Lanjut ke konten

Trans Jakarta di Mata Televisi

2 November 2011

TRANS Jakarta penuh cerita. Banyak di antara kita yang mengulas. Lewat obrolan warung kopi, hingga dituangkan dalam jejaring soal. Ada multi sudut pandang.
Moda transportasi yang mulai bergulir pada 2004 itu, kini menjadi primadona sebagian warga Jakarta. Tak heran jika per September 2011 pendapatan pengelola Trans Jakarta mencapai sekitar Rp 280-an miliar. Kita tahu harga tiket per penumpang sebesar Rp 3.500, tinggal dibagi pendapatan itu, ketemu deh jumlah penumpang yang diangkut bus yang memiliki jalur khusus atau busway tersebut.
Di tengah itu semua. Trans Jakarta punya cerita lain, namanya, kecelakaan lalu lintas jalan. Soal yang satu ini termasuk yang paling banyak digunjingkan. Termasuk oleh kalangan media massa, seperti yang saya lihat pada Senin (31/10/2011) di stasiun televisi TV One.
Saya agak terperanjat sedikit. Maksudnya, materi siaran kali ini termasuk yang paling lengkap. Seingat yang saya lihat dan saksikan, TV One mengulas soal belum tegasnya satgas Trans Jakarta terhadap perilaku pramudi yang ugal-ugalan.

“Kadang-kadang pramudi memacu kecepatan di atas rata-rata, atau menerabas lampu merah,” tutur sang presenter.
Siaran itu juga menyoroti adanya penghapusan nomor pengaduan di sebuah bus Trans Jakarta. Di sisi lain, seperti disiarkan tayangan itu, disebutkan bahwa hingga kini sudah ada 17 jiwa tewas akibat kecelakaan yang melibatkan Trans Jakarta.

TV One cukup lengkap mengkritisi Trans Jakarta. Stasiun tv yang juga menyoroti Trans Jakarta dalam rentang waktu berdekatan adalah RCTI. Pada siaran Seputar Indonesia pagi, Rabu (2/11/2011), mempertontonkan kondisi bus Trans Jakarta yang kurang terawat. RCTI menyoroti terjadinya pengeluaran asap di salah satu bus pada Selasa (1/11/2011). Buntutnya, para penumpang berebutan keluar melalui kaca jendela yang dipecahkan. RCTI menduga, asap keluar karena adanya korsleting listrik.

Boleh jadi dari ratusan bus yang ada saat ini, ada satu dua yang kondisinya rusak. Namun, soal kecelakaan lalu lintas jalan, hingga tayangan tuntas di TV One, saya menyimpulkan pentingnya penyelenggara Trans Jakarta untuk meningkatkan kontrol terhadap awak bus. Walau, disisi lain, kedisiplinan para pengguna jalan yang lain juga perlu ditingkatkan. Busway hanya untuk Trans Jakarta. (edo rusyanto)

11 Komentar leave one →
  1. 2 November 2011 10:01

    mengenai kecelakaan, semua berkaitan mas..
    baik pengemudi yg ceroboh, pengguna jalan lain yg tidak disiplin, ataupun penyedia sarana & prasarana jalan…

    • 2 November 2011 10:10

      konon, lebih banyak yg nyelonong ke busway yah?

    • 2 November 2011 10:22

      selama ini yang saya liat di TV & pemberitaan2 yg lain begitu…
      saya belum liat langsung karena saya gak di jakarta…
      intinya menurut saya sih mental pengguna jalan yg perlu diperbaiki…

  2. 2 November 2011 11:35

    Bentar lagi bentuknya jadi serupa dengan metromini atau steady safe….wekekekek.
    lusuh, remuk… ancur2an.. yang penting bisa jalan…

    • 2 November 2011 11:51

      waduh, repot dong, impian punya transportasi massal umum yg aman, nyaman, selamat, tepat waktu, dan terjangkau jadi semakinnnnn jauhhhhh….

      • 2 November 2011 16:35

        imho lebih penting monorel, atau MRT macam kereta api bawah tanah…

        asal tepat waktu…. Thailand aja bisa bikin, masak kita bergulat dengan korupsi aja gak kelar2

        • 3 November 2011 13:27

          kenyataannya proyek monorail dihentikan. malah denger2 mau diganti jadi proyek jalan layang.
          bukti bahwa pemerintah lebih memihak kendaraan pribadi…
          IMHO juga..

  3. 2 November 2011 13:39

    kalo ngak salah bus nya bus rekondisi ya pak edo?
    Gimana kapan kita punya moda trasportasi yang bus pak edo?
    Paling gak yang manusiawi lah?apa lagi awur2n waktu di jalan.
    ampun da indosia tercinta ini?bahkan moda transportasi nya uda gak bagus…
    Gimana warganya mau maju…
    Kayaknya susah. Pada tutp mata semua…
    Kita butuh orang yang berkompeten di bidangya… Bukan seorang birokarasi yang hebat dalam hal wacana…

  4. 3 November 2011 10:22

    hmm pelik emang kalau udah berkaitan sama lalu lintas khususnya di jakarta,,, balik lagi akan kesadaran masing2 dijalan aja da

    Event Untuk Blogger Berhadiah Blakberry Playbook

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: