggang lancar. Sebagai warga Jakarta, harapan saya sih demikian. Tidak perlu mandek seperti kasus monorel. (edo rusyanto)

10 Komentar leave one →
    • 27 April 2012 19:07

      mesti diawasi ketat nih, supaya warga bisa menikmati transportasi yg lebih aman, nyaman, selamat, tepat waktu, dan terjangkau.

  1. Boy permalink
    29 April 2012 05:53

    berbau politik,, kenapa gak dari dulu aja,, kenapa juga monorel gak dilanjutkan,,

  2. 30 April 2012 12:25

    berbau kampanye, kenapa baru sekarang wacananya dilempar ke publik? Nanti kalau ke pilih kembali siap siap berhenti setengah jalan proyeknya… IMHO

  3. doni permalink
    6 Juni 2012 13:42

    semoga lancar,,,, bismillaahhhhh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: