Lanjut ke konten

Hofos Gencarkan Anti Ponsel

3 Maret 2012

BERPONSEL saat berkendara amat berisiko. Potensi membuka celah kecelakaan lalu lintas jalan kian besar. Maklum, berponsel bisa mengganggu konsentrasi pengendara.
Saking seriusnya, pemerintah dan parlemen mengaturnya dalam Undang Undang (UU) No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pengendara yang lalai atas aturan itu bakal disemprit maksimal Rp 750 ribu atau ngendon di penjara maksimal tiga bulan.
Belakangan, pada 2010, kasus kecelakaan yang dipicu aktifitas berponsel melonjak drastis. Lonjakannya seribuan persen. Rasanya, butuh semua pihak untuk mengingatkan para pengendara. Berponsel saat berkendara, amat berisiko.
“Karena itu, Hofos ingin menyosialisasikan kepada 400 anggota kami,” jelas Doni Laksamana, salah satu pengurus Hofos, saat berbincang dengan saya beberapa waktu lalu.
Hofos adalah kependekan dari Honda Freed Owner’s Indonesia, yakni komunitas pengguna mobil Honda Freed. Komunitas yang didirikan pada 9 Oktober 2009 ini, memiliki anggota
aktif (Full Member/FM) sebanyak 408 orang per awal Januari 2012. FM tersebut tersebar hampir di seluruh Indonesia, dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali. Chapter aktif Hofos adalah Chapter Jabodetabek sekaligus merupakan Pengurus Pusat Hofos, Chapter Bandung (Jawa Barat),
Chapter Semarang (Jawa Tengah), dan Chapter Surabaya (Jawa Timur). Di luar Jawa saat ini ada Chapter Makassar (Sulawesi Selatan) dan Chapter Pekanbaru (Riau).
Acara Safety Driving Workshop II Hofos itu, digelar di Jakarta, pada Minggu (4/3/2012) pagi hingga sore. Hofos mengaku, salah satu kegiatan seperti itu adalah untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan di kalangan anggota Hofos khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Guna mencapai tujuan tersebut, Hofos menggandeng Road Safety Association (RSA) dan Jakarta Defensive DrivingConsulting (JDDC) sebagai pembicara. (edo rusyanto)

8 Komentar leave one →
  1. 3 Maret 2012 04:54

    bagus……..saya dukung gerakan ini :mrgreen:

  2. 3 Maret 2012 09:57

    Berponsel ketika mengendarai kendaraan baik itu mobil atau motor memang sangat berbahaya krn akan menggangu konsentrasi yg ujung2nya akan menimbulkan celah terjadinya kecelakaan. Baiknya kalau memang hrs menerima telp atau sms lebih baik menepi. bukan begitu mbah…???

    • 3 Maret 2012 10:01

      pilihan yg bijak, menepi. atau, menunggu hingga tiba di tempat tujuan. semangattt…

  3. Doni Laksmana permalink
    3 Maret 2012 10:40

    Terima kasih Bro Edo, semoga tidak hanya HOFOS saja yang melakukan gerakan anti ponsel saat berkendara. Tapi seluruh komunitas maupun individu pengguna jalan.

  4. 5 Maret 2012 10:00

    mantabbbb go Hofos
    terima kasih om edo atas sharingnya kemarin.

    http://rudy-kho.blogspot.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: