Lanjut ke konten

Pesepeda, Pemotor, dan Ferrari Nonton ‘Spider Man’

25 Maret 2012

SIANG itu suasana Epicentrum Rasuna, Kuningan, Jakarta Selatan dipadati manusia. Suasana terik membakar tubuh, walau sebagian langit Jakarta terlihat ada awan tipis. Saya agak kesulitan mengeluarkan sepeda motor dari tempat parkir di Marketing Gallery, Epicentrum. Rupanya sedang ada aksi Alain Robert, si Manusia Laba-laba sedang memanjat Bakrie Tower. Wow!
Terpaksa, sambil menunggu kerumunan penonton mencair, saya menghabiskan waktu melihat-lihat serunya para penonton. Sang pembawa acara di atas panggung terus cuap-cuap membakar semangat penonton. “Nanti kita tepuk tangan yah kalau Alain Robert sudah mencapai atap gedung,” kata wanita pembawa acara dari atas panggung, persis di samping Bakrie Tower, Minggu (25/3/2012) siang.
Dia bercerita, sang pemanjat asal Perancis itu, menghabiskan waktu sekitar 2,5 setengah hingga ke puncak gedung berketinggian 215 meter tersebut. “Kita tadi mulai dari pukul 10.30 WIB, sekarang sudah jam satu lewat,” seloroh dia.
Wow, rupanya aksi panjat gedung yang disiarkan langsung oleh stasiun tv ANTV, menyedot banyak minat warga Jakarta. Ada yang berjalan kaki dan naik angkutan umum untuk menuju lokasi yang terletak di kawasan elit Segitiga Emas Jakarta itu. Tapi, ada juga yang bersepeda kayuh, bersepeda motor, bahkan hingga naik Ferrari. Wow!

Roda empat seharga miliaran rupiah itu berjajar rapi di depan Marketing Gallery yang tepat berhadapan dengan Bakrie Tower. Saya lihat ada beberapa mobil super mewah itu diparkir sang empunya. Tapi, saya tidak tahu persis apakah sang pemilik ikutan nonton aksi Alain, atau ada keperluan lain. Dari penglihatan saya, usai Manusia Laba-laba mencapai puncak, satu dua pemilik Ferrari meninggalkan lokasi.
Warga Jakarta butuh hiburan. Tak heran jika ada aksi kelas dunia seperti itu, menyedot perhatian mereka.

Menonton langsung ke lokasi member aura tersendiri. Menyaksikan sejarah Manusia Laba-laba memanjat gedung tertinggi di kawasan tersebut. Menjelang 13.30 WIB, langit mulai ditutupi awan. Sang pemanjat sudah sukses mencapai atap. Panitia pun melepas balon gas ke udara sebagai symbol keberhasilan acara panjat gedung tersebut. Penonton mulai mencair dan saya bisa mengeluarkan motor dari tempat parkir yang semula tertutup ratusan penonton. (edo rusyanto)

8 Komentar leave one →
  1. 25 Maret 2012 14:34

    Hiburan tidak mengenal… Siapa pun…

  2. 25 Maret 2012 14:35

    mansteb ,.,..manusia laba-laba.,,.

  3. 25 Maret 2012 20:01

    mantabs..
    pdhl tadinya aksi alain selalu dianggap ilegal, skrng malh jadi bintang legal yg menghibur..

  4. 26 Maret 2012 11:05

    wahh,ane gak ntn neh…rupanya ada spiderman indo to ehhehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: