Lanjut ke konten

Masker Pemotor

25 Oktober 2011

BERSEPEDA motor butuh energi. Banyak risiko yang mengintai. Mulai dari pencemaran udara hingga insiden kecelakaan lalu lintas jalan.
Soal polusi udara, kini di kota-kota besar sudah kian tinggi. Maklum, jumlah kendaraan kian meningkat dari hari ke hari. Tak aneh, jika banyak pemotor yang melengkapi diri dengan perlindungan keselamatan berupa masker. Untuk mengurangi asupan debu dan asap knalpot ke dalam tubuh.
Situs depkes.go.id menyebutkan, pertumbuhan pembangunan seperti industri, transportasi, dan lain-lain disamping memberikan dampak positif, namun disisi lain akan memberikan dampak negative. Salah satunya berupa pencemaran udara dan kebisingan baik yang terjadi di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor) yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan terjadinya penularan penyakit.
Diperkirakan pencemaran udara dan kebisingan akibat kegiatan industri dan kendaraan bermotor akan meningkat 2 kali pada tahun 2000 dari kondisi tahun 1990 dan 10 kali pada tahun 2020.
Menurut data Data dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyebutkan, polusi udara dari kendaraan bermotor bensin (spark ignition engine) menyumbang 70 persen karbon monoksida (CO), 100 persen plumbum (Pb), 60 persen hidrokarbon (HC), dan 60 persen oksida nitrogen (NOx). Bahkan, beberapa daerah yang tinggi kepadatan lalu lintasnya menunjukkan bahan pencemar seperti Pb, ozon (O), dan COtelahmelampaui ambang batas yang ditetapkan dalam PP Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.
Dampak polusi udara sudahmewabah di hampir seluruh belahan dunia, di Bangkok tingginya kadar Timbal (Pb) di udaramenyebabkan terjadinya 200.000 – 500.000 kasus hipertensi, dan menyebabkan 400 kematian setiap tahun.

Anak-anak kehilangan rata-rata empat poin IQ pada usia 7 tahun. Dalam jangka panjang berdampak pada menurunnya produktivitas dan memicu serangan jantung. Seiring dengan tingginya polutan di udara, tekanan darah akan cenderung naik. Di Jakarta, anak di bawah 15 tahun yang terserang bronkitis mencapai 606 anak. Polusi udara merangsang kambuh asma 862 penderita, dan 28 orang (di atas 25 tahun) terserang asma. Kualitas Udara yang buruk memberikan dampak negative terhadap kualitas lingkungan dan kerugian financial akibat dampak polusi udara tidaklah kecil.

Masker Pemotor
Beragam masker beredar di pasaran. Mulai dari yang seharga Rp 10 ribu per unit, hingga ratusan ribu rupiah per unit. Masker diyakini mampu menangkal debu yang terhisap dan mengurangi asupan asap knalpot.
Bahkan, sampai-sampai ada yang memakai masker layaknya anti gas air mata atau gas lain. Suatu ketika saya menjumpainya di jalan raya kota Jogjakarta.
Ya. Beragam cara dilakukan para pemotor menghadapi serbuan debu dan asap knalpot. Walau, disisi lain, saat ini, di jalan raya perang terbesar adalah melawan diri sendiri. Meredam hawa nafsu agar tak terpancing ugal-ugalan saat berkendara. (edo rusyanto)

15 Komentar leave one →
  1. 25 Oktober 2011 11:20

    oot mbah…akhirnya Wang Yue si balita yg dilindas 2 kendaraan pun tewas…
    Selengkapnya DISINI

    • 25 Oktober 2011 11:24

      trims infonya mas bro. salam

      • 25 Oktober 2011 11:30

        iya mbah…sebenarnya ada rasa marah dgn Head linenya berita tersebut, namun endingnya menyejukkan hati…..

  2. 25 Oktober 2011 11:21

    sama aja pake masker Cs (counter strike) tapi helm half face kebuka lagi.. 😆

  3. 25 Oktober 2011 11:59

    Review bbrp jenis masker dan rekondasinya yg mana om. Ada syarat yg diperlukan utk masker yg ideal? sejenis SNI kali gitu.

  4. james permalink
    25 Oktober 2011 12:03

    ane juga beli masker yg ada moncong babinya, pengennya sih dipake bareng ama helm, tp kaga muat krn helmnya fullface….padahal masker kaya gitu mantep utk menangkal debu dan asap knalpot….saat ini sih dipake kalo lagi nyemprot anti nyamuk ama motong keramik….

  5. 25 Oktober 2011 12:04

    trs masker yang aman bagi biker gimana pak edo?
    Kalo saya masih ngeh pake helm aja, full face kyt coz?di bayah ada selabut busa yang nutup dagu, jadi debu jarang masuk ketika rinding.

  6. 25 Oktober 2011 13:11

    aneka ragam masker buat pemotor, dari masker biasa sampai yang anti polusi, bisa cek disini,

    http://luckyrider.wordpress.com/category/masker-balaclava/

    thanks Eyang Edo 🙂

  7. 25 Oktober 2011 13:18

    atau mau coba Masker Udara yang sangat inovatif ini?

    http://luckyrider.wordpress.com/2011/03/29/nosk-masker-udara-inovatif/

    • ken167 permalink
      25 Oktober 2011 16:10

      pernah pake ini juga, baunya malah aneh klo abis dicuci… akhinya cuman bertahan 2 hari 😦

  8. ken167 permalink
    25 Oktober 2011 15:16

    Gw pake masker (rada mahal merk totobobo, bukan sombong). tapi jatohnya malah sering susah napas n pusing kayak otak kurang oksigen… akhirnya cuman bertahan seminggu

    mungkin yg gak ada masalah sama susah napas justru bagis kali yah, nyaring polutan. Tp buat gw, drpd pusing n bikin gak konsen, mending gak pake deh

  9. 25 Oktober 2011 15:17

    Saya malah pake 2.
    Balaclava trus ditiban sama masker biasa 😀

  10. yahya abau ibank permalink
    25 Oktober 2011 17:12

    wah kang edo , di mari malah mnding pakai masker dr pd hlm???? atau itu disebabkan efek yg scr langsung dpt terasa kali ya???? br mau pakai kalau hlm terasa manfaatna kalau udah terjadi kecelakaan ?????

  11. 27 Oktober 2011 12:04

    selama ini kalau naik motor masih jarak dekat, jadi aku belum pernah gunain masker. Pernah pakai sapu tangan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: