Lanjut ke konten

Rp 40 Triliun Untuk Jalan Tol, Angkutan Umum Bagaimana?

20 Oktober 2011

BARU ngeh kalau Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggagas enam proyek jalan tol senilai Rp 40 triliun. Walau bukan berarti duit sebanyak itu dirogoh dari kocek Pemprov, rasanya kok berlebihan yah.
Maksud saya, ketimbang membangun jalan layang tol kenapa gak bikin moda transportasi massal umum yang nyaman. Tapi, ini sih impian pribadi saya semata.
Dari info saya kumpulkan, enam proyek jalan tol itu mencakup ruas-ruas Semanan-Sunter, Sunter-Bekasi, Duri Pulo-Kp Melayu, Kemayoran-Kp Melayu, Ulujami-Tn Abang, dan Pasar Minggu-Casablanca.
Tol sepanjang 67,74 kilometer itu, kesemuanya melayang di udara. Lazimnya proyek jalan tol, penyelenggara tender adalah pemerintah pusat. Entah kapan, mungkin tahun depan. Wah, Jakarta bakal beratap jalan tol nih.
Proyek tersebut digadang-gadang untuk mengurai kemacetan lalu lintas jalan Jakarta. Kita tahu, kemacetan lalu lintas di Jakarta menimbul kerugian triliunan rupiah setiap tahunnya. Pantas saja jika Pemprov DKI Jakarta memutar otak. Maklum, kini, sedikitnya ada sekitar 11 juta kendaraan di Jakarta. Sekitar delapan juta lebih adalah kendaraan roda dua. Pertanyaannya, apa iya kemacetan bakal raib dari kota yang kini berumur 484 tahun itu? Lantas bagaimana nasib transportasi massal umum? (edo rusyanto) https://edorusyanto.wordpress.com

26 Komentar leave one →
  1. 20 Oktober 2011 02:05

    Atpm bersorak..motor dan mobilnya makin larisss

  2. 20 Oktober 2011 02:29

    Drpd ga keliatan duitnya kemana..
    Mending dibangun jln

  3. redbullrider permalink
    20 Oktober 2011 05:37

    proyek baru, ladang korupsi baru… mumpung belum ganti kepemimpinan. ntar ganti, yg baru minta jatah jg…

  4. topa permalink
    20 Oktober 2011 06:39

    masyarakat banyak mengharapkan adanya Monorail di jkt…,karena banyak terbukti di beberapa negara dapat mengurangi kesesakan lalulintas jalan….
    Kayaknya Tata kota jkt bakalan jadi ruwet yah….

  5. dara permalink
    20 Oktober 2011 08:32

    Monorail jadi proyek mubazir… tuh tiang2nya…
    Keliatan jelas Pemda lebih pro kemana….ckckckck…

    • assassin permalink
      20 Oktober 2011 13:32

      dah dijawab ama om benny diatas…..

  6. irwan6722 permalink
    20 Oktober 2011 08:41

    waaahhhh,,,koridor XIII gak salah tuh ???? ciledug itu udah cukup luar biasa macetnya ,,, jgn di perparah lg lah ,,,

    • 20 Oktober 2011 10:43

      kian padat yah jalan raya cileduk?

      • irwan6722 permalink
        20 Oktober 2011 13:54

        padat merayap mbah edo ,, kapan2 mbah edo maen dah sekedar jala2 ajah kesana ,, banyak fenomena2 yg luar biasa ,, mulai dr ABABIL yg naek mtr ,, sama tukang ojek yg gak pake helm,, apalagi para bikers yg selonong boy melewati TL perapatan ciledug tanpa melihat lampu berwarna merah,,thanks..

  7. 20 Oktober 2011 11:25

    lupakan transportasi massal.. hidup kapitalis..

    • 20 Oktober 2011 11:42

      dorong kebijakan yg implementatif untuk meningkatkan kualitas hidup kita, termasuk di bidang transportasi umum. ayo pemerintah, sinergi dong, jgn ego masing2 ditonjolkan.

  8. Irfan Handi permalink
    20 Oktober 2011 12:02

    setuju aja, tapi harus jelas alokasinya.

    • 20 Oktober 2011 12:14

      asal proyeknya jangan dikorupsi ya bro? setuju banget, harus sesuai peruntukannya. trims yah

  9. 20 Oktober 2011 12:25

    wih… Serem jakarta…
    Moda transportasi umum kapan di garapnya pak edo…
    Masak jalan aja… Ngak mungkin pak kalo jalan di tambah terus tidak akan mampu mengakomodir volume kendaraan yang lewat…
    Kalo peningkataan kendaraan tidak di hitung secarah cermat… Tetep aja jalanan akan padat….
    Bin macet…
    Jalan 12 lajur tetep aja mampet. Kalo peningkataan kendaraan semakin membabi buta…
    Setuju sama bang ben… Komen yang paling atas,,,

    • 20 Oktober 2011 12:28

      jumlah jalan tak akan pernah mampu menampung laju pertumbuhan kendaraan di jakarta. fakta menunjukan, pertumbuhan kendaraan demikian menggila di jakarta beberapa tahun terakhir. nah, setuju banget soal pembentukan transportasi publik yg aman, nyaman, selamat, tepat waktu, dan terjangkau. sesegera mungkin angkutan seperti itu harus direalisasikan. trims sharing-nya mas bro. salam

  10. 20 Oktober 2011 13:23

    monorail hanya mimpi….
    jalan2 yang dibangun tidak akan bisa mengimbangi lonjakan kendaraan yang bertambah pesat…
    yang untung ATPM nih..

  11. assassin permalink
    20 Oktober 2011 14:06

    data resmi polda Metro jaya melansir kendaraan di jakrta bertambah 1000 unit tiap hari terdiri dari 240 mobil dan 890 motor ( fantastis!) diakhir tahun 2011 diperkirakan 12 juta unit kendaraan melintas di jkt. jika dalam keadaan diam R2 butuh ruang 2 m2 dan R4 8 m2 maka akan dibutuhkan ruang sebanyak 41.4 juta m2 jumlah itu sama dengan ruas jalan dijakarta skrg, kalo semua kendaraan dan akan terus bertambah kemungkinan tahun yg akan datang terjadi Grid lock….macet total…..

  12. 20 Oktober 2011 14:42

    Pak Edo, kapan qta bareng2 naik Transjakarta ??? 🙂

    • 20 Oktober 2011 15:02

      Wah…boleh juga nih, rute kita beda yah. Tapi, bolehlah kapan2 jalan bareng.

  13. 21 Oktober 2011 11:44

    Kerjaan Bodoh kalo menurut aku sih…biar jakarta setiap RT/RW ada jalan tol-nya….kemacetan gak akan kelar….yang utama adalah pembenahan di Transportasinya yang seharusnya diatur….kurangi bis, angkot, mobil-2 aneh gak jelas, dengan menyediakan transport yang spektakuler…MONORAIL….!

    Salam kenal Bra’….

Trackbacks

  1. Monorail Gagal, Jalan Tol Siap Dibangun. Tanyakan Kenapa… | bodats the smartbastard

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: