Lanjut ke konten

Andai Penggalangan Dana Road Safety Seperti PMI

8 Desember 2011

PALANG Merah Indonesia (PMI) punya banyak jurus mengumpulkan dana. Maklum, lembaga sosial tersebut membutuhkan banyak dana untuk membantu korban bencana.
Baru-baru ini saya ikut arisan di lingkungan RT tempat saya tinggal di pinggiran Jakarta. Saat itu, sang Ketua RT menyodorkan lima lembar kupon PMI berwarna kuning kepada seorang warga. Sang warga sontak mengeluarkan uang pecahan Rp 100 ribu. Dia pun menerima kembalian Rp 90 ribu karena satu kupon dibanderol Rp 2.000. Saya pun tidak luput membayar ‘iuran’ tersebut.
“Setiap RT di kelurahan kita diberi 100 lembar kupon,” jelas Ketua RT.
Wah lumayan nih jurus PMI menggalang dana. Tapi, untuk bisa menggerakan warga hingga ke tingkat RT, PMI membutuhkan dukungan peraturan gubernur (Pergub).
Pada bagian lain, Rabu (7/12/2011) siang, saya baru saja diajak menyumbang sukarela oleh karyawan Indomaret. Saat itu, saya sedang berbelanja. “Rp 300 nya mau disumbangkan ke PMI pak?” Tanya wanita penjaga toko minimarket sambil tersenyum, Rabu.

Sedikit penasaran, saya bertanya-tanya. “Sejak kapan sumbangan ini berlangsung?”
Dia pun menjelaskan, Indomaret diajak kerjasama oleh PMI sejak awal 2011. Program akan berakhir pada akhir Desember 2011. “Sumbangan disalurkan Indomaret setiap hari ke PMI,” jelasnya.

Jumlah sumbangan yang terkumpul setiap harinya bervariasi. “Kadang belasan ribu rupiah sehari,” kata dia.
Andai jurus PMI bisa diterapkan oleh organisasi nirlaba para penggiat keselamatan jalan (road safety), rasanya amat membantu penyebarluasan pemahaman berkendara yang selamat. Atau, PMI menggelar program keselamatan jalan yang konkret kepada masyarakat. Tokh, uang yang dikumpulkan juga dari masyarakat pemakai jalan. Setuju? (edo rusyanto)

7 Komentar leave one →
  1. irwan1206 permalink
    8 Desember 2011 11:32

    saya juga baru sadar pak di indomaret ada penggalangan dana PMI , kalo di tetangga sebelahnya sering kali menawarkan isi ulang pulsa ,, salut buat indomaret,,

    • 8 Desember 2011 11:48

      saya juga baru ngeh kemarin itu. “pak mau disumbangkan yang rp 300 nya?” kata sang penjaga, ya sudah jadi deh disumbangkan.

    • 8 Desember 2011 14:02

      wah ada tukang kompor disini… 😀

  2. 8 Desember 2011 14:06

    Tapi kaya’nya yang harus aktif justru lembaganya…
    PMI kan organisasi besar. tentu pengurusannya juga ga tanggung2..
    setau saya, PMI ini sdh sejak saya SD aktif menarik sumbangan melalui lembaga lain. salah satunya sekolah…

  3. 10 Desember 2011 00:46

    ada yang tau sejarah lahirnya PMI? dari situ kita bisa tahu, mengapa kita masyarakat bisa dengan mudah memberikan sumbangannya

    bukan sombong, saya peraih medali perunggu sebagai relawan PMI tingkat SMP se-Jakarta Pusat krn berhasil mengumpulkan donasi yg cukup banyak 🙂

    semoga organisasi nirlaba utk keselamatan jalan bisa mencontoh PMI dan sekaligus adanya peran serta dan kepedulian Pemerintah selaku regulator dlm permasalahan keselamatan jalan.

    salam,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: