Lanjut ke konten

Iklan Helm Ini Patut Dipuji

9 April 2012

JARANG-JARANG iklan produk helm di siaran televisi. Di antara beberapa merek yang beriklan, tayangan iklan yang satu ini patut dipuji.
Kisahnya begini. Wanita pemotor melaju di jalan raya. Dia tak sendiri. Seorang pria ikut membonceng. Keduanya memakai helm open face.
Mereka berhenti persis di belakang zebra cross. Kita tahu, zebra cross adalah fasilitas tersebut untuk pejalan kaki menyeberang jalan. Saat berhenti, ada dialog tentang kaca ganda di helm MDS pro-series. Sang bintang iklan menyebut itu double visor. Maknanya sama, ada dua kaca di helm, kaca pertama berwarna bening dan kaca kedua berwarna gelap. Kaca yang gelap untuk menangkal cahaya yang menyilaukan mata sang pemakai helm.
Saya bilang patut dipuji karena secara tidak langsung iklan tersebut mengajak pengendara berhenti di belakang zebra cross. Sebuah perilaku yang bisa membuat lalu lintas jalan menjadi aman, nyaman, dan selamat. Kita semua tahu, perundangan yang berlaku mewajibkan para pengendara berhenti di belakang garis setop. Nah, posisi garis setop persis di belakang zebra cross.
Situasi menjadi berbeda manakala di lapangan ada diskresi dari petugas polantas yang menyuruh pengguna jalan berhenti di atas zebra cross. Diskresi adalah hak petugas untuk mengatur lalu lintas jalan sesuai kondisi yang ada. Misalnya, untuk mencairkan kepada kendaraan yang membludak.
Terlepas dari hal itu, iklan helm tersebut merasuk dalam alam bawah sadar penontonnya. Semoga sedikit pesan yang terkandung dalam iklan itu juga ikut dalam alam bawah sadar kita, berhenti di belakang zebra cross. (edo rusyanto)

24 Komentar leave one →
  1. Rudy Sou1 permalink
    9 April 2012 10:09

    Siipp!!!

  2. 9 April 2012 11:06

    jempol dah….

  3. haroem permalink
    9 April 2012 14:31

    Mantap.. semoga Iklan yg berhubungan dengan transportasi atau safety gearnya bisa mengedukasi penonton agar lebih bijak dalam berkendara

  4. 9 April 2012 14:33

    nasehat untuk istri dan anak perempuanmu
    http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/04/09/kenapa-tidak-berjilbab/

    semoga bermanfaat

  5. Kodokz Jambanz permalink
    9 April 2012 14:42

    moga aja semakin banyak iklan helmnya.

  6. 9 April 2012 14:58

    Kang Edo, uda tanggal 9 nih, mana update data penjualan AISI-nya ? Penasaran nih, pengen tau seberapa ‘pingsan’ penjualan XEON setelah launching Vario-125 (yang katanya diantri 75000 orang)

  7. 9 April 2012 15:49

    bener tuh, disiplin tetep harus ditegakkan

    http://autonoz.com/2013-bmw-m6-coupe-sporty/
    http://i-klan.com/

  8. Adhitya Ramadian permalink
    9 April 2012 17:49

    dobel pisor kaleee

  9. 9 April 2012 18:28

    semoga aja berhenti di belakang zebra cross itu bukan hanya di iklan, …

  10. 9 April 2012 18:42

    Betul-betul…,
    Sewajarnya juga iklan memberikan efeksi positif, selain juga untuk menjual produknya… setuju…

  11. 9 April 2012 20:24

    ane paling suka berhenti dibelakang garis putih, trus diklaksonin berisik sama belakang suruh maju, ane cuman diem liat spion orang belakang pada ngedumel.. :mrgreen:

  12. Gogo permalink
    9 April 2012 23:57

    dari iklan turun ke jalan..

  13. 10 April 2012 07:36

    Reblogged this on vanipradipta.

  14. 10 April 2012 16:35

    top banget….

  15. Salim permalink
    10 April 2012 17:18

    ya..emang seharusnya begitu 🙂

    http://silvervaio.wordpress.com/2012/04/10/rencana-etape-tour-de-singkarak-2012/

  16. 10 April 2012 17:51

    dobel vaysor kale…. 😛 😀

  17. Team_Bulls permalink
    10 April 2012 19:47

    Semoga menjadi pelajaran buat produser iklan yg laen….

  18. 9 Juli 2012 15:23

    iklan yang mendidik 🙂

  19. paimin permalink
    8 Maret 2013 00:30

    saya malah miris pak..iklan ini ngajarin kalo nyuri itu keren
    adegan pertamanya sule nyamar trus nyuri helm, trus dipake,trus ketemu di zebra cross,ditutup dengan adegan kunci helm biar ga dicuri,ironis,,helm hasil nyuri ga mau dicuri,helm anti maling kok bisa dimaling di pabriknya

  20. tantowi permalink
    20 Juni 2013 00:58

    Dipuji?
    Iklan itu bahkan mengajarkan MENCURI. Ironisnya, si pencuri tidak rela helmnya DICURI, sehingga memasang kunci pengaman.

    Bagaimana menurut anda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: