Lanjut ke konten

Kali Tumpah Pemotor Bergelimpangan

20 Februari 2012

AWALNYA saya menduga ada kecelakaan lalu lintas jalan. Maklum, antrean kendaraan mengular dari depan Tamini Square hingga pertigaan Pasar Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur. Jaraknya hampir sekitar kilometer.
Dugaan saya keliru. Ternyata Kali Baru meluap. Airnya deras mengguyur aspal Jl Raya Bogor. Tapi, ternyata tidak sepenuhnya keliru dugaan saya, ada sejumlah pemotor yang bergelimpangan mencium aspal. “Banyak pak yang jatuh. Ada belasan motor dari jam 07.00 WIB,” kata seorang warga yang saya temui seusai membantu mendorong pemotor, Minggu (19/2/2012) siang sekitar pukul 12.25 WIB.
Air mengalir cukup deras. Maklum, letak Kali Baru lebih tinggi dibandingkan permukaan jalan. Belum lagi kontur jalan yang miring. Air menjadi lebih deras mengalirnya.
“Kali membludak karena kiriman air dari Waduk Katulampa berlebih,” tutur seorang relawan yang sibuk mengatur lalu lintas jalan.
Sejak Sabtu dinihari wilayah di Jakarta Timur berbatasan Depok dan Bogor diguyur hujan deras. Bisa jadi di kawasan Bogor juga diguyur hujan yang sama. Jadi deh air Kali Baru meluap.

Kali Baru di sekitar Jl Raya Bogor tersebut merupakan salah satu dari 13 sungai yang melintasi kota Jakarta. Luberan air terjadi persis di perbatasan antara Kelurahan Kramat Jati dan Kelurahan Tengah. Kedua kawasan itu berada dalam satu kecamatan, yakni Kramat Jati. Seingat saya, Kali Baru itu, kerap meluber hingga ke jalan raya.

Situasi lalu lintas jalan di pertigaan Pasar Hek masih karut marut saat saya meneruskan perjalanan sekitar pukul 12.45 WIB. Masih saja terlihat satu dua pemotor yang tersungkur mencium aspal.

Ternyata, meluapnya Kali Baru itu masih terus berlanjut saat saya melintas kembali sekitar pukul 18.15 WIB di kawasan itu. Tampak sejumlah masyarakat masih membantu mencairkan arus lalu lintas jalan, sekaligus membantu pemotor yang kesulitan melintas. (edo rusyanto)

13 Komentar leave one →
  1. 20 Februari 2012 08:32

    Wiii serem ya…

  2. Aa Ikhwan permalink
    20 Februari 2012 08:36

    Wah makin turun ke DKI Jakarta gak tuh Mbah ?

  3. 20 Februari 2012 08:37

    Kali Baru, ini baru kali yg bisa bikin pemotor jatuh karena nekat lewat .. hehehe ..

  4. 20 Februari 2012 10:35

    PR lagi buat pemerintah tuh mbah

  5. inue satrio permalink
    20 Februari 2012 10:59

    he eh ditivi liat pada bergelimpangan tiger meniduri beat…..kasiaaaaan

  6. 20 Februari 2012 11:09

    kemarin Maghrib saya lewati daerah Hek masih belum surut airnya, kemacetan dari arah Psr. Rebo dan Tamini Square masih parah

  7. 20 Februari 2012 12:32

    wah pemerintah perlu di tagih nih janjinya….

  8. 20 Februari 2012 12:37

    @mupenk: pemerintah, khususnya dinas di tingkat pemprov mesti super serius nih.

    @inue: ya bro, saya lihat sendiri di lokasi, kasihan mereka. tergelincir.

    @ endrix: saya lewat siang dan sore hari, waduh masih banjir.

    @ beckhem: setujuuuu…

  9. 20 Februari 2012 14:32

    bukan yg pertama kali, dulu jg pernah.

  10. jaelan.. permalink
    20 Februari 2012 15:03

    mbah….apakah setiap kali motor menorobos banjir yg parah…hrs ganti oli?

  11. 21 Februari 2012 14:32

    wah gawat juga ya kl pas banjir lewat situ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: