Lanjut ke konten

Belanja Iklan Sepeda Motor Melonjak 32%

12 Desember 2011

TAK bisa dipungkiri, iklan mampu membangun persepsi di benak para konsumen. Bisa membangun macam-macam citra. Muaranya, produk yang diiklankan kian moncer penjualannya.
Para produsen hafal persis soal itu, termasuk produsen sepeda motor di Indonesia. Tak heran bila belanja iklan sepeda motor terus membubung. Coba longok data Nielsen. Per akhir September 2011, ternyata belanja iklan sepeda motor melonjak 32% menjadi sekitar Rp 2,32 triliun dibandingkan periode sama 2010.
Sekadar informasi, pada periode sama, total belanja iklan nasional sekitar Rp 68,47 triliun. Angka itu naik 20% jika dibandingkan periode sama tahun 2010, yang sekitar Rp 57,04 triliun. Angka kenaikan itu jauh lebih rendah dibandingkan kenaikan belanja iklan sepeda motor yang mencapai 32%.
Nilai belanja iklan tersebut merupakan pantauan Nielsen selama 12 bulan terakhir, yakni sejak Oktober 2010 hingga September 2011. Survei tersebut dilakukan pada 24 stasiun TV, 95 koran, 163 majalah dan tabloid. Oh ya, survei berdasarkan pada gross rate card tanpa menghitung diskon atau promo biaya yang dikeluarkan para pemasang iklan.

Belanja iklan sepeda motor yang naik 32% tersebut, menurut saya berimbas pada peningkatan penjualan para produsen. Asumsi saya dengan merujuk pada peningkatan volume penjualan sepeda motor sepanjang Januari-September 2011 yang mencapai 12,5%. Angka itu dengan memperbandingkan volume penjualan per September 2010 yang sekitar 5,52 juta unit, dengan per September 2011 yang sekitar 6,21 juta unit.
Dari total penjualan sembilan bulan 2011, Honda merajai pasar Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 51,33%. Angka itu melonjak jika dibandingkan pangsa pasar periode sama 2010 yang baru sekitar 46,56%. Apakah lonjakan itu berkat belanja iklan Honda?

Oh ya, berdasarkan data Nielsen, belanja iklan Honda tercatat sebesar Rp 298,8 miliar per akhir September 2011. Belanja tersebut naik sekitar 17% jika dibandingkan periode sama 2010 yang sekitar Rp 256,4 miliar. Nah, volume penjualan Honda pada periode sama naik sekitar 24,12%, menjadi sekitar 3,19 juta unit.
Sayangnya, dalam data Nielsen yang beredar baru-baru ini, saya tidak melihat ulasan soal belanja iklan seluruh pabrikan sepeda motor di Indonesia. Namun, jika merujuk pada raihan Honda, rasanya belanja iklan produsen yang lain pun bisa meningkat. (edo rusyanto)

6 Komentar leave one →
  1. 12 Desember 2011 13:27

    Berapa dalam nilai riilnya kang Edo?

    • 12 Desember 2011 13:30

      Maksud saya nilai belanja masing pabrikan per stasiun televisi nasional.

      • 12 Desember 2011 13:38

        data yg saya peroleh tidak detail mas bro, secara keseluruhan per september 2011 rp 2,3 triliun, sedangkan iklan Honda sekitar rp 298 miliar. trims

  2. Rudy Sou1 permalink
    12 Desember 2011 23:04

    weeehhhh…edddyyiiaann!!!sampek segitu ya???

    **nggumun**

  3. 13 Desember 2011 09:32

    Wooohhhh…
    XL satu macam segitu, Lha Telkomsel dibagi tiga segitu
    Kalo digabungkan Telkomsel lak gak karu²an yaa?

    Woooo…itu uang semua apa sama daun ya mbayarnya 🙂

  4. 24 Desember 2011 05:17

    Saya tidak mau rugi dong saya harus cek lagi lebih detail apakah benar benar data saya sudah ada.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: