Lanjut ke konten

‘Sepeda Motor Bukan Mesin Pembunuh’

28 Maret 2012

DUA hari terakhir saya melihat spanduk di pertigaan Kalibata, Jakarta Selatan. Sepintas tak ada yang menarik. Tapi, setelah dicermati, ada kalimat yang menarik. ‘Sepeda motor bukan mesin pembunuh.’
Spanduk yang saya potret Selasa (27/3/2012) siang terletak di sisi jalan. Persis pertemuan jalan Kalibata dengan Jl Pasar Minggu Raya.
Di spanduk ada logo Polda Metro Jaya dan tulisan subdit gakkum. Selain itu, tertulis ‘Operasi Simpatik Jaya 2012.’
Apa makna kalimat ‘Sepeda motor bukan mesin pembunuh’? Pasti ada beragam penafsiran. “Motor sekadar alat, tergantung pengendaranya,” tutur seorang kolega saya di kantor, Selasa sore.

Masuk akal. Manusia sebagai pengendara memegang andil dominan. Kian terampil, taat aturan, dan menghargai sesama pengguna jalan, pemotor bisa memperkecil peluang terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan. Sedangkan perilaku sebaliknya, membuka peluang lebih besar. Tak heran jika muncul jargon, kecelakaan kerap kali diawali pelanggaran aturan lalu lintas jalan.
Ngomong-ngomong, keterlibatan sepeda motor dalam kecelakaan lalu lintas jalan pada 2011 sebesar 70%. Selebihnya kendaraan roda empat dan lainnya. Tahun itu, total korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas jalan sekitar 31 ribu jiwa. (edo rusyanto)

14 Komentar leave one →
  1. Aa Ikhwan permalink
    28 Maret 2012 06:38

    motor memang tergantung pengendaranya, mau di bawa santai,kebut,sruntulan semua memang pengendara yg mngendalikannya,.. dan jg tingkat konsentrasi n kewaspadaan masing2 pengendara jg berbeda-beda.

  2. GAS permalink
    28 Maret 2012 07:42

    iy ya lah.. klo dibilang mesin pembunuh salah besar…
    wong piso dapur aja alat motong cabe dari dulu disalahgunakan buat nusuk orang…

  3. 28 Maret 2012 08:01

    ada campur tangan atpm..?
    pencitraan..?

  4. 28 Maret 2012 09:28

    loh ko dispanduk tersebut cuman motor doang yg disorot, padahal didalam kenyataan sehari-hari yang kita jumpai, kejadian kecelakaan lalu-lintas banyak sekali melibatkan beberapa kendaraan bermotor, sedikit atau banyak jumlah kecelakaanya diantaranya ; motor vs motor, mobil vs motor, mobil vs mobil, dsb. harusnya “Kendaraan Bermotor Bukan Mesin Pembunuh” kecuali ada dari faktor teknis kendaraan tersebut yg memang bermasalah.

  5. 28 Maret 2012 10:49

    PITNAH,,woooooo, yang bikin spanduk pasti nggak pernah baca blognya mbah edo,,,GAPTEK
    http://pertamax7.wordpress.com/2012/03/28/kopdar-dengan-owner-honda-megapro-2005-22-hp/

  6. 28 Maret 2012 11:28

    mungkin maksudnya : “JANGAN JADIKAN SEPEDA MOTOR SEBAGAI MESIN PEMBUNUH”
    ….

  7. 28 Maret 2012 11:42

    man behind macine, kendaraan hanya alat, yg menentukan manusianya.
    Di kediri ada dealer motor yg menulis motor adalah pembunuh utama

  8. 28 Maret 2012 14:57

    Saya setuju, motor bukan mesin pembunuh. Tergantung pengendaranya juga. Mungkin PoldaMetro memasang spanduk tsb sebagai alat sosialisasi dan mengingatkan kepada pengguna sepeda motor utk selalu berhati2.

  9. dekdek permalink
    28 Maret 2012 15:53

    kalau kalian pengguna motor yang ugal-ugalan dan tdk menghormari pengendara lain, baca dong dan simak baik-baik,

  10. 28 Maret 2012 17:13

    Mirip2 lah sama istilah “the man behind the gun”, tergantung manusianya.

    Manusia punya kehendak bebas tapi juga harus bertanggung jawab.

    Nitip tontonan ya:
    http://www.youtube.com/watch?v=k09NzKQXNIw => Faster Than Expected

    Thanks.

  11. jhon speed permalink
    30 Maret 2012 23:17

    Tertib Lalin Wajib Hukumnya…. SIPS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: