Lanjut ke konten

Asyiknya Berpayung Sambil Naik Motor

3 April 2012

TIDAK ada larangan berpayung saat bersepeda motor. Tinggal bagaimana penumpang sepeda motor mensiasati agar tidak terjebak insiden. Cara yang paling mudah, melaju pelan-pelan saja.
Barangkali itu yang ada di benak pemotor dan penumpang yang saya lihat di Jakarta, baru-baru ini. Daripada kepanasan, lebih baik memakai payung. Kreatif sih.
Biasanya, ada alasan lain. Hanya berjarak dekat dari rumah. Lantaran yang di sekitar pemukiman, kerap kali menganggap risiko tidak terlalu tinggi. Ada kesan menggampangkan masalah. Mengingat risiko tak pernah mengenal jarak.
Kebiasaan mengurangi risiko memang masih minim. Tak hanya di jalan raya. Di berbagai kehidupan masyarakat, kita juga kerap melihat hal serupa. Bangsa kita tangguh dalam menantang risiko.
Kalau melihat pemotor yang berpayung di atas, problemnya justeru terkait soal helm pelindung kepala. Kita semua mahfum kalau soal helm. Benturan di kepala bakal berakibat fatal. Tak heran jika kemudian negara mengatur soal itu dalam Undang Undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Aturan itu mewajibkan pengendara dan penumpang sepeda motor wajib memakai helm. Bahkan, jenis helmnya pun diwajibkan yang memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

Sanksi bagi pemotor yang tidak memakai helm pun sudah digariskan. Tinggal pilih, mau denda maksimal Rp 250 ribu, atau kurungan badan maksimal satu bulan.

Kembali lagi soal budaya keselamatan di jalan. Sebagai manusia yang berakal budi, kita senantiasa berikhtiar agar hidup lebih baik di esok hari. Sekalipun naik motor tak lebih dari satu kilometer, helm menjadi vital saat bersepeda motor. Memakai helm sebagai ikhtiar. Sedikit saja lengah, maut sudah mengintai. Di bagian lain, kecelakaan lalu lintas jalan tak pernah mengenal jarak. (edo rusyanto)

10 Komentar leave one →
  1. irwan permalink
    3 April 2012 10:48

    kemaren juga saya melihat kejadian yg sama pas hujan2an di daerah gatsu ,, hahahahah,, lucu pak ngeliat nya , dan juga bikin ribet pengendara yg ada di sekitarnya,, sekian sharing dari saya,,

  2. 3 April 2012 11:43

    Mantap

  3. 3 April 2012 13:35

    mayungin si anak yang berada di tengah tu gan

  4. 3 April 2012 13:44

    mungkin tuh payung merknya arai…. 1 untuk ber3….

  5. Gogo permalink
    3 April 2012 15:45

    niat yg baik demi sang anak..

  6. 3 April 2012 16:32

    istri saya suka pake payung :D…

  7. Man permalink
    3 April 2012 17:15

    Semoga lebih banyak yg semakin menyadari akan keselamatan berkendara. Dan para petugas lalulintas jangan menjadikan ini sbg kesempatan main denda dg mencari2 kesalahan pengendara

  8. 3 April 2012 23:23

    lebih romantis ya, hehe

  9. 4 April 2012 14:23

    mau ujan kali gan, jadinya sedia payung duluan.

  10. 4 April 2012 15:01

    Kalau saya lebih memilih memakai jas hujan ponco berdua … 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: